SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX

SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX
surat cinta


__ADS_3

Sedangkan ditempat lain kaisar Zhang Fei Hung sudah sangat siap dikediaman naga.


"Kasim go."


"Ya yang mulia Kaisar."


"Apa ayah selir peiyu sudah datang?."


"Sudah yang mulia Kaisar,dia malah terlihat sangat antusias sekali."


"Hem, bagus-bagus."ucap kaisar Zhang Fei Hung sambil menganggukkan kepalanya


Setelah selesai, kaisar Zhang Fei Hung pun langsung bergegas pergi menuju aula pertemuan untuk menjadi hakim dalam kasus pelukis hebat.


Sesampainya kaisar Zhang Fei Hung didalam ruangan aula, seluruh orang yang sudah berada didalam ruangan pun langsung bergegas memberikan hormat kepadanya.


Kaisar Zhang Fei Hung duduk dibangku kebesarannya, lalu mengintruksikan dengan tangan terbuka agar sidang ini segera dimulai.


Lalu seorang Kasim maju untuk membacakan dakwaan terdahulu saat pelukis itu dimasukkan kedalam penjara.


"Sidang keadilan untuk pelukis hebat yang pernah dihukum mati akibat telah lalai dalam melakukan tugas yang diberikan oleh yang mulia Kaisar Zhang Fei Hung, kini pelukis hebat telah meminta untuk melakukan penyelidikan ulang dalam kasusnya,dengan begitu,pengadilan ini memanggil yang mulia selir Jierui untuk membela terdakwa dalam kasus ini."ucap Kasim


Setelah itu , suasana didalam ruangan yang tadinya sepi, sekarang sudah menjadi sangat ribut,mereka tidak menyangka kalau detektif hebat yang dibicarakan itu adalah selir Rui.


Saat namanya dipanggil,Rui langsung masuk kedalam aula ,lalu langsung memberikan hormat kepada yang mulia Kaisar.


"Salam hormat yang mulia Kaisar ,"ucap Rui sambil memberikan hormat kepada Zhang Fei Hung


"Rui'er, tolong kamu jelaskan alasan dari sidang yang terjadi hari ini."


"Baiklah yang mulia Kaisar, pertama memang benar kesalahan sang pelukis itu adalah memberikan jenis pewarna yang berbeda saat ingin melukis potret yang mulia Kaisar,tapi itu semua karena bukan kelalaian ataupun kesengajaan,tapi dia tidak tahu harus bagaimana,dia hanya orang luar kekaisaran ini, sekarang aku meminta pelukis hebat itu masuk kedalam aula persidangan ini."ucap Rui sambil melihat kearah pintu masuk.

__ADS_1


Saat ini terlihatlah Li pengawal pribadi milik Rui sedang berjalan bersama dengan seorang wanita,semua orang yang berada didalam ruangan pun sangat terkejut, bagaimana tidak,pelukis yang dipanggil, tapi malah yang datang hanya Li dan seorang wanita muda.


"Salam yang mulia Kaisar."ucap mereka berdua dengan serempak


"Salam diterima, lanjutkan Rui'er."ucap Zhang Fei Hung dengan senyuman manisnya,karena sekarang dia tahu kenapa Rui sangat berani menyembunyikan pelukis itu didalam kediamannya.


"Terimakasih , yang mulia Kaisar, seperti yang semua orang didalam ruangan ini lihat kalau sang pelukis hebat ini sebenarnya adalah seorang wanita,jadi,,,."


Salah satu menteri maju, memotong ucapan dari Rui.


"Penipuan,ini tidak mungkin,pelukis itu adalah seorang pria,itu pasti."


Kaisar Zhang Fei Hung sudah ingin berkomentar tapi ditahan oleh Huang yang masih berada didalam cincin ruang miliknya, karena Huang menyarankan agar tuannya itu bersabar supaya semua orang yang berada didalam ruangan ini tidak salah paham saat kaisar Zhang Fei Hung ingin membela sang istri tercintanya itu.


Akhirnya Zhang Fei Hung langsung kembali diam dan menyerahkan semuanya kepada Rui, kaisar Zhang Fei Hung sangat percaya kalau wanita kecilnya ini tidak akan mudah kalah.


Kini Rui sedang menatap kearah menteri itu yang ternyata adalah ayah dari selir peiyu.


"Apa buktinya kalau pelukis itu benar-benar seorang perempuan, Rui'er?."


"Aku bisa memanggil ibu suri agung sebagai saksi dalam hal ini."ucap Rui dengan senyuman


Saat nama ibu suri agung disebut , tidak ada yang berani berkomentar.


Para menteri seketika tertunduk takut, dikekaisaran Zhang ini,ibu suri agung terkenal dengan wanita yang sempurna, dari mulai penampilan,sampai hal kecil ibu suri agung tidak menerima kesalahan dan sekarang ayah dari selir peiyu ingin menentang kesaksian ibu suri agung.


Sangat berani,


Kembali saat Rui sedang bertemu dengan pelukis hebat dipenjara,saat itu seekor kalajengking dewa kecil keluar dari bawah pakaian Rui ,lalu kalajengking dewa kecil itu bersembunyi didalam sel.


Tak lama Rui pergi, kalajengking dewa kecil pergi berkeliling penjara,lalu dia mendengar dari seorang pria, kalau pelukis hebat akan dibawa pergi,entah siapa kalajengking dewa kecil tidak tahu,tapi dia langsung mengirimkan informasi melalui telepati kepada Rui.

__ADS_1


Rui dengan cepat meminta Li untuk membawa pergi pelukis itu ketempat ibu suri agung ,Rui berfikir kalau hanya dikediaman pribadi milik ibu suri agung lah tempat yang paling aman didalam diistana ini.


Rui juga meminta ibu suri agung langsung yang memeriksa sendiri keseluruhan dari pelukis hebat itu,karena dari penglihatan mata Rui,dia sempat terkejut saat pertama kali melihat sang pelukis,Rui yang sangat mengenali tubuh manusia sebagai seorang tabib,


Rui sangat mudah mengenali kalau sang pelukis itu seorang wanita,Rui bahkan sempat ragu tapi dia langsung memeriksa denyut nadi pergelangan tangan sang pelukis,saat itu dia baru menyimpulkan kalau sang pelukis adalah seorang wanita.


Tapi Rui sangat tenang pada saat itu dan itu sebabnya,Rui menginginkan orang yang bisa membantunya untuk membuktikan bahwa pelukis itu seorang wanita.


Saat Li sudah membawa pelukis itu kekediaman pribadi milik ibu suri agung, Li menceritakan semuanya,ibu suri agung pun memenuhi keinginan Rui untuk menjadi saksi kalau pelukis itu adalah seorang wanita.


Ibu suri agung meminta para pelayannya untuk membersihkan sang pelukis ,lalu membawanya kesebuah ruangan,saat semuanya sudah selesai,ibu suri agung mendapatkan informasi dari pelayannya kalau sang pelukis memang benar-benar seorang wanita.


Ibu suri agung langsung memasuki ruangan itu dan melihatnya dengan mata kepala sendiri kalau sang pelukis memang seorang wanita, pelukis hebat itu menyamar sebagai seorang pria karena dia sedang menyamar dan lari dari desa tempat tinggalnya di kekaisaran Tang.


Lalu setelah keadaan mulai stabil,Rui membawa pelukis itu kekediamannya.


Sekarang kembali keaula pertemuan,Rui masih menatap dengan tajam kearah ayah dari selir peiyu,


"Jadi, bagaimana?,."ucap Rui dengan wajah tegas


"Kenapa bisa ibu suri menjadi saksi kalau pelukis hebat itu adalah seorang wanita?." Ucap ayah selir peiyu


"Kenapa kamu tidak bertanya langsung dengan putri mu sendiri tuan menteri, bukankah putri mu itu pernah menyukai pelukis hebat ini?."ucap Rui dengan nada provokasi


"Omong kosong,putriku yang mulia selir peiyu hanya mencintai yang mulia Kaisar, suaminya."ucap ayah dari selir peiyu


"Hem, baiklah,mungkin kamu tidak akan percaya dengan ucapan dari mulut ku ini, tapi kalau tulisan tangan selir peiyu diatas sebuah kertas dengan dibubuhkan tanda dari selir peiyu,apa yang akan kamu katakan."ucap Rui sambil membawakan beberapa lembar surat cinta dari selir peiyu untuk sang pelukis,dan surat itu langsung diberikan Rui ke kaisar Zhang Fei Hung.


_________________________


bersambung

__ADS_1


(^∆^)


__ADS_2