SEKOLAH HANTU

SEKOLAH HANTU
episode I


__ADS_3

Namaku benni muliadi sultan wijaya simorangkir namun aku akrab dipanggil ben atau benni


Dan ini kisah ku sendiri.


Mungkin ada kemiripan dengan cerita yang ada temukan di beberapa vlog atau buku dan sebagainya..baik itu plot nya maupun tokohnya.


Namun kisah ini benar2 ada nyatanya.


Kisah ini bermula disaat aku menginjak umur 15 tahun.Aku sekolah di smp n1 siatas barita.Sebagai siswa kelas 3A aku tergolong siswa yang nakal.Aku sering cabut dan juga bolos.Aku juga kerab harus kena surat panggilan karena ulahku.


Meski berada dikelas favorit tak jadi masalah bagiku untuk tidak mengerjakan pr.Teman2ku pun heran kepadaku bagaimana siswa senakal aku bisa masuk kelas favorit.Tidak dapat dipungkiri itu bisa terjadi karena sebelumnya aku adalah siswa yg berprestasi hingga suatu ketika yg membuatku putus asa dan tidak konsentrasi belajar.


Pada tahun 2016 tepatnya sebelum aku naik kekelas 3 aku pernah melakukan hal konyol yg tidak dapat dipercaya.Aku terobsesi dengan mahluk2 gaib.Aku mencari tau bagaimana caranya agar aku dapat melihat mereka dengan jelas.Aku mencari informasi dari internet dan menemukan sebuah cara untuk melihat mahluk gaib.Caranya adalah dengan membuka indra ke6 atau yg biasa kita sebut mata batin.


Setelah menemukan informasi yang cukup,aku sempat berpikir apakah aku benar2 siap dengan ini.Mengingat dampak atau resiko nya yg bisa saja mencelakai diriku.


Butuh 3 hari bagiku untuk benar2 siap untuk melakukannya.Setelah berpikir cukup panjang dan mempersiapkan segala alat yang kubutuhkan,akupun melakukan ritual yang kudapat tadi.


Ritual itu kulakukan dimalam minggu menjelang tengah malam.Aku memilih malam minggu tentu saja karena hari minggu libur dan tidak menimbulkan kecurigaan terhadap keluargaku.


Teng teng tepat pukul 00.00 alarm ku terlewat 1 jam.”Hm..terlewat 1 jam harusnya aku lakukan jam 23.00”pikirku.


Namun karena sudah niat aku menghiraukan jam tersebut dan langsung melakukan ritualku.


“kreeek”pintu kmar kututup lalu kukunci.

__ADS_1


Lampu kamar kuredupkan.Kuletakkan sebuah cermin berukuran 30×40 berdiri tegak dihadapanku.Kunyalakan lilin diantara ku dan cermin.*”**********


Aku mulai menatap lilin sambil membacakan mantra yang sama sekali tak kumengerti.


Sayup sayup suasana semakin hening dan tidak terjadi apa apa untuk 30 menit pertama.


Aku heran mengapa tidak ada reaksi.


Ritual pertama tidak menghasilkan apa apa.


Namun entah kenapa aku merasa sangat nyaman dan menikmati suasana itu.


Kuputuskan untuk melakukan ritual yang sama untuk kedua kalinya.


Baru setengah jalan lilin dihadapan ku redup seakan ditiup.


Pundak ku mulai berat.Jantungku berdegup kencang dan aku dapat merasakan tubuh ku sangat panas.Aku tidak dapat berbuat apa apa.


Seketika tubuhku kaku dan tidak bisa bergerak.


Aku mencoba untuk memanggil ibuku tetapi bibirku tidak dapat kugerakkan.Aku berdoa dalam hati meminta pertolongan Tuhan.Namun tubuh ku tetap tidak dapat kugerakkan.


***


“Argghhhhhhh”teriakanku membuat ku tersadar.

__ADS_1


Aku melihat ada ibu disampingku.Aku menangis seraya memeluk ibu.


“Udah kamu tenang ada ibu disini”kata ibu yang terlihat mencoba menenangkanku.


Ibu memberikan ku minum air hangat agar aku lebih tenang.


“Hahh sudah pagi!”pikirku terheran heran


“Bu apa yg terjadi”tanyaku pada ibu.


“Semalam kamu teriak teriak,lalu ayah mu datang kekamarmu,ternyata pintu kamarmu terkunci,trus didobrak sama bapak”kata ibu menjelaskan.


“Lalu aku kenapa semalam”kataku panik.


“Kata bapak kamu udah pingsan”lanjut ibu.


Aku syok namun mencoba untuk tampak sangat tenang agar ibu tidak curiga.


Aku pun mengalihkan pembicaraanku


“Bu aku kekamar mandi dulu”pintah ku.


“Yaudah ibu juga mau masak”sambung ibu.


Aku melihat sekeliling kamarku dan aku tidak menemukan lilin dan cermin yang semalam.

__ADS_1


......


***


__ADS_2