
Jierui tampak masih mencari keberadaan kaisar Shang Bowen,saat sudah terkonfirmasi kalau dia sudah benar-benar pergi, Jierui bisa bernafas lega.
Saat itulah kaisar Zhang Fei Hung dan kaisar Qing Jun keluar dari persembunyiannya,mereka melangkah mendekati Jierui dengan perasaan lega karena tidak terjadi apa-apa kepadanya.
Karena Jierui yang menginginkan mereka untuk bersembunyi,
"Rui'er,kamu tidak terluka,kan?."ucap kaisar Zhang Fei Hung dengan wajah khawatir , begitu pula dengan kaisar Qing Jun.
Jierui hanya tersenyum kecil melihat tingkah laku kedua pria yang berbeda generasi ini.
"Aku baik-baik saja."
"Syukurlah Rui'er tidak apa-apa, ayahanda kira akan terjadi sesuatu, kaisar Shang Bowen sudah sangat lancang, ayahanda akan membuat perhitungan dengannya."ucap kaisar Qing Jun dengan wajah gelap
"Tidak perlu,ini urusan pribadi, kaisar Qing Jun tidak perlu ikut campur."ucap Jierui sambil meninggalkan kedua kaisar itu.
Mendengar ucapan dari mulut Jierui, hati kaisar Qing Jun langsung membeku,Hem dia terlihat murung sekarang, sedangkan kaisar Zhang Fei Hung menatap wajah sang mertua dengan tatapan rumit.
Sepertinya aku juga harus segera pergi, fikir Zhang Fei Hung
Tapi, sebelum kaisar Zhang Fei Hung dapat melangsungkan kakinya.
"Menantu,kamu mau kemana?."ucap kaisar Qing Jun dengan nada dingin
"Ah,ayah mertua, seharusnya sekarang aku mengikuti Rui'er dan menemaninya."ucap kaisar Zhang Fei Hung dengan wajah canggung
Sekarang tatapan mata tajam kaisar Qing Jun mengarah kepada kaisar Zhang Fei Hung.
"Kapan kamu mau membantu aku untuk mendekati Jierui, jangan coba-coba untuk membohongi mertuamu ini ya, Zhang Fei Hung."
Ah,sial,fikir Zhang Fei Hung
"Ah,ayah mertua bagaimana kalau aku pergi menemani Rui'er lalu aku akan menyanjung dirimu dihadapan Rui'er, bagaimana."
Kaisar Qing Jun pun langsung menggelengkan kepalanya tanda tidak setuju
"Tidak,malam ini temani aku minum arak dan bermain mahyong."
(-_-)sial,kalau bukan ayah kandung Jierui, mungkin aku sudah menghajarnya, fikir kaisar Zhang Fei Hung
Tadi sore,saat Jierui meminta mereka untuk bersembunyi dan melihat apa yang akan terjadi jika Jierui sedang sendirian,karena Jierui memiliki firasat bahwa kaisar Shang Bowen akan kembali untuk menemuinya malam ini.
Kaisar Zhang Fei Hung sempat menolak dengan tegas dan menyatakan kalau dia tidak perduli dengan kaisar Qing Jun, saat itu Jierui marah dan mengatakan akan meninggalkan dirinya kalau dia ikut membenci ayah kandungnya.
Karena bagaimana pun kaisar Qing Jun adalah ayah kandung Jierui dan yang boleh membencinya hanya dirinya seorang, mendengar ucapan dari mulut Jierui, kaisar Zhang Fei Hung langsung bergidik ngeri.
Dia pun menarik kata-katanya dan akan menjalin hubungan yang baik dengan kaisar Qing Jun.
__ADS_1
Dan sekarang Zhang Fei Hung menyesali semuanya.
Dia terjebak dalam lingkaran ayah kandung yang dibenci oleh anak kandungnya sendiri, dan dengan setia menjadi teman untuk kaisar Qing Jun berkeluh-kesah.
Kini mereka berdua sedang mabuk bersama.
"Kenapa, putriku masih belum bisa menerima kenyataan bahwa aku ini adalah ayah kandungnya."ucap kaisar Qing Jun yang sudah sangat mabuk.
"Iya, wanita itu kenapa masih belum mencintai kaisar ini dengan sepenuh hatinya,bahkan cintanya lebih banyak untuk Zhang Ziyi, kaisar ini tidak terima."
"Jadi, Jierui juga tidak mencintaimu itu benar?."
Kaisar Zhang Fei Hung langsung menganggukkan kepalanya tanda setuju.
"Itu benar ayah mertua,putrimu itu sangat sulit untuk ditaklukkan,aku bahkan tidak pernah mendengar Rui'er berkata kalau dia mencintaiku,aku hanya pernah mendengar Rui'er berkata seperti itu hanya kepada anak-anak saja,."
Kaisar Qing Jun tampak mengerti dengan perasaan yang dihadapi oleh kaisar Zhang Fei Hung,mereka seperti senasib.
"Sudahlah, yang terpenting Jierui tidak akan meninggalkan kamu, tidak seperti aku yang ditinggalkan oleh Xia'er."
Tak lama, mereka berdua pun tertidur pulas diruangan pertemuan.
Saat pagi menjelang tubuh kedua kaisar itu masing-masing sudah berada diatas tempat tidurnya masing-masing dan dikamar mereka sendiri.
Jierui sedang mendapatkan informasi dari kaisar Han Zen,kini Jierui sudah mengerti tentang hubungan antara selir Xianlun dengan kaisar Shang Bowen.
Jierui hanya berkata baiklah kepada kaisar Zen karena itu semua diluar jangkauannya itu masalah pribadi kaisar Zen sendiri.
"Hem,dimana aku."ucap kaisar Zhang Fei Hung yang sudah terbangun dari tidurnya.
Jierui yang sedang duduk sambil membaca gulungan kertas pun langsung menatap kearah kaisar Zhang Fei Hung.
"Sudah bangun, sepertinya yang mulia Kaisar tadi malam sangat senang bersama dengan kaisar Qing Jun sampai mabuk seperti itu,apa tidak malu kalau sampai dilihat oleh anak-anak?."ucap Jierui sambil berjalan mendekati Zhang Fei Hung
Zhang Fei Hung pun langsung membenarkan duduknya,dia bangun dan menyenderkan tubuhnya.
"Dimana anak-anak kita Rui'er."ucap Zhang Fei Hung sambil meraih tangan Jierui sampai tubuh Jierui jatuh kepangkuannya.
"Mereka ada dikamar sebelah."
"Hem."
"Yang mulia Kaisar,kita pulang hari ini."
Kaisar Zhang Fei Hung langsung memeluk tubuh Jierui.
"Aku sangat mencintaimu, Rui'er."
__ADS_1
"Aku juga,suami."ucap Jierui dengan nada suara lembut
Kaisar Zhang Fei Hung langsung tertegun sejenak lalu melepaskan pelukannya dan menatap wajah cantik Jierui.
"Apakah ini mimpi?."
Jierui hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya lalu berinisiatif untuk mencium bibir kaisar Zhang Fei Hung lebih dulu, kaisar Zhang Fei Hung juga terus meminta lebih saat sedang berciuman.
Jierui hanya pasrah saat baju yang membalut tubuhnya dilepas perlahan oleh kaisar Zhang Fei Hung.
Sebenarnya sebelum kedua kaisar itu benar-benar tertidur, Jierui menghembuskan keudara serbuk pengantar tidur diatas kepala kaisar Zhang Fei Hung dan kaisar Qing Jun.
Dia pun juga telah mendengar semuanya, lalu meminta Yuan dan Huang membawa mereka berdua kedalam kamar.
Sebenarnya Jierui telah lama meyakinkan hatinya kalau dia juga mencintai kaisar Zhang Fei Hung hanya saja rasa itu belum ingin dia keluarkan tapi saat melihat kejadian tadi malam dan mendengar ucapan dari mulut kaisar Zhang Fei Hung.
Jierui merasa sangat bahagia.
Jierui membantu kaisar Zhang Fei Hung melepas pakaiannya,
"Aku mencintaimu Rui'er."
"Aku juga suami."
"Sebut namaku sayang."
"Hung'er,ah."
Lidah mereka terus bergulat didalam mulut yang sedang menyatu itu, setelahnya Zhang Fei Hung menghisap leher dan buah pir milik Jierui.
"Sayang,kali ini kamu harus pelan dan perlahan."
"Kenapa, Rui'er?, bukankah kamu sangat menyukai kecepatan ku saat menumbuk?."
"Iya aku sangat menyukainya tapi sepertinya aku akan hamil lagi."
"Benarkah?."
"Ya,tapi belum pasti jadi lebih baik kita berjaga-jaga saja, sayang."
"Baiklah,demi adik baru untuk Zhang Ziyi dan Zhang Junda."ucap Zhang Fei Hung dengan wajah antusias
"Hem."
_________
bersambung
__ADS_1
(^∆^)