Se Anting

Se Anting
Bab 67


__ADS_3

Berbagai ritual telah terlaksana, kini sampailah pada acara santai yakni menyantap hidangan dan hiburan menyanyi dari beberapa sahabat serta artis ternama lainnya. Sekaligus menunggu kedua mempelai berganti pakaian karena acara akan berlanjut dengan resepsi pernikahan.


Tak khayal, Fyth dan Tama berebut mic. Keduanya tak mau mengalah, hingga membuat Davin pusing bahkan Daddy Barack dan Mommy Nathalie yang melihatnya ikut pening.


"Nggak mau Timi, ini gue yang dapat duluan. Artinya gue yang nyanyi duluan." Kesal Fyth tak terima.


"Mana bisa bontot, gue yang duluan. Ngalah napa sih!" Ucap Tama tak kalah sebal.


"Enak aja, nyari mic lain sana."


"Nggak ada lagi, sini biar gue yang maju dulu." Tama berusaha meraih mic di tangan Fyth. Namun bukan Fyth jika dengan mudah memberikan, tanpa Tama sadari Fyth sudah bersiap menendang kaki nya.


Dukh...


Tama meringis memegang kakinya yang di tendang Fyth, lagi-lagi kakinya terkena imbas. Ia lupa jika harus waspada pada kaki maut gadis tengil itu.


"Rasakan, memang enak!. Wlekk!!" Fyth menarik tangan Davin menuju panggung. Ia berkordinasi dengan band pengiring untuk membawakan lagu, "Beautiful in white". Fyth menyanyikan bait pertama dengan begitu merdu.


Not sure if you know this


But when we first met


I got so nervous I couldn't speak

__ADS_1


In that very moment


I found the one and


My life had found its missing piece


Dengan penuh cinta Davin menggenggam tangan Fyth dengan menyanyikan bait reffrend.


So as long as I live I love you


Will have and hold you


You look so beautiful in white


This day I'll cherish


You look so beautiful in white


Tonight


Alunan merdu musik beserta suara duet dari Fyth dan Davin menyihir semua para tamu undangan. Bahkan Raffa dan Anila yang baru memasuki ball room segera menuju lantai dansa. Namun itu hanya sesaat, karena bukan Fyth namanya jika tidak membuat satu aula heboh.


Hentakan drum tiga kali sebagai tanda jika musik akan berganti, dalam hitungan ketiga kini musik telah berganti menjadi dangdut. Sontak semua para tamu undangan tertawa heboh dan ikut bergoyang.

__ADS_1


Mengapa tak mencoba, jujur


Pada hati kita, kasih


Bahwa sesungguhnya


Engkau dan aku


Takut berpisah (woah-oh)


Seandainya saja, mau


Sedikit mengalah, kasih


Pertengkaran ini


Tak mungkin ada


Selamanya


Tak mau kalah, kedua mempelai pun ikut bergoyang. Daddy Barack tertawa terbahak-bahak melihat aksi putrinya, ia tak malu akan apa yang di lakukan oleh si tengil karena sudah biasa membuat heboh sebuah acara. Namun tidak dengan Mommy Nathalie yang mendelik sebal kepada putrinya. Ia sangat hafal dengan kelakuan putrinya satu itu, selalu saja membuat heboh dan ramai setiap kali ada acara.


Dengan menghela nafasnya kesal, Mommy Nathalie bangkit dari kursinya dengan berkacak pinggang. Awalnya Daddy Barack mengira sang istri akan memarahi putrinya, namun dugaannya salah. Justru sang istri ikut bergoyang bersama anak dan menantunya di lantai dansa. Bahkan ia juga menggandeng Mommy Zilia dan juga Mama Alysha.

__ADS_1


Tak seperti yang lain, justru Davin terpaku melihat aksi pujaannya itu. Dengan tersenyum lucu, ia menggelengkan kepalanya ikut menari disamping Fyth karena ditarik sang empu untuk mengikuti gerakannya.


__ADS_2