
Indah dan Azam kini sudah kembali ketanah air, ya tidak berselang lama setelah ketiga sahabat Indah pulang Indah langsung menemui dokter yang menangani Azam Indah meminta izin oh bukan lebih tepatnya memaksa sang dokter agar mengizinkan Azam pulang sore Itu sesuai jadwal awal mereka pulang ke tanah air.
Dokter tentu tidak mengijinkan tapi Indah beralasan jika dokter tersebut akan membuat para karyawan Azam kehilangan pekerjaannya jika Azam di tahan di rumah sakit tersebut, dan dengan terpaksa sang dokter mrngijinkan Indah untuk membawa Azam pulang ketanah air.
sebenarnya Dokter tidak masalah jika Azam pulang kerumah yang masih di negara tersebut tapi yang membuat sang dokter keberatan adalah Indah meminta Izin membawa Azam terbang kembali ke tanah air.
Indah dan Azam tiba dengan selamat di tanah air dan tujuan mereka sekarang adalah apartemen Azam
Indah memilih untuk beristirahat sementara di apartemen Azam karena jarak Rumah kedua orangtua Indah lebih jauh dari apartemen Azam.
Azam yang di bawa Indah ke apar temennya bertanya. " apartemen ini milik siapa?" Indah menjawab "milik mas".
"Wah aku tidak mengira jika aku sekarang punya apartemen semuanya terasa seperti mimpi".
Indah yang mendengar jika Azam berkata jika semuanya seperti mimpi langsung mencubit Azam sebelum dia membuka pintu apartemen Azam.
__ADS_1
"Selamat datang di apartemen saksi pernikahan kita" ucap Indah sambil menarik koper yang dia bawa
Setelah masuk apartemen Ibdah mengajak Azam ke kanar mereka dan setelah berada di kamar Indah yang sudah tidak kuat memakai baju musim dinginnya langsung membukanya di hadapan Azam tanpa permisi.
Tentu hal yang di lakukan Indah membuat Azam molengo sambil menelan salipannya karena tergiur dengan apa yang dia lihat di hadapannya
Kaki yang sangat mulus terlihat sampai setengah pahanya dan kemeja yang memperlihatkan belahan dada Indah karena Indah membuka beberapa kancing kemejanya.
"Indah apa aku tidak salah lihat, kau membuka pakayan mu di depan ku" ucap Azam yang merasa itu tidak pantas di lakukan walapun mereka sudah menikah
"Oh, aku pikir kau menggoda ku" ucap Azam yang tadi berpikir Indah sedang menggodanya
"Tidak mas mana mungkin aku menggodamu" ucap Indah yang memang selama ini tidak pernah bberniat menggoda Azam, Indah yang tidak mau jika hasrat sang suami benar-benar terpancing langsung memperbaiki kemejanya.
Azam yang sudah merasa lelah langsung membaringkan tubuhnya di atas kasur dan itu membuat Indah berkata "Mas mandi dulu sebelum tidur!"
__ADS_1
"Aku cape dan kepalaku rasanya sakit apa tidak boleh jika aku langsung tidur saja?" tanya Azam
"Mas jangan jorok ayo mandi dulu" ajak Indah sambil menarik tangan Azam agar dia bangun dan saat itu sekelebat ingatan Azam tentang Indah yang pernah menariknya terlintas di pikirannya
"Indah apa kamu dulu pernah menarik ku seperti ini?" tanya Azam penasaran dengan apa yang terlintas di benaknya barusan.
Indah tersenyum dan berkata "Sering tapi tubuh mu tidak pernah bergeser sejengkal pun, kenapa bertanya seperti itu apa mas mengingat sesuatu".
"Ya tadi tiba-tiba aku ingat kamu menarik ku tapi Entah kenapa kamu malah terjatuh di atas tubuhku".
"Oh yang itu karena aku kesal mas memeluk ku tanpa Izin jadi niat ku saat itu ingin mengusir mas tapi aku kalah tenaga alhasil aku jatuh di atas tubuh mas yang saat itu tergeletak di lantai karena aku dorong".
"Kenapa aku di dorong dan di usir" ucap Azam bingung kenapa hanya karena dia memeluk tanpa Izin langsung di usir aneh
"Jangan di pikirkan terlalu dalam itu tidak baik lebih baik sekarang mas mandi agar kita cepat beristirahat". ucap Inndah dan Azampun menurut
__ADS_1