
Berbagai ritual telah terlaksana, kini sampailah pada acara santai yakni menyantap hidangan dan hiburan menyanyi dari beberapa sahabat serta artis ternama lainnya. Sekaligus menunggu kedua mempelai berganti pakaian karena acara akan berlanjut dengan resepsi pernikahan.
Tak khayal, Fyth dan Tama berebut mic. Keduanya tak mau mengalah, hingga membuat Davin pusing bahkan Daddy Barack dan Mommy Nathalie yang melihatnya ikut pening.
"Nggak mau Timi, ini gue yang dapat duluan. Artinya gue yang nyanyi duluan." Kesal Fyth tak terima.
"Mana bisa bontot, gue yang duluan. Ngalah napa sih!" Ucap Tama tak kalah sebal.
"Enak aja, nyari mic lain sana."
"Nggak ada lagi, sini biar gue yang maju dulu." Tama berusaha meraih mic di tangan Fyth. Namun bukan Fyth jika dengan mudah memberikan, tanpa Tama sadari Fyth sudah bersiap menendang kaki nya.
Dukh...
Tama meringis memegang kakinya yang di tendang Fyth, lagi-lagi kakinya terkena imbas. Ia lupa jika harus waspada pada kaki maut gadis tengil itu.
"Rasakan, memang enak!. Wlekk!!" Fyth menarik tangan Davin menuju panggung. Ia berkordinasi dengan band pengiring untuk membawakan lagu, "Beautiful in white". Fyth menyanyikan bait pertama dengan begitu merdu.
Not sure if you know this
But when we first met
I got so nervous I couldn't speak
__ADS_1
In that very moment
I found the one and
My life had found its missing piece
Dengan penuh cinta Davin menggenggam tangan Fyth dengan menyanyikan bait reffrend.
So as long as I live I love you
Will have and hold you
You look so beautiful in white
This day I'll cherish
You look so beautiful in white
Tonight
Alunan merdu musik beserta suara duet dari Fyth dan Davin menyihir semua para tamu undangan. Bahkan Raffa dan Anila yang baru memasuki ball room segera menuju lantai dansa. Namun itu hanya sesaat, karena bukan Fyth namanya jika tidak membuat satu aula heboh.
Hentakan drum tiga kali sebagai tanda jika musik akan berganti, dalam hitungan ketiga kini musik telah berganti menjadi dangdut. Sontak semua para tamu undangan tertawa heboh dan ikut bergoyang.
__ADS_1
Mengapa tak mencoba, jujur
Pada hati kita, kasih
Bahwa sesungguhnya
Engkau dan aku
Takut berpisah (woah-oh)
Seandainya saja, mau
Sedikit mengalah, kasih
Pertengkaran ini
Tak mungkin ada
Selamanya
Tak mau kalah, kedua mempelai pun ikut bergoyang. Daddy Barack tertawa terbahak-bahak melihat aksi putrinya, ia tak malu akan apa yang di lakukan oleh si tengil karena sudah biasa membuat heboh sebuah acara. Namun tidak dengan Mommy Nathalie yang mendelik sebal kepada putrinya. Ia sangat hafal dengan kelakuan putrinya satu itu, selalu saja membuat heboh dan ramai setiap kali ada acara.
Dengan menghela nafasnya kesal, Mommy Nathalie bangkit dari kursinya dengan berkacak pinggang. Awalnya Daddy Barack mengira sang istri akan memarahi putrinya, namun dugaannya salah. Justru sang istri ikut bergoyang bersama anak dan menantunya di lantai dansa. Bahkan ia juga menggandeng Mommy Zilia dan juga Mama Alysha.
__ADS_1
Tak seperti yang lain, justru Davin terpaku melihat aksi pujaannya itu. Dengan tersenyum lucu, ia menggelengkan kepalanya ikut menari disamping Fyth karena ditarik sang empu untuk mengikuti gerakannya.