Sahabat Ku Cinta Pertama Dan Terakhir Ku

Sahabat Ku Cinta Pertama Dan Terakhir Ku
Jangan bingung


__ADS_3

"Maaf mas aku hanya ingin agar putri bisa menerima keluarga kandungnya dan dia bisa terlepas dari bayang-bayangku"


idah memilih bersikap demikian karena merasa percuma saja dia melihat putri jika dia tidak akan bisa bermain dengan putri seperti dilu dan yang paling dia takutkan adalah saat dia akan pulang pasti rasa sakit itu akan terasa lagi


"Sayang apa kamu melihat kertas yang di atas meja rias mu?" tanya Azam pada Indah setelah semua orang telah dia tanyai


"Tidak mas, mungkin mas lupa menaruhnya".ucap Indah


"Apa benar aku lupa menaruhnya" guman Azam lalu dia berkata lagi "Tapi aku yakin jika tadi aku menaruhnya di atas meja ".


Indah yang masih bisa mendengar ucapan Azam berkata "Jika mas menarihnya di atas meja mana mungkin kertas itu akan hilang bukan".


"Kamu benar sayang, tapi aku tetap yakin jika kertas itu ku taruh di sana". ucap Azam masih dengan rasa bingungnya


Azam menatap Indah yang terlihat biasa saja tidak kesal atau marah karena dirinya telah menghilangkan alamat rumah baru putri lalu Azam bertanya


"Sayang kenapa kamu tidak marah?".


"Untuk apa aku marah" ucap Indah yang sedang fokus menonton acara tv yang bisa mengalihkan pikirannya dari putri

__ADS_1


"tentu saja untuk alamat rumah putri yang sudah ku hilangkan dan lihat kamu sekarang bersikap biasa saja seperti tidak terjadi apa-apa". jelas Azam


"Aku tidak marah karena aku tidak ingin marah, dan aku harus apa lagi apa jika aku menangis seperti kemarin pitri akan kembali? tidak hukan".


Azam benar-benar merasa bingung dengan sikap Indah yang sekarang karena benar benar di luar perkiraannya, ada rasa lega karena Indah tidak larut dalam kesedihannya tapi Azam benar benar bingung dengan sikap Indah


Bu Endah yang melihat kebingungan di wajah Azam menyuruh Azam untuk menghampirinya karena ingin menyampaikan sesuatu


Azam langsung pergi menghampiri bu Endah dan duduk didekat bu Endah lalu dia berkata "Ada apa mah?".


"Kamu pasti bingung dengan sikap Indah bukan?" tanya bu Endah dan Azam mengangguk


Azam yang sudah mendengarkan penjelasan ibu mertuanya kini mengerti kenapa sikap Indah seperti itu dan hatinya sekarang sedikit merasa lebih lega


***


Satu bulan sudah putri pergi meninggalkan Indah dan selama itu pula Indah selalu menangis di saat malam hari sambil memeluk pakayan terakhir yang di gunakan putri.


Azam selalu menyaksikan apa yang di lakukan Indah setiap malam tanpa pernah menghampiri Indah karena tau jika Indah membutuhkan waktu sendiri untuk mengenang putri.

__ADS_1


Indah juga tau jika Azam selalu melihatnya menangis di malam hari dengan berpura-pura tidur.


dan hari itu saat Indah sangat lama menangis Azam menghampirinya dan memeluk Indah dari belakang lalu berkata "Kenapa malam ini kamu menangis sangat lama".


"Mas kena bangun apa tangisan ku membuatmu terbangun?" tanya Indah berpura-pura tidak tau jika Azam dari tadi belum tidur


Azam tersenyum lalu berkata "Tebakan mu salah sayang karena aku belum tidur, lebih tepatnya sulit tidur karena merindukan mu, kamu tau bukan jika sejak putri pergi kita tidak pernah bermain lagi".


Indah yang tau arti ucapan Azam langsung melepaskan tangan Azam yang melingkar di pinggangnya dan menjauhkan tubuhnya dari Azam lalu dia berkata "maaf mas aku tidak mau".


Indah pun berniat pergi namun tangannya langsung di pegang Azam dan itu membuat Indah membalikan badannya dan tidak berselang lama Indah langsung menubruk dada bidang Azam karena Setelah Indah berbalik Azam langsung menariknya dan berhasil Indah sekarang dalam dekapannya


Azam tersenyum menatap kedua mata Indah lalu dia berkata "Kamu tau sayang kamu akan berdosa karena menolak ajakan ku".


"Aku tau" jawab Indah lalu Azam berkata lagi "Latas kenapa tadi kamu menolak ajakan ku hemm". ucap Azam sambil merapatkan tubuhnya pada Indah agar Indah merasakan sesuatu yang sudah berdiri tegak


Indah menghela napasnya lalu berkata "Baiklah tapi hanya satu kali".


Azam tersrnyum dan berkata "aku tidak bisa berjanji karena sudah satu bulan aku berpuasa dan sepertinya aku ingin melakukannya berkali-kali".

__ADS_1


Indah pasrah karena jika Azam sudah meminta dia tidak akan bisa menolak karena Azam punya banyak cara untuk membuatnya berkata Ya.


__ADS_2