Sebuah Keputusan

Sebuah Keputusan
Abimanan


__ADS_3

Pembagian harta dalam perkawinan dibagi tiga, yaitu..




Harta bawaan yaitu harta yang dibawa oleh suami istri sebelum perkawinan. Masing-masing mempunyai hak sepenuhnya untuk melakukan perbuatan hukum mengenai harta benda bawaannya.




Harta masing-masing suami istri atau yang diperoleh melalui hadiah atau warisan dalam perkawinan. Hak ini adalah hak dari masing-masing suami atau istri.




Harta bersama /harta gono-gini yaitu adalah harta yang diperoleh dalam perkawinan.




Sedangkan yang dimaksud dalam harta Gono gini adalah perkawinan yang sah menurut UU no. 16 tahun 2019 tentang perubahan atas UU no.1 tahun 1974 tentang perkawinan.


Dalam penjelasan diatas kita dapat mengambil kesimpulan tentang arti masing-masing dari pengertian harta ketika jatuhnya perpisahan/perceraian.


...✨✨✨✨✨...


Dalam perjalanan pulang kerumah sambil menyetir mobilnya Luna bertanya kepada ku. "Manda, dari tadi aku mau tanya. Tetapi lupa terus!"


Aku menengokkan wajah ku dan bertanya balik kepada Luna. "Tanya apa?"


"Itu, kalau orang berpisah atau bercerai. Istri dapat nafkah iddah dong?" Tanya Luna yang tidak tau mengenai masalah perceraian.


Aku tersenyum dan coba menjelaskan kepada Luna. "Ya nggak lah Luna! Aku yang menggugat cerai mas Abim. Itu artinya aku tidak dapat nafkah Iddah. Beda lagi kalau aku diceraikan oleh mas Abim! Paham?"


"Oh gitu! Kalau uang untuk anak-anak?" Tanyanya lagi!


"Kalau untuk nafkah anak-anak kalau kita menggugat masih tetap dapat. Itu sudah menjadi kewajiban dari ayahnya untuk menafkahi besar ataupun kecil."


"Oh gitu!" Balas Luna tetapi matanya tetap fokus kearah jalan.


"Satu lagi, masalah pembagian harta dalam pernikahan?"


"Ehmm.. itu akan dibicarakan lagi dengan pak Tommy!" Singkat ku menjawabnya!


...-------...


Penjelasan


Istri yang menggugat cerai tidak berhak atas nafkah mut'ah dan nafkah iddah... Tetapi dalam hukum perkawinan di Indonesia, pemberian nafkah mut'ah dan iddah hanya berlaku bagi perkara permohonan talak yang diajukan oleh pihak suami. Jadi ini tidak berlaku bagi istri yang menggugat.


****


Ditempat lain...


Abim pergi kerumah salah satu temannya yang bernama Yusuf. Ia enggan pulang kerumah karena dirumah juga hanya ada ibunya Reyna saja, sedangkan Reyna sedang bekerja.


Abim duduk sendirian ketika Yusuf sedang membuatkan secangkir kopi untuknya.

__ADS_1


Abim bagai orang yang kehilangan arah. Bengong, entah memikirkan apa? Lebih banyak diam, tetapi tangannya tetap aktif memainkan jari jemarinya.


.


.


Yusuf menaruh dua cangkir kopi dan ditaruhnya diatas meja dekat dengan tempat duduk Abim.


Mata Yusuf terus memperhatikan Abim yang sedang asyik bermain ponsel.


"Ehmm.. Minum dulu kopinya, mumpung masih panas! Kalau udah dingin gak enak, bro!" Suruh Yusuf tapi Abim tidak mendengarnya.


Yusuf mengulang kembali memanggil sambil menepuk pundak Abim! "Bro, minum kopinya. Bengong aja. mikirin apaan sih?"


"Bikin kaget aja! Jantung ane mau copot nih!" Kata Abim yang kaget.


Yusuf hanya terkekeh melihat Abim seperti itu.


"Ada apa bro? Cerita siapa tau bisa bantu!"


"Gak ada apa-apa! Oh iya bini lagi gak ada dirumah apa dimana?" Tanya Abim kepada Yusuf sambil mengaduk-aduk kopinya dengan sendok yang dipegangnya.


"Gak ada, lagi pulang kerumah mertua. Kenapa emangnya kalau ada bini sama anak?"


"Gak ada apa-apa! Cuma mau numpang istirahat aja. Kepala ane pusing banget bro!"


Yusuf kembali membalasnya! "Silahkan aja!"


Setelah berbincang-bincang sambil minum kopi, Abim tertidur dengan pulasnya dirumah Yusuf. Sedangkan Yusuf mengurus burung-burung peliharaannya.


****


Jam 17.30 WIB


Ternyata itu adalah panggilan dari Reyna istri sirinya, Abimanan! Ia mengucek-ngucek matanya dengan tangan kanan.


Seketika Yusuf datang setelah selesai membersihkan burung-burung peliharaannya. Yusuf melihat Abim yang baru saja bangun.


Ia pun berkata. "Udah bangun bro?"


"Ehm.. kok gak bangunin sih bro?" Balas Abim.


"Gak tega ane bangunin ente! Pulas banget! Sepertinya ente lelah banget!" Ucap Yusuf kemudian duduk dikursi.


"Sorry ya bro, kalau ngerepotin!" Jawab Abim.


"Santai aja bro!"


"Terima kasih ya, bro! Pamit, dulu mau pulang!" Kata Abim yang bersiap-siap untuk pulang!


"Ok bro! Hati-hati dijalan!"


Abim pun pergi dengan motornya. Kali ini ia pergi dengan menggunakan motor! Abim mengendarai motornya untuk menjemput Reyna yang sudah selesai bekerja.


****


Abim menunggu Reyna pulang bekerja, tapi ia tidak menjemputnya ditempatnya bekerja. Abim dan Reyna bertemu ditempat yang mereka telah janjian.


Ketika Abim sampai, Reyna sudah menunggu lama. Kurang lebih lima belas menit. Wajah Reyna masam, karena menunggu Abim!


"Mas, kamu lama banget sih! Aku tuh udah nunggu lama!" Protes Reyna ketika Abim baru saja sampai.

__ADS_1


Abim diam saja, tampak terlihat wajah kesal Abim ketika melihat Reyna marah! Tapi ia sedang tidak ingin berdebat dengan Reyna.


.


.


Reyna naik kemotor Abim, lalu mereka berdua pergi untuk pulang kerumah.


****


Dirumah Reyna..


01.00 WIB


Sejak pulang tadi, Abim lebih banyak diam. Makan pun ia tidak mau. Udah gitu Reyna dan Abim bertengkar. Reyna kesal karena melihat Abim tidak bersemangat!


Mungkin karena perceraiannya! Tapi semua sudah terjadi. Walaupun sebenarnya Abim belum ikhlas melepas ku. Ini adalah jalan yang terbaik bagi kita!


Reyna sudah tidur disamping Abim. Sedangkan Abim belum bisa memejamkan matanya. Ini adalah hari pertama Abim resmi berpisah!


Abim membuka ponselnya, masih tersimpan foto kenangan keluarga. Aku, Abim dan anak-anak!


Ia tidak berkata apa-apa! Hanya mengeluarkan air mata ketika melihat foto kebersamaan kami!


Dari lubuk hati Abim, sebenarnya ia masih belum iklas menerima perpisahan ini. Perasaannya terhadap ku masih ada, walaupun terhalang oleh kesalahannya dengan perempuan lain!


****


Jam 06.00 WIB


Pagi ini, Abim ada meeting penting dengan atasannya! Tetapi gara-gara ia bangun kesiangan. Reyna dan Abim jadi bertengkar lagi!


"Rey, kenapa kamu gak bangunin aku sih?" omel Abim!


Reyna pun membalas perkataan Abim yang sedang dikamar mandi! "Aku udah bangunin kamu, tapi kamunya aja lama! mas!"


Tok tok.. ( Suara ketukan pintu)


"Rey, buruan! Aku udah kesiangan!" Panggil Abim agar Reyna cepat keluar dari kamar mandi dan bergantian dengan Abim.


Reyna pun keluar, lalu Abim dengan cepat masuk kedalam kamar mandi.


Ketika Abim mandi, Reyna sibuk bersiap-siap untuk berangkat kerja.


.


.


.


Abim sudah keluar dari kamar mandi lalu ia bergegas untuk berpakaian. Ketika sudah selesai, ia keluar dan bergegas berangkat. Tetapi sebelum itu ia melihat meja yang kosong tanpa ada secangkir kopi dan teman-temannya!


"Rey...!" Teriak Abim lagi.


"Apa lagi sih, mas? Aku tuh lagi siap-siap!" Protes Reyna karena dirinya belum selesai.


"Mana kopinya?" Pinta Abim lalu menatap mata Reyna.


"Aku belum sempat membuatnya! Kamu buat aja sendiri, mas!"


Reyna tidak membuatkan kopi untuk Abim! Karena Abim sudah kesal dengan tingkah Reyna. Maka ia pergi bekerja meninggalkan Reyna sendiri!

__ADS_1


...Happy reading...


Mau like, rate, fav. dan vote atau hadiahnya😊😊🙏🙏🙏


__ADS_2