SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX

SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX
kerja bagus


__ADS_3

"Rui'er,apa yang terjadi."


"Putraku hilang yang mulia, Ziyi'er diculik."


"Iya,aku mengerti, tenangkan dirimu Rui'er."


"Maaf ,kalau aku sudah membuat yang mulia Kaisar khawatir."


Jierui hanya bisa memeluk tubuh kaisar Zhang Fei Hung untuk menenangkan hati dan pikiran.


"Iya sayang,kita pasti bisa menemukan Zhang Ziyi ,kamu sedang hamil."


"Hem."


Jierui hanya mengangguk patuh saat mendengar ucapan dari mulut sang suami.


Berita tentang menghilangnya Zhang Ziyi pun sudah sampai dikediaman pribadi milik ibu suri agung, permaisuri Mey Lan juga sedang berada disana untuk menjaga pangeran Zhang Junda bersama dengan ibu suri


Tapi pengawal meminta untuk tetap tenang dan tidak panik, dan untuk saat ini tidak perlu pergi kekediaman milik selir Jierui dengan alasan kesehatan Jierui yang membutuhkan ketenangan.


Permaisuri Mey Lan dan ibu suri agung pun menghela nafas lega mendengar kabar itu.


"Untunglah Selir Jierui baik-baik saja."


"Iya kamu benar permaisuri Mey Lan,jadi tugas kita meringankan beban Rui'er, biarkan pangeran Zhang Junda bersama dengan kita saja untuk sementara waktu."


"Iya ibu suri agung,kalau begitu nanti aku akan bicarakan ini dengan yang mulia."


"Hem."


Diluar istana kekaisaran Zhang, pengawal Li masih berusaha untuk mencari pangeran Zhang Ziyi disegala tempat,sampai dipinggir perbatasan, pengawal Li mengingat peringatan dari kaisar Zhang Fei Hung,jadi mereka kembali dengan tangan hampa.


Wajah pengawal Li terlihat sangat murung, karena dia berfikir telah mengecewakan nyonya nya Jierui, sangat mengecewakan.


Pengawal Li sudah sampai dikediaman cinta sejati milik Jierui,tepat disaat kaisar Zhang Fei Hung sedang menemani Jierui makan malam.


Dari jauh, Jierui menatap kearah pengawal pribadinya itu, Jierui juga tahu apa kemungkinan yang terjadi,itu wajah kegagalan.


Pengawal Li berjalan mendekati kedua penguasa kekaisaran Zhang.


"Nyonya,,."


"Istirahat dan makan dulu, Li."


"Apa nyonya baik-baik saja?."


"Aku tidak apa-apa, mungkin pangeran Zhang Ziyi sedang bersama dengan orang tua kandungnya sekarang."


"Maksud nyonya."


"Hal seperti ini,siapa lagi yang bisa melakukannya selain kaisar Shang Bowen, lagi pula dia juga pernah melakukannya dulu saat mendekati selir Fengying."

__ADS_1


"Baiklah,."


Pengawal Li memberikan hormat lalu pergi.


Kaisar Zhang Fei Hung masih melanjutkan makannya dengan Jierui.


"Jadi, sekarang apa yang ingin Rui'er lakukan sayang?."


"Kita hanya bisa menunggu, sayang."


Kaisar Zhang Fei Hung hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju.


Sedangkan ditempat lain, Fengying dan pangeran Zhang Ziyi sudah sampai dikekaisaran Shang,


Mereka berdua langsung bergegas pergi menuju kearah istana kekaisaran Shang.


Didalam istana, kaisar Shang Bowen sudah sangat senang karena mengetahui kedatangan pion penting dalam rencananya kali ini.


Tak lama, Fengying beserta pangeran Zhang Ziyi sudah memasuki aula pertemuan didalam istana kekaisaran Shang.


"Salam yang mulia."


Senyuman manis Fengying mengembang sempurna diwajah cantiknya, kaisar Shang Bowen berdiri dari duduknya dan melangkah menuju kearah Fengying.


Kaisar Shang Bowen langsung memeluk tubuh Fengying dan mencium bibirnya dengan lembut.


"Kerja bagus."


"Apakah aku akan dapat hadiah?."


"Tentu saja sayang."


Fengying pun tersenyum senang sambil mencium singkat bibir kaisar Shang Bowen, setelahnya kaisar Shang Bowen menatap kearah pangeran Zhang Ziyi yang masih dalam kekuasaan mantra miliknya.


"Zhang Ziyi putraku, akhirnya kamu kembali, dan pastinya akan melakukan hal besar untuk ayahanda,bukan begitu."


Kaisar Shang Bowen berkata demikian sambil melangkah mendekati pangeran Zhang Ziyi.


"Tentu saja yang mulia, Zhang Ziyi adalah anak yang pintar dan patuh."


Fengying selalu ingin menyenangkan hati kaisar Shang Bowen,bahkan demi itu semua Fengying bahkan rela mengorbankan darah dagingnya sendiri.


Zhang Ziyi yang masih berada dalam pengaruh mantra dari kaisar Shang Bowen pun hanya bisa diam.


"Zhang Ziyi."


Kaisar Shang Bowen berkata saat sudah berada didepan pangeran Zhang Ziyi


"Iya."


Tatapan mata pangeran Zhang Ziyi,kosong, membuatnya tidak bisa untuk protes.

__ADS_1


"Panggil aku yang mulia."


"Iya yang mulia."


"Bunuh Jierui untuk aku,apa kamu mengerti?."


"Baik, yang mulia."


"Hahahaha,kini senjata sudah siap,hanya tinggal menentukan hari untuk menyerang kekaisaran Zhang,kali ini aku tidak akan kalah, begitu Zhang Ziyi berhasil membunuh wanita sialan itu, Jierui,lalu kaisar Zhang Fei Hung akan murka saat melihat sang pujaan hatinya itu mati ,lalu dia akan menyerang Zhang Ziyi tanpa persiapan, disaat itu lah aku akan mengakhiri hidupnya, Zhang Fei Hung, hahahaha."ucap kaisar Shang Bowen dengan senyuman menyeringai


Fengying yang memiliki dendam kepada Jierui pun langsung berwajah sangat senang,dia kini berlari kecil menghampiri pangeran Zhang Ziyi.


"Dengar itu Ziyi'er, bukankah itu akan sangat bagus, nanti ibunda akan membantu kamu naik tahta kekaisaran Zhang dan membantu kamu membunuh pangeran Zhang Junda,agar tidak ada penghalang apapun untuk kamu lagi."ucap Fengying sambil memeluk tubuh pangeran Zhang Ziyi yang sudah tidak dapat merasakan apapun.


Ditempat lain, diistana kekaisaran Zhang , Jierui sedang tertidur pulas didalam dekapan tubuh Kaisar Zhang Fei Hung, dikediaman cinta sejati.


Jierui bermimpi bertemu dengan pangeran Zhang Ziyi, Jierui memanggil namanya tetapi tidak ada tanggapan,saat Jierui ingin menghampiri putranya itu, pangeran Zhang Ziyi malah pergi menjauh sampai dia berhenti didepan sebuah gubuk tua ditengah hutan.


Jierui melihat pangeran Zhang Ziyi masuk kedalamnya, Jierui langsung melangkah mendekati gubuk itu,saat sudah berada didalam gubuk, Jierui melihat kearah pangeran Zhang Ziyi yang sedang berdiri membelakanginya.


Pangeran Zhang Ziyi membalikan tubuhnya.


"Ibunda."


"Putraku, Zhang Ziyi, kemari sayang, ibunda akan melindungi kamu."


Saat mendengar ucapan dari mulut Jierui, wajah pangeran Zhang Ziyi sangat senang, lalu berlari kecil menghampiri Jierui,saat sudah mendekat kearah Jierui,


Jlebb,,,


Sebuah belati menusuk tepat dijantung Jierui, sedangkan pangeran Zhang Ziyi terlihat sangat senang saat menusukan belati itu ketubuh Jierui.


Jierui pun langsung terkejut sambil membuka matanya, begitu pula dengan kaisar Zhang Fei Hung yang merasakan tubuh sang istri bergetar hebat didalam pelukannya.


Kaisar Zhang Fei Hung menjadi sangat cemas saat melihat wajah terkejut Jierui.


"Ada apa?, Rui'er?."


"Aku hanya bermimpi buruk yang mulia Kaisar."


Kaisar Zhang Fei Hung mengeratkan pelukannya dan mencium kening Jierui.


"Mimpi hanya bunga tidur sayang, jangan terlalu difikirkan."


"Iya."


Walaupun kaisar Zhang Fei Hung selalu ingin menenangkan hati Jierui,tapi karena sekarang pangeran Zhang Ziyi dekat dengannya juga, kaisar Zhang Fei Hung juga merasa khawatir dengan putranya itu.


Baik ,Kekaisaran Qing dan kekaisaran Han juga sudah mengetahui tentang hal ini, mereka juga mencoba yang terbaik untuk menemukan pangeran Zhang Ziyi yang hilang.


_____________

__ADS_1


bersambung


(^∆^)


__ADS_2