
Kaisar Zhang Fei Hung langsung pergi menuju kediaman sang nenek,ibu suri agung sedang berdiri didepan jendela kamar pribadinya.
Kaisar Zhang Fei Hung pun langsung bergegas masuk,tapi langsung dihadang oleh beberapa pelayan milik sang nenek.
Para dayang milik ibu suri agung pun berkata kalau ibu suri agung sedang berpuasa bicara kepada orang lain selama satu bulan.
Kaisar Zhang Fei Hung pun langsung berwajah murung, dia tahu kalau sang nenek pasti sudah mengetahuinya, mengetahui kalau Rui telah meninggalkan istana kekaisaran Zhang.
Berpuasa bicara hanya akal-akalan ibu suri agung saja untuk menghindari kontak dengan kaisar Zhang Fei Hung,kini kaisar Zhang Fei Hung ingin pergi kerumah mertuanya.
Disana kaisar Zhang Fei Hung langsung disambut dengan hangat oleh jingguo dan Mey,saat mereka sedang berbincang-bincang, jingguo bertanya tentang Rui tapi kaisar Zhang Fei Hung langsung menceritakan semuanya.
Kronologi yang menyebabkan Rui pergi dari istana, kaisar Zhang Fei Hung tidak tahu kalau jingguo dan Mey bisa bertelepati dengan Rui lewat cincin ruang milik mereka.
"Hung'er, sebaiknya kamu kembali keistana, ayahanda dan ibunda tidak bisa ikut campur dalam masalah ini."ucap jingguo dengan wajah bingungnya
"Iya, ayahanda,maaf kalau Hung sudah sangat merepotkan ayahanda dan ibunda, Hung tidak akan pulang keistana, Hung masih ingin mencari Rui'er."ucap kaisar Zhang Fei Hung dengan wajah murung dan sendu.
Sedangkan ditempat lain, Rui,yu dan Li masih melesat cepat dengan ilmu peringan tubuh melompat dari satu tempat ke tempat lain, dari satu pohon ke pohon yang lain.
Yu dan Li tidak berani bicara banyak, mereka hanya mengikuti sang majikan kemanapun Rui pergi, sudah tiga hari mereka bertiga masih tetap melanjutkan perjalanan,karena yu sudah kelelahan, Li meminta yu untuk masuk kedalam cincin ruang miliknya.
Yu pun menyetujuinya dengan cepat karena yu tidak mau memperlambat perjalanan Rui menuju kekaisaran Qing yang sangat jauh, menurut perkiraan Rui,kalau kecepatannya masih stabil seperti ini,mungkin akan sampai di kekaisaran Qing,esok hari.
Sedangkan ditempat lain, diistana kediaman selir peiyu setiap harinya dia berpesta dengan Selir peiyu.
"Haha,bagus sekali adik, tidak aku sangka kamu sangat berbakat."ucap selir Fengying dengan senyuman manisnya
"Ah, kakak jangan terlalu memuji adik, itu membuat adik menjadi malu."ucap selir peiyu sambil menutup mulutnya
__ADS_1
Lalu Selir Fengying pun mengeluarkan sebuah kotak dari dalam cincin ruang miliknya,
"Ini kakak bawakan sedikit hadiah untuk adik peiyu."ucap selir Fengying sambil menyodorkan kotak yang dia bawa yang ternyata berisi banyak sekali perhiasan
"Ah, terima kasih kakak,semua ini sangat indah."
Sedangkan ditempat lain,masih didalam istana kekaisaran Zhang, kaisar Zhang Fei Hung sedang merana,tapi kaisar Zhang Fei Hung tetap menjalankan tugasnya sebagai seorang kaisar.
Kaisar Zhang Fei Hung setiap malamnya selalu pergi menuju kediaman cinta sejati milik Rui, setiap disana kaisar Zhang Fei Hung tampak seperti sekilas melihat Rui sedang berhias,berkebun dan lainnya.
Rui'er,dimana kamu sayangku.fikir kaisar Zhang Fei Hung
Sedangkan ditempat lain, dikediaman milik pangeran Zhang Xin dalam keadaan panas.
Pangeran Zhang Xin ingin pergi mencari Rui tapi dihadang oleh sang istri,membuat Zhang Xin marah dan memukul mundur sang istri untuk tidak menghalanginya.
Zhang Xin pergi, sedangkan sang istri meratapi kepergian sang suami yang lebih memilih untuk mencari wanita lain yang bahkan wanita itu sudah menjadi kakak iparnya.
Ibu suri agung dengan diam meminta pengawal bayangan miliknya untuk menyelidiki siapa yang sudah mengirim surat kepada kaisar Zhang Fei Hung, dia sudah sangat geram.
Awas saja, siapapun orangnya,akan aku pastikan kalau dia tidak akan lolos dari hukuman mati.fikir ibu suri agung
Sedangkan ditempat lain Rui sudah berada dikekaisaran Qing,mereka berhasil mengejar rombongan kaisar dari kekaisaran Qing itu dan pergi kesebuah desa yang tidak jauh dari ibukota kekaisaran Qing.
"Li, cari rumah warga yang bisa kita sewa untuk beristirahat selama dikekaisaran Qing ini."ucap Rui sambil melihat pemandangan desa itu lalu dia mengeluarkan alat melukisnya untuk menunggu sampai Li menemukan rumah sewaan.
Li pun pergi lumayan lama dan saat sudah menemukan apa yang dia cari,Li pun langsung mengeluarkan yu dari dalam cincin ruang miliknya untuk mengecek seluruh isi ruangan rumah itu,Li pun pergi untuk menjemput Rui.
Saat Li telah sampai,Rui juga sudah selesai membuat sebuah lukisan yang sangat cantik,
__ADS_1
"Nyonya,."
"Baiklah, tunggu sebentar lagi,Li kalau suatu hari Kaisar Zhang Fei Hung menemukan aku, pergilah yang jauh dengan yu, jangan sampai ketahuan oleh kaisar." Ucap Rui sambil membereskan peralatan melukisnya
"Baik, nyonya."
Mereka pun bergegas pergi menuju rumah sewaan itu dan disana sudah ada yu yang sedang menyiapkan teh dan camilan sehat untuk Rui.
"Kalian istirahat lah, biarkan aku sendiri."ucap Rui dengan nada suara lembut
Li dan yu pun langsung bergegas undur diri dari sana, setelah itu Rui mengeluarkan sebuah seruling miliknya dan memainkan seruling itu dengan nada lembut,Rui ingin menenangkan suasana hati nya yang sedang gusar tentang siapa dia sebenarnya.
Alunan merdu seruling Rui sampai terbawa angin sepoi-sepoi keseluruh desa,dan itu sangat membuat gempar penduduk desa itu, tapi mereka tidak bisa menemukan asal dari suara seruling tersebut.
Keesokan harinya Rui bersiap pergi tanpa ditemani oleh Li ataupun yu,Rui menyelinap keluar dari dalam kamar, Rui pergi menuju kearah ibukota kekaisaran Qing dan pergi menuju istana kekaisaran Qing.
Sesampainya Rui diistana kekaisaran Qing itu, Rui langsung memeriksa setiap sudut ruangan dari atas atap,lalu Rui melihat ayah dari putra mahkota Qing Wei sedang meminta beberapa penjaga untuk menggali sebuah kuburan kerajaan.
Itu adalah makam kaisar Qing terdahulu, kini Rui sangat mengerti apa yang akan dilakukan oleh kaisar yang bernama kaisar Qing Jun,Rui sebelumnya mendapat informasi dari kalajengking dewa kecil yang ikut dengan putra mahkota Qing Wei.
Bahwa kaisar Qing Jun ingin memastikan sesuatu tentang Jierui.
Rui yang merasa penasaran pun mengikuti semua permainan kaisar Qing Jun, sampai seorang gadis kecil menubruknya dan diam-diam mengambil darahnya.
Ya , orang bertopeng putih yang ada didalam gang itu adalah kaisar Qing Jun.
Rui melakukan ini semua karena Rui tidak mau diganggu oleh kaisar Zhang Fei Hung dalam menyelidiki kasus ini,karena Rui berfikir kalau hal ini sangat pribadi untuk dirinya.
________________
__ADS_1
bersambung
(^∆^)