SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX

SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX
jangan salahkan aku


__ADS_3

Jierui langsung meminumkan ramuan yang sudah diracik secara khusus olehnya, yang disimpan didalam botol giok kecil.


Sebelumnya dikediaman cinta sejati,


"Saat waktunya tiba, keluar dan kunci tubuh pangeran Zhang Ziyi dengan tubuhmu, aku akan mencoba menghancurkan mantra yang ada di kepalanya."


"Baiklah, nyonya."


Saat Jierui menanyakan kepada Yuan, apakah dia bisa merasakan aura milik pangeran Zhang Ziyi, tapi jawaban dari Yuan jelas tidak terdeteksi,hanya ada satu kemungkinan, yang Jierui fikirkan, Zhang Ziyi sudah diberikan mantra pencuci otak oleh kaisar Shang Bowen.


Karena saat mendengar suara lembut Zhang Ziyi memanggil namanya pertama kali, Jierui hanya merasakan aura milik kaisar Shang Bowen dari tubuh Zhang Ziyi.


Kini Jierui sedang menghancurkan mantra yang ada di kepala Zhang Ziyi,sampai Zhang Ziyi berteriak kesakitan dan berkat ramuan khusus yang dibuat oleh Jierui, mantra dari kaisar Shang Bowen lebih mudah dihancurkan.


Kaisar Shang Bowen pun merasakan kalau rencananya akan gagal,dia menjadi marah dan langsung mengeluarkan kekuatan untuk menyerang kaisar Zhang Fei Hung,


Saat kekuatan besar itu mulai mendekat, muncul seorang pria kecil didepan kaisar Zhang Fei Hung lalu mengembalikan serangan itu kepada pemiliknya, seperti sebuah bumerang.


Kaisar Shang Bowen terkena serangannya sendiri dan langsung memuntahkan darah segar dari mulutnya.


"Sialan,bocah tengik."ucap kaisar Shang Bowen


Dan ternyata pria kecil itu adalah pangeran Zhang Junda, kaisar Zhang Fei Hung langsung tertegun sejenak saat melihat apa yang sudah dilakukan oleh anaknya itu.


"Da'er apa yang,,,."


Pangeran Zhang Junda tertawa lepas sambil melompat kedalam pelukan sang ayah.


"Luar biasa, da'er kekuatan apa tadi?."


Pangeran Zhang Junda hanya tersenyum kecil sambil meletakkan jari telunjuknya diatas mulutnya,tanda untuk sang ayah untuk diam dan merahasiakannya.


Sedangkan ditempat lain ibu suri agung pingsan saat melihat pangeran Zhang Junda yang sedang dalam dekapan permaisuri Mey Lan tiba-tiba memberontak dan terbang kelangit untuk pergi kearah ayahnya yang sedang bertarung.


Ditempat Jierui kini Zhang Ziyi sudah tidak sadarkan diri didalam dekapan tubuh Yuan.


"Li,bawa pergi pangeran Zhang Ziyi keistana cinta sejati."teriak Jierui sambil menatap kearah Li dengan menoleh kebelakang.


"Baik, nyonya."


Saat Li hendak membawa pergi Zhang Ziyi, Fengying tiba-tiba berada ditempat itu.


"Jangan kamu bawa pergi putraku."


Jierui sudah sangat marah dan tetap meminta Li untuk membawa pangeran Zhang Ziyi pergi,


"Dia sudah bukan anak mu lagi, Fengying."

__ADS_1


"Tapi aku yang mengandung dan melahirkannya,kalau kamu lupa , Jierui."


"Ibu mana yang tega berbuat seperti itu kepada darah dagingnya sendiri Fengying."


Jierui berteriak dengan sangat marah yang menggebu,


"Itu urusan ku,bukan urusan kamu Jierui."


"Oh benarkah,kalau begitu kamu pantas mati Fengying, tadinya aku sangat ingin mengampuni kamu dengan alasan kalau kamu adalah ibu kandung Zhang Ziyi tapi,,,cih."


"Dia anakku jelas aku memperlakukannya seperti apa, itu juga adalah urusan ku,lagi pula racun yang ada dibelati tadi pasti sudah merobek jantung mu bukan begitu?."


"Hah,kamu sangat percaya diri sekali, Fengying."ucap Jierui sambil membuka bajunya sedikit untuk memperlihatkan apa yang sudah ditikam oleh Zhang Ziyi,ya Jierui memakai kantung darah yang dilapisi koin emas yang lumayan tebal ditubuhnya.


Fengying langsung menggertakan giginya menahan amarahnya saat melihat trik yang dilakukan oleh Jierui.


"Kurang ajar kamu Jierui."


Fengying langsung mengeluarkan merak putih ilahi miliknya dan bertarung bersama melawan Jierui , Jierui sudah sangat marah dan hanya dengan beberapa serangan, Fengying sudah kalah.


Jierui menatap kearah langit untuk melihat pertarungan kaisar Zhang Fei Hung,dia pun terbang melesat cepat keatas langit untuk membantu sang suami bertarung melawan kaisar Shang Bowen.


"Da'er kenapa bisa ada disini, yang mulia Kaisar?."


"Dia datang sendiri Rui'er, jangan salahkan aku."


"Astaga, sayang,aku juga tidak mau melibatkan da'er,tapi dia yang datang sendiri, percayalah."


Jierui menatap kearah kaisar Zhang Fei Hung dengan tatapan menyelidik,dan dia langsung meminta Yuan untuk membawa Zhang Junda kembali ke kediaman ibu suri agung dan permaisuri Mey Lan.


Kaisar Shang Bowen yang melihat pertengkaran kecil antara suami istri itu hanya bisa tertawa lepas.


"Hahahaha,kalian ini sangat lucu, apakah kalian sudah melupakan kalau aku masih ada disini?."


"Kaisar Shang Bowen, sebaiknya kamu jangan banyak bicara,apa kamu ada kata-kata terakhir sebelum mati?."ucap Jierui dengan suara marah


Saat mendengar ucapan dari mulut Jierui, wajah kaisar Shang Bowen langsung memerah karena marah.


"Jierui,mati kamu."


Pertarungan sengit pun berlangsung, naga hijau legendaris Huang ditemani Phoenix ilahi Yuan,melawan naga merah ilahi milik kaisar Shang Bowen.


Kaisar Shang Bowen memiliki ilmu tenaga dalam yang sangat luar biasa karena ditambah dengan kekuatan yang dimiliki oleh Xianlun yang sudah dia hisap daya hidupnya dulu, yang membuat tubuhnya seakan menjadi kebal pada setiap serangan.


Satu jam kemudian, Jierui dan kaisar Zhang Fei Hung sudah merasa kewalahan menghadapi setiap serangan dari kaisar Shang Bowen.


"Suami."

__ADS_1


"Rui'er."


Mereka berdua saling bertatapan,saat kaisar Shang Bowen mau mengeluarkan serangan terakhirnya untuk membunuh Jierui dan kaisar Zhang Fei Hung, tiba-tiba Fengying memeluk tubuh kaisar Shang Bowen dari depan,lalu mengucapkan mantra pengikat.


"Jierui,lakukan sekarang."teriak Fengying yang langsung direspon oleh Jierui dan kaisar Zhang Fei Hung yang sigap untuk menyerang tubuh bagian belakang Fengying.


"Fengying, wanita sialan,cepat lepaskan aku."ucap kaisar Shang Bowen


"Ini untuk menebus kesalahanku kepada putra kita, Zhang Ziyi."ucap Fengying sambil menangis.


Sepuluh menit yang lalu, Fengying masih bisa tersadar setelah melakukan duel dengan Jierui,tapi hewan kontrak miliknya sudah mati, Fengying teringat akan pertemuannya dengan seorang wanita cantik disebuah danau , dikekaisaran Shang.


"Fengying."ucap wanita itu dengan nada suara lembut sambil tersenyum


"Siapa kamu, kenapa kamu bisa mengetahui nama ku,dan kamu terlihat seperti Jierui."


"Hem,iya,aku ibunda Jierui,salam kenal."


"Untuk apa kamu menemui ku?."


"Aku hanya ingin mengingatkan satu hal kepada kamu, Fengying, seorang ibu sampai kapanpun dia akan tetap menjadi seorang ibu, begitu juga dengan kamu, kini kaisar Shang Bowen sudah salah arah, dia bahkan menggunakan anaknya sendiri untuk membalaskan dendam, apa kamu tega membiarkan hal itu terjadi?."


"Hah,kamu hanya tidak ingin Jierui mati ditangan kaisar Shang Bowen bukan?."


"Fengying,kalau sampai hal buruk terjadi, hanya kamu yang bisa membantu,demi kehidupan Zhang Ziyi agar lebih baik."


Fengying terlihat sedikit ragu saat mendengar ucapan dari mulut ibundanya Jierui.


"Bagaimana caranya?."


"Ikat tubuh Kaisar Shang Bowen dengan tubuhmu dan membaca mantra pengikat, kalau tidak, kaisar Shang Bowen akan mudah menghancurkan seluruh kekaisaran yang ada didunia ini karena dia sudah melakukan hal yang seharusnya dia tidak lakukan."


Setelah mengambil daya hidup Xianlun dulu kaisar Shang Bowen sudah melakukan kontrak dengan ilmu hitam dan membuat tubuhnya sulit dihancurkan,hanya ada satu cara, dengan melakukan pengorbanan seseorang untuk melakukan mantra pengikat.


"Apa kalau aku melakukan hal itu,aku akan mati?."


"Ya,,,tapi itu semua terserah pada hati mu Fengying,kalau kamu melakukan apa yang aku katakan, Zhang Ziyi akan hidup bahagia tapi kalau kamu tidak melakukannya,dan lebih memilih kaisar Shang Bowen dari pada putramu sendiri,maka hanya akan ada kehancuran dimasa depan,."


Wanita itu pun menghilang,dan Fengying hanya diam mencerna kembali apa saja yang sudah dikatakannya tadi, Fengying pun langsung bergegas pergi menuju ruangan perpustakaan istana kekaisaran Shang,disana dia menemukan bagaimana cara melakukan mantra pengikat.


Sekarang Jierui yang melihat tubuh kedua pasangan itu hancur bersamaan,hanya bisa mengucapkan rasa terimakasih kepada Fengying, kaisar Zhang Fei Hung langsung memeluk tubuh Jierui dengan perasaan lega.


Perang ini sudah berakhir.


________


bersambung

__ADS_1


(^∆^)


__ADS_2