SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX

SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX
pertemuan antara kekaisaran


__ADS_3

"Lain kali Rui tidak mau makan bareng sama yang mulia kaisar,huh."ucap Rui masih dengan wajah ngambeknya.


Hah,kalau begitu, Nanti aku tidak akan bisa menikmati makanan enak seperti ini lagi dimasa depan.fikir Zhang Fei Hung.


"Rui'er, istri ku, sayang, baiklah nanti kaisar ini akan membawakan banyak sekali daging rusa muda untuk Rui'er,ya, bagaimana,tapi tolong tarik kembali ucapan Rui'er tadi, kaisar ini tidak akan sanggup kalau tidak makan bersama kamu sayang ku."ucap Zhang Fei Hung mencoba membujuk sang istri


"Baiklah tapi yang mulia Kaisar harus patuh."


"Iya, sayang,iya, apapun akan kaisar ini lakukan,jadi jangan marah lagi."ucap kaisar Zhang Fei Hung dengan senyuman manisnya.


Hari ini,hari terakhir Rui dan kaisar Zhang Fei Hung menginap dikediaman orang tuanya.


Saat hari menjelang malam, kaisar Zhang Fei Hung membantu sang istri untuk naik keatas kereta kuda, setelah Rui masuk, kini giliran Zhang Fei Hung yang masuk kedalam kereta kuda, jingguo dan Mey mereka tersenyum senang.


"Ayahanda dan ibunda tercinta, jangan lupa untuk menengok Rui di istana ya."ucap Rui dari dalam kereta kudanya.


"Iya sayang ku,."ucap jingguo dengan Mey serempak


Lalu kereta kuda pun langsung bergegas jalan kearah istana kekaisaran Zhang.


Didalam kereta kuda yang sedang berjalan, kaisar Zhang Fei Hung memeluk erat tubuh Rui,membuat Rui mengarahkan pandangannya keatas dengan mata yang sudah sangat ingin tertutup.


Zhang Fei Hung langsung tersenyum lebar sambil menciumi wajah cantik Rui.


"Tidur lah sayang,."


Rui hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju,


Tak terasa waktu sudah berlalu malam semakin larut,mereka tiba dan kereta kuda langsung bergegas menuju kearah kediaman pribadi milik Rui.


Sesampainya disana, kaisar Zhang Fei Hung langsung menggendong tubuh Rui erat-erat untuk dibawa masuk kedalam kamar, dan membaringkannya diatas tempat tidur.


Kaisar Zhang Fei Hung meminta yu untuk menyiapkan pakaian Rui dan air .


Yu pun langsung bergegas pergi untuk mengambil semua yang kaisar Zhang Fei Hung katakan lalu kembali kedalam kamar.


"Yang mulia,ini semua yang anda minta."

__ADS_1


"Tinggal kan saja disana dan pergi lah."


"Baik, yang mulia."


Yu tadinya ingin protes supaya dia saja yang melakukannya tapi ,Rui sudah berpesan agar tidak menyinggung perasaan kaisar Zhang Fei Hung,yu pun tidak jadi mengeluarkan suaranya itu.


Keesokan harinya, Rui terbangun dan melihat kalau pakaiannya sudah berganti,


Hem,ini pasti perbuatan kaisar.fikir Rui


Tak lama kemudian,yu pun masuk kedalam kamar.


"Nyonya sudah bangun."ucap yu sambil membawa beberapa pakaian dan sekotak perhiasan.


Rui pun menatap kearah orang yang memanggilnya sambil tersenyum kecil.


"Yu,kamu sudah pulang?,kapan."


"Kemarin nyonya,tapi nyonya tidak ada,Li bilang kalau nyonya pergi kerumah tuan jingguo dan nyonya Mey,lalu yu juga sangat terkejut melihat dua orang pelayan wanita lainnya selama yu pergi."ucap yu sambil melangkah kearah meja untuk menaruh barang yang dia bawa


"Ah,mereka adalah su dan xio , ceritanya panjang, tanyakan saja kepada Li nanti,Apa itu yang kamu bawa?."


"Ya, sekarang aku ingat,apa air untuk mandiku sudah siap yu."


"Tentu saja nyonya."


"Hem,bagus."ucap Rui sambil turun dari atas ranjangnya dan berjalan kearah pemandian.


Didalam pemandian,Rui melihat disekujur tubuhnya banyak bekas tanda yang ditinggalkan oleh kaisar Zhang Fei Hung, suaminya itu benar-benar seorang yang sangat mesum.


Tapi Rui tidak terlalu mempermasalahkannya,saat sedang berendam, kalajengking dewa kecil memberikan informasi mengenai selir peiyu, dia mengingatkan agar Rui berhati-hati.


"Rubah betina itu sudah mendapatkan pion baru sepertinya,Hem."ucap Rui sambil tersenyum kecil


Sedangkan ditempat lain disebuah ruangan aula pertemuan, setiap pemimpin kekaisaran sudah berada disana, ada kekaisaran Yan,Tang,Ming dan Qing.


Kaisar Zhang Fei Hung pun sudah berada didalam ruangan itu tapi sekarang dia sedang duduk dengan perasaan tidak tenang,dimana istrinya itu.

__ADS_1


"Kaisar Zhang Fei Hung,kenapa anda menyambut kedatangan kami hanya seorang diri,dimana permaisuri kekaisaran Zhang?."ucap kaisar Yan, yang ditemani dengan pangeran Yan su


"Sepertinya istriku masih membutuhkan waktu untuk bersiap,dan untuk permaisuri kekaisaran Zhang,dia sedang melaksanakan pekerjaan suci disebuah kuil milik kekaisaran Zhang."ucap Zhang Fei Hung dengan senyuman terpaksa


"Kalau bukan permaisuri, berarti salah satu selir kaisar Zhang yang akan menggantinya, aku sangat penasaran wanita seperti apa yang sudah menjadi selir seorang kaisar dari kekaisaran Zhang ini."ucap kaisar Tang yang ditemani oleh permaisuri dan putra mahkota kekaisaran Tang


Saat Zhang Fei Hung baru ingin berucap, Kasim didepan pintu masuk meneriaki kedatangan Rui.


"Yang mulia selir Jierui telah tiba,,,,,."ucap sang Kasim dengan suara lantang


Semua orang yang berada didalam ruangan pun sangat terkejut,nama itu, tidak mungkin.


"Selir Jierui,apa aku tidak salah dengar ayah,."ucap putra mahkota kerajaan Tang


"Ayah juga berharap agar Kasim itu salah bicara nak."ucap kaisar Tang,


Kaisar Zhang Fei Hung hanya tersenyum sinis, istri tercintanya masih memiliki banyak penggemar, Zhang Fei Hung pun langsung berdiri dari duduknya dan menatap lurus kedepan untuk melihat Rui yang berjalan semakin dekat kearahnya,dengan balutan baju putih mutiara dengan sulaman benang emas.


Rambut putih dan panjang yang dibiarkan terurai,dengan hiasan kepala yang tidak terlalu berlebihan menambah kecantikan Rui,semua orang menatap kagum kecuali kaisar Qing yang menatap sangat terkejut melihat Rui.


Sesampainya Rui didepan kaisar Zhang Fei Hung,dia pun langsung memberikan hormat.


"Salam yang mulia Kaisar."ucap Rui dengan nada suara lembut


"Kemarilah istriku, Rui'er."ucap Zhang Fei Hung yang langsung mengulurkan tangannya kearah Rui,


Rui pun langsung mengambil uluran tangan itu lalu mengikuti kaisar Zhang Fei Hung untuk duduk, pangeran Yan su yang melihat hal itupun hanya bisa mengepalkan tangannya.


Rui'er,dia lebih pantas menjadi seorang permaisuri kekaisaran Yan dari pada hanya menjadi selir rendahan disini.fikir pangeran Yan su


Kaisar Zhang Fei Hung yang sangat mengerti dengan tatapan mata kaisar lain yang seakan cemburu dengan dirinya.


"Selir Jierui,atau biasa yang aku panggil Rui'er ini, adalah wanita yang akan menemani kaisar ini,bukan begitu sayang,." Ucap Zhang Fei Hung sambil mencium punggung tangan Rui.


"Tentu saja yang mulia Kaisar,ah,maaf kalau selir ini sangat tidak sopan kepada yang mulia Kaisar yang lain jadi,salam hormat saya kepada seluruh kaisar yang ada didalam ruangan ini,dan terimakasih sudah mau datang."ucap Rui dengan nada suara lembut


___________________

__ADS_1


bersambung


(^∆^)


__ADS_2