
Setelah mengetahui bahwa anak-anak setuju. Bimo dengan perasaan bahagia akhirnya pulang. Bimo sudah tidak sabar untuk memberitahukan kabar bahagia itu kepada orang tua dan adiknya.
****
Dirumah Bimo..
Orang tua dan adiknya sedang berkumpul bersama. Disana juga ada suami dari adiknya yaitu Adlan.
Bimo memasuki rumah dengan berjalan santainya.
"Assalamualaikum!" Ucap Bimo ketika memasuki rumah atau hendak berpergian tidak lupa diucapkan.
"Waalaikumsalam!" Jawab bersamaan!
"Mas Bimo, kelihatannya gembira sekali! Ada apa ya?" Tanya Audy yang melihat Bimo dengan wajah yang tersenyum sumringah!
Bimo memang hari ini sedang bahagia sekali. Wajahnya selalu tersenyum. Bagaimana tidak? Karena hari ini, ia mendapatkan kabar bahagia untuk masa depannya.
"Bim coba sini duduk, ada apa?" Panggil ummi dan Bimo pun duduk didekat ummi.
"Begini ummi .. abi. Aku punya gambar baik untuk semua!"
"Apa itu?" Sela Audy yang tidak sabar!
"Begini! Manda sudah memberi keputusan kepada ku. Jadi Manda sudah menerima aku untuk jadi suaminya Manda. Begitu juga dengan anak-anak!"
"Alhamdulillah! Selamat ya nak!" Ucap abi senang dan memberikan selamat!
Semua orang memberikan selamat. Audy mau tidak mau juga ikut memberikan selamat. Tapi Adlan biasa saja.
Aku kira berita apa? Hanya begitu saja bikin heboh! Ungkap Adlan dari hati.
Adlan memang kurang menyukai Bimo. Adlan menikahi adik ya hanya faktor ketidak sengajaan untuk niatnya mengambil semua akset kekayaan keluarga Audy istrinya.
Ia tidak mencintai Audy sepenuh hatinya.
.
.
Ketika asyik mengobrol, Adlan malah pergi ke kamarnya dan tidak melanjutkan pembicaraannya dengan yang lain.
Abi, ummi, Audy dan Bimo masih asyik membicarakan rencana selanjutnya untuk Bimo.
****
Keesokan paginya..
Jam 10.00 WIB.
Ummi Dwi sedang menyiapkan sarapannya dibantu oleh bik Ijah.
"Bik, tolong panggilkan Bimo kesini?"
Bik Ijah berjalan kekamar Bimo. Untuk memanggilnya sarapan bersama. Karena yang lain sudah berkumpul bersama untuk sarapan.
Tok..tok..
"Masuk." Ucap Bimo yang baru saja selesai untuk sholat Dhuha!
Bik Ijah memasuki kamar Bimo. Dilihatnya Bimo baru saja selesai sholat.
"Mas, ditunggu sama yang lain untuk sarapan!"
"Iya bik! Sebentar lagi kesana!"
"Baiklah kalau begitu bibik peemisi!"
__ADS_1
Bik Ijah keluar kamar Bimo dan kembali kedapur.
.
.
Bimo keluar dari kamarnya untuk ikut sarapan bersama dengan yang lainnya. Bimo pagi ini begitu tampil dengan santainya mengenakan kaos hitam dan celana chino berwarna coklat.
Kali ini ia sedikit agak berbeda. Karena hari ini sedang tidak ada kegiatan.
"Bim, tumben penampilan kamu."
Bimo menunduk malu karena ummi menggoda penampilannya! Tidak seperti biasa Bimo mengubah penampilannya seperti itu!
"Maklum sedang jatuh cinta, ummi!" Sahut Abi yang tidak mau kalah!
Adlan dan Audy hanya diam saja tidak peduli. Mereka berdua tetap menikmati sarapan paginya. Hingga bersih tidak tersisa!
Bimo, ummi dan abi masih menikmati sarapan paginya. Sedangkan Audy dan Adlan sudah pergi meninggalkan meja makan.
Mereka berdua memang seperti itu, apalagi Adlan selalu tidak peduli dengan keluarga Audy.
Untung saja ummi dan abi tidak terllau memperdulikannya.
"Bim, rencana kamu apa sekarang?" Tanya ummi.
"Sekarang lagi gak ada jadwal ummi. Jadi aku mau kerumah mama!"
"Ehem.. ehmm!"
Lagi-lagi Abi menggoda Bimo yang sedang kasmaran!
"Abi apaan sih!" Tanya Bimo yang merasa kalau sedang digoda oleh Abi.
"Tidak apa-apa! Hanya keselek aja!"
Bimo pergi dengan menaiki motornya kali ini. Menikmati sinar matahari pagi dijalan. Lalu lintas yang begitu ramai dengan kendaraan bermotor dan mobil.
Pagi ini jalan begitu ramainya. Hingga kemacetan terjadi dimana-mana!
Bimo membelokkan motornya kearah mall. Bimo ingin membelikan sesuatu untuk anak-anak.
Dimall..
Bimo memarkirkan motornya diparkiran. Kemudian langkah kaki masuk kedalam mall. Menuju toko yang dituju yaitu membeli mukena untuk Aisyah dan Sisil. Serta peralatan sekolah untuk keduanya. Bimo tidak lupa memberikan beberapa makanan untuk teman-teman Aisyah dan Sisil ketika nanti datang dan ikut belajar bersama. Bimo juga membeli kue untuk mama Atika.
Setelah selesai Bimo kembali keparkiran. Kemudian ia menyalakan motornya kembali. Pergi dengan kecepatan tinggi untuk sampai kesana.
****
Dirumah mama Atika.
Jam 11.30 WIB
Bimo kini sudah sampai dirumah mama Atika. Motor Bimo ditaruh diteras rumah berjejer bersama dengan motor Arif.
"Assalamualaikum, ma!" Sapa Bimo ketika sudah sampai dirumah mama dan melihat mama yang sedang menjemur pakaian.
"Waalaikumsalam. Nak Bimo mari masuk."
Bimo masuk kedalam rumah dan menyerahkan semua yang dibelinya kepada mama.
"Sepi ma, pada kemana?"
"Widya dan Arif kerja. Tinggal mama, kalau anak-anak lagi sekolah. Manda kan kerja."
"Ma, aku sudah sampaikan perihal keputusan Manda pada ku kemarin kepada ummi sama Abi. Jadi ummi sama abi mau mendengarkan dari Manda langsung. Insyaallah nanti mau kesininya Sabtu besok. Tolong sampaikan kepada Manda."
__ADS_1
"Ya baiklah. Nanti mama sampaikan. Sebentar mama buatkan minum."
Mama membuatkan minum untuk Bimo. Bimo tidak menyukai kopi jadi mama membuatkan segelas teh panas dengan gula sedikit saja.
Setelah selesai membuat minum. Mama membawanya dan diletakkan dimeja.
"Silahkan nak Bimo."
"Terima kasih ma! Maaf merepotkan!"
Bimo meminum teh panas itu dengan perlahan! Bimo sangat menikmati teh panas itu!
"Jam berapa anak-anak pulang, ma?"
Mama melihat jam yang menempel ditembok. Lalu mengucapkan. "Sebentar lagi nak Bimo! Ada apa? Tapi kalau Sisil masih lama."
"Kalau begitu boleh untuk menjemput Aisyah dulu."
"Silahkan!"
Mama kemudian memberikan alamat sekolah Aisyah. Dengan motornya Bimo pergi menjemput Aisyah kesekolah.
Jarak antara sekolah Aisyah dan rumah mama Atika tidak begitu jauh.
Disekolah Aisyah ..
Bimo sudah sampai dan menunggu diluar pagar sekolah. Sudah cukup lama Bimo menunggu Aisyah belum juga keluar. Akhirnya Bimo memberanikan untuk masuk kedalam sekolah.
Matanya mencari anak kecil itu. Bimo tersenyum ketika melihat Aisyah sedang duduk sendirian.
"Adek."
"Om Bimo." Panggil Aisyah ketika melihat Bimo.
"Dek, kita pulang ya!"
"Iya!"
Aisyah pulang bersama dengan menaiki motor Bimo. Dalam perjalanan Bimo menanyakan tentang pelajaran yang dipelajari disekolah tadi.
Aisyah dengan tanggapnya menyebutkan semuanya kepada Bimo.
Asiyah sangat pandai, ingatannya sangat bagus untuk menghapal segala macam pelajaran.
.
.
Tidak terasa perjalanan mereka berdua sampai kerumah mama Atika.
Aisyah turun dari motor dan berlari kedalam. "Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam."
"Uti aku pulang!" Ucapnya
"cucu uti udah pulang."
Aisyah bercerita pada mama Atika, kalau dirinya merasa senang dijemput oleh Bimo. Aisyah merasa, kalau ia mendapatkan kembali kasih sayang dari seorang ayah yang pernah hilang darinya.
Aisyah menceritakan dengan sedihnya. Bimo yang melihatnya merasa iba kepada Aisyah. Bimo memeluk tubuh anak kecil itu dan mengatakan.
"Om Bimo akan berusaha memberikan yang terbaik untuk Aisyah dan Sisil. Sehingga kalian akan merasakan kasih sayang seorang ayah yang pernah hilang."
Semoga aku bisa mengembalikkan kebahagiaan mereka ya Allah. Amiin.
Batin Bimo yang sedang berdoa.
__ADS_1