SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX

SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX
kue bulan beracun


__ADS_3

Kaisar Zhang Fei Hung merombak sistem kerja mereka dan tidak ada satupun menteri yang berani angkat bicara, walaupun mungkin hanya sekedar untuk bersin,mereka tidak berani.


Hari itu,ayah selir Fengying yang seorang menteri bertemu dengan sang anak dikediaman milik selir Fengying.


Ayahnya itu menginginkan selir Fengying untuk meracuni Rui lewat tangan kecil milik pangeran Zhang Ziyi,karena ayah selir Fengying sangat tahu tentang kedekatan Zhang Ziyi dengan selir Jierui.


Selir Fengying sedikit merasa ragu,biar bagaimana pun, Zhang Ziyi adalah anak kandungnya sendiri, kalau Zhang Ziyi ketahuan, putranya itu akan dihukum mati.


Ayah selir Fengying sama seperti kaisar Zhang Fei Hung, menganggap bahwa Zhang Ziyi hanya benalu dan dia tidak sungkan untuk memanfaatkan Zhang Ziyi untuk hal apapun,mereka menganggap hina pangeran Zhang Ziyi.


Saat ini dikediaman pribadi milik Rui, pangeran Zhang Ziyi datang dengan membawa sebuah kue bulan yang sudah berisi racun,saat pangeran Zhang Ziyi masih berada didalam kediaman sang ibunda, Selir Fengying melihat sang anak sedang berada didapur untuk meminta kue bulan yang baru matang.


Lalu saat pelayan itu lengah,selir Fengying memberikan racun yang dia dapat dari sang ayah kedalam kue bulan tersebut,tanpa disadari oleh Zhang Ziyi kalau kue itu beracun.


Kini Zhang Ziyi sangat senang saat pergi kearah kediaman milik Rui sambil membawa kue bulan yang berada didalam genggaman tangan mungilnya itu.


Saat didalam kediaman, dari jauh Zhang Ziyi melihat Rui sedang duduk didepan cermin riasnya,


"Ibunda,aku membawakan kue bulan ini untuk ibunda."ucap Zhang Ziyi dengan senyuman manisnya


"Benarkah Ziyi'er,Hem,."ucap Rui sambil menatap kearah kue bulan yang dibawa oleh Zhang Ziyi


"Silahkan,diambil ibunda."


Rui pun mengambil kue bulan itu lalu memakannya sampai habis,


"Hah, bagaimana ibunda,enak?."ucap Zhang Ziyi dengan senyuman manisnya


"Enak sekali Ziyi'er,."ucap Rui sambil membuang bukti tentang pangeran Zhang Ziyi yang membawakannya kue bulan .


Rui pun langsung bergegas membawa Zhang Ziyi masuk kedalam kamar rahasia miliknya,kamar yang sudah dimodifikasi oleh Rui sendiri sampai kaisar Zhang Fei Hung pun tidak mengetahuinya.

__ADS_1


"Ziyi'er tunggu diruangan ini , Ziyi'er harus patuh ,paham sayang."ucap Rui dengan nada suara lembut


Pangeran Zhang Ziyi terlihat sangat bingung, tapi dia hanya bisa patuh dengan apa yang dikatakan oleh Rui, pangeran Zhang Ziyi tidak mau dibilang anak yang tidak berbakti.


Jadi pangeran Zhang Ziyi hanya bisa menganggukan kepalanya saja.


Setelah itu Rui mulai berkonsentrasi untuk menetralisir racun yang sudah dia makan tadi, tapi sial kali ini,Rui sedikit memuntahkan darah segar dari mulutnya, dan saat itu pula kaisar Zhang Fei Hung datang disaat yang sangat tidak tepat.


Saat Rui memuntahkan darah, kaisar Zhang Fei Hung sudah membuka pintu kamar dan melihatnya dengan jelas, kaisar Zhang Fei Hung sangat terkejut dan langsung bergegas pergi mendekati sang istri.


"Rui'er, sayang,ada apa,yu."ucap kaisar Zhang Fei Hung sambil berteriak


"Iya yang mulia Kaisar."ucap yu sambil berlari masuk kedalam kamar,saat itu juga Rui memberikan tatapan mata kepada yu untuk diam.


"Panggil tabib Heng cepat."ucap kaisar Zhang Fei Hung dengan wajah bingungnya, kaisar Zhang Fei Hung sangat ketakutan saat ini melihat sang istri yang sedang hamil tua dalam kondisi seperti ini.


Yu pun langsung bergegas pergi,lalu Li datang dan langsung menatap kearah Rui yang mengisyaratkan bahwa tidak terjadi apa-apa dan Rui menginginkan Li untuk tidak membongkar keberadaan pangeran Zhang Ziyi, anggap saja kalau tidak ada satupun orang lain yang berada didalam kamar ini.


"Yang mulia Kaisar, tidak perlu seperti ini,aku baik-baik saja, tenanglah."ucap Rui sambil tersenyum kecil dan meraba wajah tampan Zhang Fei Hung


Tak lama tabib Heng datang dan mulai memeriksa kondisi tubuh Rui,tabib Heng mendiagnosis kalau Rui akan baik-baik saja begitu juga dengan kandungannya, dengan ramuan yang sudah dibuatkan tabib Heng, Rui pun langsung meminumnya.


Kaisar Zhang Fei Hung sedikit merasa tenang tapi wajahnya kini sudah berubah gelap, kaisar Zhang Fei Hung sangat tidak senang dengan kejadian ini.


"Tabib Heng,apa yang sudah terjadi."ucap Zhang Fei Hung dengan tatapan menyelidik


Tabib Heng yang merasa tersudut pun hanya bisa melirik kearah Rui, kaisar Zhang Fei Hung pun langsung mengerti dan meminta semua orang yang berada diruangan itu pergi.


Kini tinggal kaisar Zhang Fei Hung dengan Rui yang berada didalam kamar, kaisar Zhang Fei Hung mulai mendekati Rui dengan tatapan menyelidik.


"Istriku."ucap Zhang Fei Hung dengan wajah gelapnya

__ADS_1


Hah, astaga.fikir Rui yang sangat mengerti tentang panggilan ini, kaisar Zhang Fei Hung akan memanggilnya dengan sebutan istriku kalau kaisar Zhang Fei Hung dalam keadaan marah.


"Iya, yang mulia Kaisar."ucap Rui dengan senyuman manis


"Didataran kekaisaran Zhang ini,siapa Kaisar nya."


"Hehehe,tentu saja yang mulia Kaisar Zhang Fei Hung."


"Lalu,kenapa mereka lebih takut kepada istri,ah yu dan Li pengecualian karena mereka adalah orang dari pihak istri, tapi tabib Heng?."


Rui masih terlihat tenang sekarang,


Ah,lebih baik melakukan hal memalukan ini dari pada tidak sama sekali.fikir Rui


"Ah, yang mulia Kaisar, tubuh Rui sedikit lemas,."ucap Rui sambil berpura-pura lemah sambil memegang kepalanya


Kaisar Zhang Fei Hung yang tadinya sudah berwajah gelap pun menjadi sangat kasihan melihat sang istri.


"Rui'er,apa obat yang diberikan oleh tabib Heng masih belum bereaksi?."


"Sudah bereaksi yang mulia Kaisar,ah, Rui sebaiknya beristirahat dulu sekarang, apakah yang mulia Kaisar masih ada keperluan lain?."ucap Rui yang secara tidak langsung ingin mengusir kaisar Zhang Fei Hung pergi dari kediamannya


Tapi kaisar Zhang Fei Hung menolak dengan lembut, kaisar Zhang Fei Hung masih merasa khawatir dengan kondisi tubuh Rui dan lebih memilih untuk melanjutkan pekerjaannya didalam kamar Rui.


Kasim go dan Li membawa satu set meja kerja kedalam kamar tidur Rui dan kaisar Zhang Fei Hung duduk disana untuk membaca setiap laporan dengan tenang , meja itu diletakkan disudut ruangan yang tepat mengarah ke tempat tidur.


Rui'er sedang menutupi sesuatu, kaisar ini tidak akan mengalah kali ini,ingin sekali kaisar ini memaksanya untuk berbicara tapi hah, apalah daya.fikir kaisar Zhang Fei Hung sambil membaca sebuah gulungan.


Kaisar Zhang Fei Hung paling takut saat Rui mulai marah dan mengancam akan pergi jauh,ya sangat jauh


_____________

__ADS_1


bersambung


(^∆^)


__ADS_2