
Ditempat lain, Zhang Junda sudah bertemu dengan kereta kuda yang dinaiki oleh Shang Ziyi.
"Salam kakak."
"Da'er."
Mereka pun berpelukan erat didalam kereta kuda.
"Bagaimana dengan perjalanan kamu apakah sangat menyenangkan?."
"Tentu saja kak,oh ya kakak bagaimana, menjadi seorang kaisar apakah sangat melelahkan?."
"Hem, sedikit."
"Ayahanda selalu memaksa aku untuk cepat menggantikan posisi kaisar Zhang karena Ayahanda sudah lelah, padahal aku sudah sangat hafal sekali dengan sifat ayahanda, dia sebenarnya hanya ingin memiliki waktu lebih banyak untuk berduaan sambil mengenang masa lalu bersama ibunda,huh, menyebalkan."ucap Zhang Junda dengan wajah cemberutnya.
"Hahahaha, memangnya kenapa da'er, tidak salah kan, ayahanda berkata seperti itu."
"Iya memang tidak salah tapi itu adalah hal yang cukup merepotkan, nanti kedepannya pasti ibunda meminta aku menikah,Ais, hilang sudah kehidupan bebas ku kak."
"Hem, memang sepertinya kamu akan bernasib seperti itu, hahahaha."
"Ais,kakak ini,aku belum mau menikah sebelum kakak menikah."
"Jangan curang,kamu melimpahkan hal ini ke kakak, aku saja belum tahu kapan aku akan menikah."
"Memangnya dikekaisaran Shang tidak ada wanita yang menarik?."
"Hem, sepertinya tidak ada."
"Hah,kalau begitu sangat aman untuk aku , ibunda tidak akan meminta aku mencari wanita sebelum kakak dulu yang menikah,huh."ucap Zhang Junda sambil mengelus-elus tubuh bagian depannya karena merasa lega.
Sedangkan Shang Ziyi hanya tersenyum kecil melihat tingkah laku adiknya itu.
Tak lama kemudian kereta kuda itupun sampai didepan istana kekaisaran Zhang, kaisar Zhang Fei Hung beserta Jierui sudah menunggu dengan sabar.
Zhang Junda keluar dan turun lebih dulu dari kereta kuda diikuti oleh Shang Ziyi yang terlihat sangat tampan dan gagah, Jierui tersenyum senang saat melihat kearah putra pertamanya itu.
"Salam ayahanda dan ibunda."ucap Shang Ziyi dan Zhang Junda berbarengan.
"Salam diterima putraku."ucap kaisar Zhang Fei Hung
"Ziyi'er,ayo masuk kita makan dulu,kamu sudah melakukan perjalanan jauh."
"Iya,ibunda."
Didalam istana, mereka berkumpul untuk makan bersama, Jierui memandang kearah wajah Shang Ziyi yang seperti sedang mencari sesuatu.
"Jingmi masih berada disekolah,besok mungkin baru akan pulang."ucap Jierui sambil memandang kearah Shang Ziyi.
"Ah,ibunda,Ziyi hanya mengenang masa lalu saat kembali keistana ini."
__ADS_1
Sebenarnya,saat masih diistana kekaisaran Shang, Shang Ziyi mendapatkan lukisan potret terbaru wajah sang adik,Zhang jingmi,dia sangat cantik dan terlihat sangat lembut,sampai dia sempat berfikir kalau saja jingmi bukankah adiknya.
Dia sangat ingin memilikinya sebagai pendamping hidup.
Setelah makan bersama Shang Ziyi memilih untuk beristirahat, Jierui memintanya untuk beristirahat dikediaman cinta sejati karena Jierui masih sangat merindukan putranya itu.
Waktu terus berlalu, tak terasa langit sudah mulai gelap, Shang Ziyi mulai membuka matanya perlahan dan ingin keluar kamar,saat itu dia mendengar suara seorang wanita dihalaman belakang.
Saat itu dia melangkah kearah taman belakang istana, dari jauh terlihat bagian tubuh seorang wanita sedang berdiri sambil memberikan makan ikan.
"Siapa kamu?."ucap Shang Ziyi sambil mendekati wanita itu dan wanita yang sedang berdiri itu merasa sangat terkejut, dan kakinya terpeleset lalu ingin terjatuh ke kolam.
Sedangkan Shang Ziyi dengan sigap menangkap tubuh wanita itu supaya tidak jatuh,lalu memeluknya dengan erat.
"Hah,kakak."
"Jingmi."
"Huh,aku kira siapa,kakak membuat aku terkejut saja."
Shang Ziyi langsung melepas pelukannya.
"Maafkan kakak,aku tidak mengenali kamu tadi."ucap Shang Ziyi dengan perasaan bersalah.
"Hem, tidak apa, mungkin karena kakak sudah lama tidak melihat aku."
Benarkah ini adikku, Zhang jingmi,sikap manjanya yang dahulu sudah tidak terlihat, hanya ada sikap wanita dewasa yang cantik, fikir Shang Ziyi.
"Kakak,apa ada yang salah?."
"Ah, tidak ada,kamu sedang apa disini?."
"Saat aku kembali,ibunda bilang kalau kakak sedang beristirahat di kediaman cinta sejati, jadi aku kesini tapi tadi kakak masih tidur,jadi,,,aku menunggu kakak bangun sambil memberikan makan ikan-ikan ini."
"Oh,iya,Hem kakak punya sesuatu untuk kamu,hadiah dari kekaisaran Shang."
"Benarkah."
Mereka berdua pun kembali kedalam kamar, Shang Ziyi ingin memberikan hadiah untuk Zhang jingmi,lalu dia mengambilkan sebuah kotak kayu lalu memberikannya kepada Zhang jingmi.
"Ini untuk kamu, bukalah."
Zhang jingmi membuka kotak kayu itu yang didalamnya terdapat sebuah jepit rambut dengan hiasan khas kekaisaran Shang.
"Cantiknya."ucap Zhang jingmi sambil tersenyum senang
"Iya, cantik sama seperti kamu."
Hah,,,
Zhang jingmi langsung menatap kearah Shang Ziyi,wajah Shang Ziyi tiba-tiba mendekat dan mencium bibir Zhang jingmi tapi tak lama Shang Ziyi langsung menjernihkan pikirannya.
__ADS_1
"Maaf, maafkan kakak, seharusnya aku tidak melakukan hal itu."
Karena wanita yang sedang dia cium ini adalah adiknya,saat Shang Ziyi ingin berpaling,Zhang jingmi langsung memegang wajah Zhang Ziyi dengan satu tangannya lalu mencium bibir Shang Ziyi, setelah berciuman,
"Terimakasih,aku sangat menyukainya."
Zhang jingmi langsung pergi meninggalkan Shang Ziyi sambil membawa kotak kayu pemberian Shang Ziyi dengan senyuman manisnya.
Tanpa diketahui oleh Shang Ziyi bahwa Zhang jingmi sudah berbicara dengan kedua orangtuanya saat hari ulangtahunnya yang ke lima belas tahun.
Dikediaman cinta sejati.
"Jingmi'er ,."
"Iya ibunda."
"Ayahanda dan ibunda sudah mendapatkan banyak sekali pelamar untuk menjadi suami kamu dimasa depan."
Zhang jingmi hanya diam saja.
"Apa mi'er tidak senang?."ucap Jierui sambil memandang kearah wajah sang putri tercintanya itu.
"Tentu saja jingmi senang ibunda,itu berarti jingmi tidak sulit dalam mencari pendamping hidup bukan begitu."
"Hem,dasar kamu ini."ucap Jierui sambil tersenyum kecil
"Lalu,apa balasan dari ayahanda dan ibunda untuk para pelamar itu."
"Nah, sekarang ibunda tanya, adakah pria yang mi'er sukai?."
Saat mendengar ucapan dari mulut sang ibu, wajah Zhang jingmi langsung merona merah karena malu.
"Ada ibunda,tapi,,,."
"Tapi apa?."
"Tapi sepertinya itu adalah hal yang sangat mustahil."
"Oh, benarkah?,siapa pria itu?."ucap kaisar Zhang Fei Hung yang langsung mendapatkan tinjuan diperutnya dari jierui.
Kini kaisar Zhang Fei Hung sedang berpura-pura merasakan sakit diperutnya itu dengan wajah yang terlihat kesakitan.
"Apakah pria itu, kakak mu, Shang Ziyi?."
Hah,,,
Zhang jingmi langsung terkejut saat mendengar ucapan dari mulut sang ibunda, Jierui langsung tersenyum senang sedangkan Zhang jingmi sudah sangat malu mendengarnya karena itu semua benar, dia telah lama menyukai sang kakak,tapi Zhang jingmi berfikir kalau hal itu tidak akan mungkin karena setatus mereka berdua adalah kakak dan adik.
_____________
bersambung
__ADS_1
(^∆^)