SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX

SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX
ingin ikut


__ADS_3

Mendengar ucapan dari mulut Kasim go, kaisar Zhang Fei Hung langsung menghilang dari hadapan Kasim go,dia pergi menggunakan peringan tubuh sambil melesat cepat kearah rumah jierui dengan wajah marah.


Sedangkan ditempat jierui berada,dia sudah bisa merasakan aura gelap itu semakin dekat,


"Dia datang."ucap Rui


"Bagaimana ini nona muda."ucap Li


"Tidak perlu khawatir,tenang saja, siapkan arak buatanku untuk menyambut kedatangannya"ucap Rui masih sambil membaca buku dihalaman belakang rumahnya


"Baik."ucap yu yang langsung pergi untuk menyiapkan apa yang diperintahkan oleh Rui


Sedangkan jingguo dan Mey,mereka masih melakukan hal seperti biasa.


"Suamiku,apa kamu merasakannya?."


"Ya,tapi kita hanya harus percaya dengan Rui'er saja,."


Mey hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju.


Tak butuh waktu lama Kaisar Zhang Fei Hung sampai didepan rumah jierui,pelayan yu dan Pengawal Li sudah berada didepan rumah.


"Salam yang mulia Kaisar."ucap keduanya yang melihat Zhang Fei Hung masih dengan menggunakan pakaian kebesarannya sebagai seorang kaisar


"Dimana jierui."


"Nona muda sedang membaca buku dihalaman belakang rumah, yang mulia,mari saya antar.


Kaisar Zhang Fei Hung pun hanya mengikuti arahan dari kedua bawahan dari jierui, setibanya mereka dihalaman belakang rumah.


Dari jauh, kaisar Zhang Fei Hung sudah bisa melihat jierui yang sedang duduk disebuah gazebo sambil membaca, perasaannya berubah hangat hanya dengan melihat wajah jierui.


"Nona muda."


"Ya, Li."ucap Rui sambil tersenyum kearah Li


"Ada tamu ingin menemui nona."


"Hem, baiklah, Li tetaplah dibelakang ku dan jangan melakukan apapun."


"Baiklah,nona muda."


Zhang Fei Hung pun melangkahkan kakinya lebih dekat kearah gazebo,Rui yang melihat kearah Zhang Fei Hung pun langsung memberikan hormat.


"Salam yang mulia Kaisar Zhang, semoga kaisar panjang umur."


"Hem, terimakasih,apa yang sedang kamu lakukan disini?."


"Hanya membaca, silahkan duduk yang mulia."


Zhang Fei Hung pun langsung duduk dibangku yang dekat dengan Rui,

__ADS_1


Rui ingin perotes tapi dia memikirkan keselamatan orang lain disini,pelayan yu pun langsung menyuguhkan beberapa camilan dan sake untuk kaisar.


"Ada apa , yang mulia datang kesini."


"Kamu masih bertanya kepadaku, sedangkan kamu baru saja menolak titah dari kaisar ini."ucap Zhang Fei Hung


"Maaf yang mulia Kaisar,bukan hamba ingin bersikap tidak hormat kepada yang mulia tapi hamba sudah memiliki berkah dari yang mulia ibu suri agung,kalau hamba bebas untuk memilih sendiri dan itu kalau yang mulia Kaisar belum mengetahuinya."


"Terjalin Hubungan apa kamu dengan nenekku?."ucap Zhang Fei Hung dengan tatapan menyelidik


"Hamba sudah menjadi tabib pribadinya selama sepuluh tahun terakhir ini, yang mulia Kaisar,jadi ibu suri agung memberikan berkah itu kepadaku."


"Kamu bilang dia memberikannya,bukan memintanya,heh kamu wanita yang sangat pintar dalam memutar balik kata-kata, aku menjadi tidak cepat merasa bosan berbicara dengan mu Rui'er."


Rui masih bersikap biasa saja.


"Hem,sake ini sangat nikmat,kamu beli dimana?."


"Aku membuatnya sendiri yang mulia."


"Ah,pantas rasanya tidak pernah aku cicipi dimanapun,ah ya,aku punya berita bagus, aku dengar kamu berteman baik dengan Zhang Xin benar begitu?."


"Iya yang mulia Kaisar,apa kabar baik itu?." Ucap Rui dengan senyuman manisnya


Zhang Fei Hung sudah sangat ingin mencium bibir kecil itu


"Zhang Xin akan menikah dengan putri dari seorang jendral yang sudah aku pilih, bagaimana menurut kamu."


"Apa kamu tidak keberatan dengan pernikahan Zhang Xin?."


"Tentu saja tidak, Zhang Xin dan aku hanya berteman, tidak lebih dari itu,jadi aku sama sekali tidak keberatan,malah aku senang kalau dia sudah mau menikah."ucap Rui dengan mantab


Sedangkan kaisar Zhang Fei Hung masih mencari kebohongan dari wajah Rui tapi dia tidak menemukannya, Rui benar-benar tidak memiliki hubungan dengan adiknya itu, mereka hanya berteman biasa.


"Lalu,siapa pria yang sedang kamu sukai sekarang?."


"Ada, seseorang yang selalu mengendong aku selama lima belas tahun hidupku ini."


"Siapa pria itu."ucap Zhang Fei Hung dengan wajah gelap


Aku akan membunuh pria itu.fikir Zhang Fei Hung


"Dia adalah ayahanda tercinta ku, selain dia tidak ada."ucap Rui polos sambil meminum teh hijau


Ah, tenyata ayahnya aku kira siapa.fikir Zhang Fei Hung


"Saat Zhang Xin menikah,apa kamu akan datang?."


"Hem,aku belum tahu kapan dia akan menikah jadi aku takut hari saat dia menikah tapi aku tidak bisa datang karena aku memiliki kesibukan lain."


"Memangnya kamu mau kemana?, kesibukan lain apa?."

__ADS_1


"Itu rahasia."


"Katakan."


"Tidak akan."


Kaisar Zhang Fei Hung pun hanya bisa pasrah,


Astaga, wanita ini.fikir Zhang Fei Hung


"Hem,apa yang mulia Kaisar masih ada hal lain yang ingin dibicarakan?."


"Apa kamu mengusirku sekarang?."


"Bukan begitu,aku masih ada urusan diluar dan ini sudah sangat siang jadi aku tidak ingin membuat mereka menunggu."


"Mereka siapa?."


"Apakah yang mulia seorang kaisar yang sangat ingin tahu segalanya, bukankah aku juga bisa memiliki urusan pribadiku sendiri."


Zhang Fei Hung langsung tertegun sejenak saat mendengar ucapan dari mulut Rui.


"Tapi,aku masih ingin mengobrol dengan kamu, Rui'er."


"Tapi aku tidak bisa,aku harus menemui mereka sekarang,aku wanita yang sangat sibuk yang mulia Kaisar, tolong mengertilah."ucap Rui sambil ingin meninggalkan kaisar Zhang Fei Hung dengan sangat terburu-buru.


Sementara Kaisar Zhang Fei Hung seperti tidak punya tenaga untuk melawan Rui, kaisar kejam itu tampak tidak berdaya didepan Rui,dia lebih memilih mengikutinya sampai mereka berdua sampai dihalaman depan rumah.


"Aku ikut."ucap Zhang Fei Hung


"Yang mulia Kaisar,maaf bukannya aku tidak mau mengajak anda tapi, pakaian yang sedang yang mulia pakai sekarang mungkin akan membuat mereka merasa tidak nyaman."ucap Rui sambil ingin menaiki kereta kudanya.


"Baiklah,aku akan pulang keistana untuk berganti baju tapi kemana kamu akan pergi?."


Rui ingin sekali membohongi kaisar Zhang Fei Hung tapi orang yang sedang dihadapinya kali ini sangat memiliki sifat yang seperti seorang psikopat,jadi Rui memilih untuk jujur saja.


"Aku akan pergi ke perbatasan antara kekaisaran Zhang dengan kekaisaran yan, yang mulia."


"Baiklah,nanti aku akan menyusul kamu disana,."ucap kaisar Zhang Fei Hung yang seketika menghilang dari pandangan Rui


Rui pun hanya diam sambil berfikir disamping kereta kudanya.


"Nona muda?."ucap Li


"Aku akan berpamitan dulu dengan ayahanda dan ibunda."ucap Rui sambil melangkah menuju kedalam rumah untuk bertemu dengan orang tuanya.


___________________________


bersambung


(^∆^)

__ADS_1


__ADS_2