SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX

SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX
penasaran


__ADS_3

"Selir Jierui tidak perlu terlalu sungkan, kekaisaran Yan sangat terbantu dengan orang tua dari selir Jierui,karena mereka adalah tabib yang sangat hebat,pantas saja sekarang kalau meminta kedatangan selir Jierui sangat sulit, ternyata."ucap kaisar Yan yang sudah tidak sanggup untuk berkata-kata lagi.


"Maaf, yang mulia Kaisar Yan,Rui memang tidak bisa untuk sebebas dulu tapi kalau untuk membantu korban bencana ,Rui akan menyempatkan dan Rui juga masih mengajar anak-anak yang tinggal dipinggir perbatasan."ucap Rui sambil menyeduhkan teh untuk kaisar Zhang Fei Hung


"Sungguh mulia selir Jierui."ucap kaisar Tang


Mendengar setiap kata pujian untuk istri tercintanya itu, kaisar Zhang Fei Hung sudah sangat cemburu,tapi kali ini dia harus menuruti apa kata Rui'er,kalau tidak, sekarang kaisar Zhang Fei Hung hanya bisa menghela nafas panjang dan pasrah.


Acara pun dimulai, banyak penari yang datang untuk menunjukan bakat yang dimiliki oleh mereka, kaisar Zhang Fei Hung masih terlihat sangat tenang,Rui selalu memberikan senyuman manisnya untuk sang suami.


"Harus patuh, jangan mudah cemburu."ucap Rui dengan nada berbisik


"Baiklah sayangku,aku tidak lupa."ucap Zhang Fei Hung sambil meneguk arak disampingnya.


"Yang mulia Kaisar,minum teh saja ini sangat baik untuk kesehatan yang mulia Kaisar."


"Iya, Rui'er, istriku sayang."


Zhang Fei Hung langsung memegang tangan Rui erat.


"Kaisar Zhang Fei Hung, bukankah selir Jierui sangat berbakat,kenapa tidak meminta Selir jierui untuk memainkan sebuah lagu untuk kami,."ucap kaisar Tang dengan nada memprovokasi.


Kaisar Zhang Fei Hung sangat tidak senang dengan ide itu, Zhang Fei Hung lalu melihat kearah Rui.


"Yang mulia Kaisar Tang, apakah bakat yang sedari tadi sudah kaisar Tang saksikan tidak begitu bagus?."ucap Rui dengan senyuman


"Bukan tidak bagus,hanya saja mereka tidak bisa sebagus selir Jierui saat menari."ucap kaisar Tang.


Kaisar Zhang Fei Hung langsung merasa geram dengan ucapan dari kaisar Tang itu,


"Dulu,saat yang mulia kaisar Tang pernah melihat Rui menari,saat Rui masih belum menikah, tapi sekarang sangat berbeda karena Rui sudah menikah dan Rui hanya menjaga perasaan kaisar Zhang Fei Hung, jadi sudah tidak menampilkan tarian didepan umum seperti dulu."ucap Rui dengan nada suara lembut,


Sedangkan kaisar Zhang Fei Hung pun merasa senang akan ucapan dari mulut Rui.


Yuan pun melakukan telepati dengan Rui.


"Nyonya,Yuan sekarang dapat merasakan aura dari singa putih dewa yang dulu saat nyonya sedang berada dikekaisaran Tang dirumah pelukis itu, ternyata aura itu berasal dari tubuh putra mahkota kekaisaran Tang."ucap Yuan yang masih berada didalam cincin ruang milik Rui


"Hem,aku mengerti."ucap Rui sambil menatap kearah putra mahkota kekaisaran Tang,

__ADS_1


Zhang Fei Hung pun juga langsung melirik kearah Rui menatap.


Ada hubungan apa antara Rui dengan bocah itu,.fikir Zhang Fei Hung


"Kenapa kamu tidak menanyakannya langsung saja tuan."ucap Huang dengan bertelepati dari dalam cincin ruang milik Zhang Fei Hung


"Apa istimewanya pangeran dari kekaisaran Tang itu, Huang."


"Dia memiliki singa putih dewa yang menjadi hewan kontraknya,tuan."


"Hah,hanya singa putih dewa."


Huang hanya menggelengkan kepalanya, tuannya ini sangat menganggap remeh siapapun.


Akhirnya acara pertemuan itu pun selesai, aula pertemuan pun hanya tinggal ada Rui dan kaisar Zhang Fei Hung, Rui ingin kembali tapi dihalangi oleh kaisar Zhang Fei Hung.


"Rui'er."


"Ya, yang mulia Kaisar."


"Apa kamu mengenal pangeran dari kekaisaran Tang itu?."


Rui sangat mengerti, suaminya ini pasti sedang cemburu.


"Rui'er, jangan buat hati ini bertambah rumit, sayangku."


"Baiklah,saat Rui sedang menyelidiki kasus pelukis hebat,Rui pergi bersama yuan kerumah milik pelukis itu yang berada di wilayah kekaisaran Tang,saat itu Yuan merasakan aura dari singa putih dewa, ternyata aura itu berasal,,."


"Dari pangeran Tang itu."ucap Zhang Fei Hung dengan memotong ucapan Rui


"Ya, yang mulia Kaisar,."


"Apa kamu bertemu dengannya?,disana?." Ucap Zhang Fei Hung dengan tatapan menyelidik


"Apa yang mulia Kaisar sangat ingin tahu?."


"Rui'er, untuk hal ini kesabaran kaisar ini sangat tipis sayang,Ais."


"Hem,biar Rui ingat-ingat lagi,Hem."

__ADS_1


Zhang Fei Hung langsung memeluk tubuh Rui erat-erat dan mencium bibirnya dengan rakus,sampai Rui tidak bisa bernafas.


"Hah, yang mulia Kaisar, menyebalkan." Ucap Rui dengan nafas naik turun,dan memukul pelan tubuh sang suami.


Zhang Fei Hung langsung menyatukan keningnya dengan kening Rui.


"Rui'er,jangan seperti ini sayang."


"Hem, apa selama ini yang mulia Kaisar tidak mempercayai Rui?, bukankah suami istri itu harus saling percaya?."ucap Rui dengan wajah murung.


"Kaisar ini sangat percaya dengan kamu sayang ku, hanya saja kaisar ini sangat ingin tahu apa yang terjadi disana,Ais, istri kecilku ini sangat senang sekali mempermainkan perasaan suaminya."ucap Zhang Fei Hung dengan nada manja


"Rui saat merasakan aura dari pangeran Tang itu,Rui langsung bersembunyi dan menghilangkan seluruh aura yang Rui miliki, lalu Rui hanya melihat dia seperti seorang yang kebingungan dan dia hanya berkata, sial, wanita cantik itu sudah pergi,hanya itu, lalu saat dia sudah pergi, Rui hanya keluar dari persembunyian dan ya sudah Rui kembali pulang dengan Yuan kekaisaran Zhang,hanya itu."ucap Rui dengan wajah polosnya


Sedangkan kaisar Zhang Fei Hung sudah berwajah gelap sekarang,kata "sial, wanita cantik itu sudah pergi"membuat darahnya mendidih,


Untuk apa pangeran Tang itu mencari Rui'er ku.fikir Zhang Fei Hung


Rui yang melihat wajah kaisar Zhang Fei Hung berubah gelap pun langsung memegang lengan kekar kaisar,sambil menatap kearah wajah tampannya.


"Yang mulia Kaisar,ada apa?."ucap Rui dengan wajah polosnya.


Ais, memiliki seorang suami yang sangat pencemburu seperti ini sangat merepotkan. Fikir Rui


"Ah, tidak apa-apa sayang, kembalilah kekediaman mu sekarang, jangan pergi kemanapun, mengerti."ucap Zhang Fei Hung dengan senyuman manisnya


"Aku penasaran dengan tujuan dari pangeran Tang itu, yang mulia Kaisar."ucap Rui yang sebenarnya dia sudah tahu tentang maksud dan tujuan pangeran dari kekaisaran Tang itu


"Itu akan menjadi urusan suamimu ini, sayang."ucap Zhang Fei Hung mencoba untuk meyakinkan Rui


"Ah, baiklah, kalau begitu,Rui pamit undur diri yang mulia Kaisar."ucap Rui dengan nada suara lembut


"Iya Rui'er istriku sayang."ucap Zhang Fei Hung dengan senyuman manisnya


Rui pun pergi meninggalkan aula pertemuan.


"Keluarlah."ucap Zhang Fei Hung dengan dibarengi dengan keluarnya sepuluh orang pengawal bayangan miliknya.


___________________

__ADS_1


bersambung


(^∆^)


__ADS_2