
Saat sudah berada didalam ruangan.
"Kamu sudah mau berangkat Rui'er?."ucap sang ayah
"Iya , ayahanda tapi Hem, ayahanda apakah memiliki beberapa nasihat untuk aku?."
"Tentang apa, sayang."ucap jingguo dengan menatap kearah putrinya itu, sedangkan Mey hanya mendengarkan percakapan mereka.
"Apa nasihat dari ayah untuk aku,cara untuk menjauhi yang mulia Kaisar?."
Saat mendengar ucapan dari mulut sang putri,kedua orang tuanya hanya saling pandang,mereka pun tidak tahu harus bagaimana.
"Itu semua hanya kamu yang tahu , Rui'er, ayahanda dan ibunda tidak bisa berkata apa-apa."
"Hem, baiklah kalau begitu, Rui pamit mau mengajar anak-anak yang berada diperbatasan dulu ,ayahanda dan ibunda tercinta."
"Baiklah, hati-hati dijalan ya sayang."
Rui hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti lalu keluar dari rumahnya dan menaiki kereta kuda yang dikemudikan oleh Li, sedangkan yu ditinggal dirumah saja.
Sedangkan ditempat lain Kaisar Zhang Fei Hung sudah sampai diistana kekaisaran Zhang,dia langsung bergegas pergi menuju ruangan pribadi miliknya yaitu kediaman naga.
Dia meminta pelayan untuk mencarikan baju yang pas untuk dirinya yang tidak terlalu mencolok dengan identitas aslinya,lalu dia mengingat baju yang dipakai Rui tadi,dia ingin warna yang senada dengan yang Rui pakai.
Saat sedang melihat cermin dengan tampilan barunya, kaisar Zhang Fei Hung sangat senang sampai tersenyum lebar.
"Wah, sepertinya ada yang sedang jatuh cinta."ucap naga hijau legendaris yang menjadi hewan kontraknya dengan menggunakan telepati.
"Berisik sekali."
"Sudah lima belas tahun aku ikut dengan kamu tapi baru kali ini aku melihat ekspresi wajah yang menjijikan itu."ucap sang naga dengan sedikit tertawa
"Ais, sialan kamu,aku melakukan ini untuk mendekati Rui'er."ucap kaisar Zhang Fei Hung sambil tersenyum senang menatap kearah cermin.
"Ah,tapi dia tidak menyukaimu bukan, jadi menyerah saja."
Wajah Zhang Fei Hung langsung berubah menjadi gelap,
"Jadi kamu benar-benar ingin aku hukum rupanya, Hem."
"Ah, baiklah aku akan diam,tapi sepertinya ucapan Zhang Xin waktu itu ada benarnya juga, wanita itu sulit ditaklukan."
__ADS_1
"Hem,itu akan lebih menarik,bukan begitu?."
Kaisar Zhang Fei Hung langsung bergegas pergi keluar istana untuk menyusul Rui diperbatasan.
Sedangkan ditempat lain Rui masih dalam perjalanan dengan kereta kudanya, Rui masih membuat materi tentang apa yang akan dia ajarkan hari ini,
Rui membuka sebuah sekolah khusus untuk rakyat yang kurang mampu,dia ingin setiap orang memiliki kesempatan untuk sekolah, setidaknya mereka bisa membaca dan menulis ,itu sudah sangat bagus.
"Nona muda."
"Ya, Li ada apa?."
"Apa tidak masalah kalau yang mulia Kaisar mengikuti nona."
"Kita hanya cukup untuk tidak terlalu dekat dengannya saja,dan untuk kamu,aku peringatan untuk tidak melakukan interaksi apapun dengan kaisar menyebalkan itu, Ais."
"Baik nona muda."
Tak berselang lama,Rui merasakan aura gelap itu lagi,saat dia ingin mengalihkan pandangannya kearah sebelah.
Aaaaaaaa,,,,,
Saat Li ingin mendekati kereta kuda.
"Li ,jalankan kembali keretanya."ucap Rui dari dalam kereta kuda.
Li yang mendengar ucapan dari dalam kereta kuda pun langsung kembali ke tempatnya semula, sedangkan didalam kereta kuda,Rui sedang menenangkan degup jantungnya yang berdetak kencang karena terlalu terkejut dengan kedatangan kaisar Zhang Fei Hung.
"Astaga, yang mulia,kamu mengagetkan aku saja,untung aku tidak memiliki riwayat penyakit jantung."ucap Rui sambil memegang bagian jantungnya
Sial,kaisar ini,aura miliknya bahkan tidak bisa dideteksi tadi,sejak kapan dia sudah berada disampingku ini,apa jangan-jangan dia sudah mendengar apa yang sudah aku ucapkan dengan Li tadi,Ais, benar-benar kaisar yang merepotkan .fikir Rui.
"Maaf sudah membuat kamu terkejut, aku tidak bermaksud untuk muncul seperti ini, aku tidak akan mengulanginya lagi dimasa depan."ucap kaisar Zhang Fei Hung dengan nada suara lembut kepada Rui
"Ah, baiklah, tapi tidak sepantasnya kita berada disatu kereta seperti ini yang mulia Kaisar, nanti akan bisa menimbulkan rumor yang tidak bagus tentang kita,jadi,,,hem, nanti saat sudah sampai disana,bisa kan , yang mulia turun tanpa terlihat oleh orang lain."ucap Rui dengan senyuman manisnya
"Tidak bisa."
"Hah,kenapa?,tadi saja bukankah yang mulia Kaisar bisa naik kesini tanpa ketahuan oleh aku?."ucap Rui sambil cemberut dengan memajukan bibirnya membuat kaisar Zhang Fei Hung ingin sekali menggigit bibir itu.
Kaisar Zhang Fei Hung langsung mendekatkan wajahnya kearah Rui, sedangkan Rui langsung mendorong tubuh kaisar Zhang Fei Hung dengan wajah yang berubah marah.
__ADS_1
"Yang mulia Kaisar sangat tidak sopan."
Sedangkan kaisar Zhang Fei Hung hanya diam saja saat dia ditolak oleh Rui,dia sama sekali belum pernah diperlakukan seperti ini oleh seorang perempuan.
"Maaf, Rui'er."
"Nanti saat sudah sampai, jangan menganggu kegiatan aku dan jangan dekat-dekat,aku tidak mau kejadian tadi terulang lagi dimasa depan,."ucap Rui dengan wajah marahnya,baru kali ini ada pria yang terang-terangan sudah bersikap tidak sopan kepadanya.
Kaisar Zhang Fei Hung merutuki sikap tidak sopannya itu didalam fikirannya.
Ais,bodoh,fikir kaisar Zhang Fei Hung
"Memang kamu sudah menjadi bodoh saat menyukai wanita ini."ucap naga hijau legendaris
"Ais, diam kamu."
Setelah sudah lama diperjalanan akhirnya mereka tiba diperbatasan, Rui segera turun dan tidak memperdulikan kaisar Zhang Fei Hung, Rui sudah sangat dibuat kesal olehnya.
Rui bergegas pergi menuju sebuah bangunan sederhana, dari jauh dia sudah bisa melihat anak-anak kecil yang menjadi muridnya disana.
"Selamat siang,maaf kakak datang terlambat kesini,."
"Maaf ya ,kak Lan."
"Iya tidak apa Rui,ayo kita langsung mulai saja."ucap kak Lan ,teman Rui yang tinggal didesa dekat dengan perbatasan.
Rui dan Lan langsung memulai pengajaran mereka, murid disini lumayan banyak ada sekitar dua puluh lima anak yang kebanyakan memiliki orang tua yang bekerja serabutan dan tidak bisa membiayai sekolah anak mereka.
Kaisar Zhang Fei Hung pun sangat memperhatikan kegiatan belajar itu dari jauh sambil ditemani tiga batu kecil ditangannya, dari dulu sampai sekarang sekolah adalah musuh terbesarnya.
Kaisar Zhang Fei Hung sengaja menekan aura miliknya karena dia ingin tahu,apa disetiap Rui berada ,apa akan ada pria seperti dirinya yang juga menyukai Rui.
Tak lama kaisar Zhang Fei Hung merasakan aura seseorang dari arah pohon besar yang tidak jauh dari tempat itu,dia sangat penasaran,apa orang itu juga tertarik dengan wanitanya atau hal lain.
Kaisar Zhang Fei Hung langsung menghilang dari tempatnya duduk tadi ,Rui mengetahui tentang hal itu tapi dia tidak mau perduli.
____________________________
bersambung
(^∆^)
__ADS_1