SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX

SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX
penipu


__ADS_3

Derit ranjang hangat pun masih berbunyi, kaisar Shang Bowen belum menyelesaikan permainannya dengan Fengying, mereka berdua masih saling membelit satu sama lain,masih sama-sama saling memberikan kenikmatan.


Tak lama kemudian kaisar Shang Bowen mengerang nikmat yang dibarengi dengan bergetarnya tubuh Fengying yang membuatnya merasa sangat lelah.


Kaisar Shang Bowen turun dari tempat tidur lalu merapikan pakaiannya.


"Tuan."ucap Fengying dengan nada suara yang terdengar sangat lelah


"Tetaplah disini, nanti akan ada beberapa pelayan yang membantu setiap keperluan kamu dan kalau sudah merasa lebih baik, kembalilah kekediaman mu." Ucap kaisar Shang Bowen yang ingin bergegas pergi keluar ruangannya.


Fengying hanya diam, kaisar Shang Bowen pun menandakan bahwa diamnya Fengying berarti wanita itu setuju.


Setelah keluar pintu, kaisar Shang Bowen bertemu dengan seorang pengawal bayangan miliknya.


"Salam yang mulia."


"Ada apa?."


"Kami sudah mengirim pesan dari yang mulia,kepada kaisar Qing Jun."


"Apa ada balasannya?."


"Beliau berkata kalau kita menipu mereka, yang mulia."


"Menipu?,apa dia tidak mau mengakui anaknya sendiri?."


"Kaisar Qing Jun mengatakan bahwa anaknya sudah ketemu dan itu bukanlah nona Xianlun."


Wajah tampan kaisar Shang Bowen pun langsung berubah gelap,


Bagaimana mungkin, fikir kaisar Shang Bowen


"Baiklah, pergi."

__ADS_1


"Baik yang mulia."


Kaisar Shang Bowen pun pergi keruang kerjanya,dia lalu mendekati rak buku dan mengambil sebuah buku usang yang terdapat lukisan ayahandanya dengan seorang wanita cantik berambut putih, wanita itu adalah ibu kandung Jierui.


Perasaan yang sangat rumit hinggap di hati kaisar Shang Bowen, ternyata wanita yang selama ini mendukungnya ternyata hanya seorang penipu, kaisar Shang Bowen berencana untuk pergi kekaisaran Qing untuk bertemu dengan Kaisar Qing Jun.


Sedangkan ditempat lain, acara penyambutan tamu kehormatan pun sudah selesai, Zhang Ziyi dan Zhang Junda masih menjadi bahan bergilir untuk para selir milik Kaisar Zen.


Para tamu sebagian besar sudah meninggalkan ruangan pertemuan tersebut kini Kaisar Zhang Fei Hung meminta Rui untuk menunjukkan bakat menarinya, Rui pun sedang mempersiapkan diri sekarang.


Saat ini hanya tersisa keluarga istana kekaisaran Han saja yang berada didalam ruangan pertemuan tersebut,Rui pun sudah siap untuk melakukan penampilannya menari untuk sang suami , senyuman manis kaisar Zhang Fei Hung tidak pernah luntur dari wajah tampannya saat melihat sang istri menari.


Zhang Junda pun terlihat sangat fokus menatap kearah sang ibunda dengan wajah imutnya, begitu juga dengan Zhang Ziyi , dia sampai meminta sebuah bunga untuk dipersembahkan kepada Rui nanti setelah selesai pertunjukan.


Kaisar Zen merasa sangat iri karena wanita yang sedang menari itu sudah menjadi wanita pria lain,hah,dia hanya bisa melepas nafas panjang,


Tak lama Rui pun menyudahi tariannya yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh orang yang berada didalam ruangan pertemuan tersebut, Zhang Ziyi pun langsung bergegas pergi menuju kearah Rui untuk memberikan setangkai bunga cantik.


"Terimakasih Ziyi'er,."ucap Rui sambil tersenyum senang


Sedangkan kaisar Zhang Fei Hung masih menatap kearah Rui dengan senyuman manisnya sampai sebuah senggolan tangan membuat kaisar Zhang Fei Hung langsung terbangun dari lamunannya.


"Hey, apakah kamu sudah kehilangan akal?." Ucap paman zu yang sudah menyenggol tubuh kaisar Zhang Fei Hung.


"Ah, kaisar ini selalu dibuat jatuh cinta setiap melihat jierui melakukan kegiatan apapun,Hem, kaisar ini sangat mencintai Rui'er."ucap Zhang Fei Hung dengan tatapan mata lembut kearah Rui


"Sepertinya dulu cintamu bertepuk sebelah tangan ya?."ucap paman zu dengan senyum tipisnya


"Begitulah paman zu, sampai detik ini pun bahkan setelah ada Zhang Junda yang keluar dari dalam tubuhnya pun, Rui'er belum pernah bilang kalau dia mencintai kaisar ini,tapi tidak apa, yang terpenting Rui tidak pergi meninggalkan kaisar ini." Ucap kaisar Zhang Fei Hung sambil meminum araknya


Paman Zu dapat merasakan apa yang dirasakan oleh kaisar Zhang Fei Hung, bagaimana pun dia juga bernasib sama dengan Zhang Fei Hung bedanya yang berhasil menikah dengan wanita nya dulu adalah Kaisar Qing Jun tapi tetap saja, kaisar Qing Jun juga tidak mendapatkan cinta dari wanita yang sudah dinikahinya.


Pengalaman cintanya begitu rumit, mencintai wanita yang sama tapi tak terbalaskan,ais malah sekarang menimpa pula kepada anaknya, kaisar Zen.

__ADS_1


Tapi setidaknya kaisar Zhang Fei Hung sangat beruntung, bagaimana pun Rui belum bisa mencintai dirinya,Rui masih tetap berada disisi kaisar Zhang Fei Hung untuk sekarang, tidak seperti nasib kaisar Qing Jun dulu.


Rui pun berjalan mendekati kaisar Zhang Fei Hung.


"Apa yang mulia Kaisar puas dengan penampilan Rui tadi?."ucap Rui dengan nada suara lembut


"Tentu saja penampilan Rui'er masih sama seperti pertama kali kaisar ini menyaksikannya dulu sayang."ucap Zhang Fei Hung dengan senyuman manisnya


Tak lama terdengar suara Zhang Junda yang sedang menangis dipelukan seorang selir kaisar Zen,sampai membuat para selir itu kebingungan,apa dan kenapa dengan bayi tampan ini.


Rui pun langsung bergegas pergi menuju Zhang Junda,saat sudah mendekat Zhang Junda langsung berhenti menangis saat melihat kearah sang ibunda,wajah polosnya serta matanya yang bulat menjadi sangat imut,dengan lidah yang keluar masuk.


"Tidak perlu khawatir, putraku hanya lapar." Ucap Rui untuk menenangkan kepanikan para wanita yang sedang mengelilingi Zhang Junda.


Zhang Junda pun sangat antusias untuk secepatnya digendong oleh sang ibu.


"Da'er,lapar sayang?."ucap Rui dengan ditanggapi oleh Zhang Junda dengan memeluk sambil mengelus sumber makanannya yang sangat kenyal itu.


Kaisar Zhang Fei Hung sangat iri dengan anaknya itu, Zhang Junda masih tidak mau berbagi buah kenyal itu terkadang saat tidur bersama pun, Zhang Junda tidak mau melepasnya,kalau tidur Zhang Junda terganggu,akan berdampak lebih buruk dengan membangunkan macan tidur, Rui sangat tidak menyukai kalau kaisar Zhang Fei Hung mengganggu sang putra.


Rui memakai kembali jubah kaisar Zhang Fei Hung untuk menutupi acara santap makan Zhang Junda,lalu Rui mengeluarkan Yuan yang dibarengi dengan keluarnya Huang untuk menemani Zhang Ziyi berkeliling kekaisaran Han ini.


Yuan dan Huang pun langsung bergegas pergi bersama Zhang Ziyi,kini kaisar Zen meminta kepada seluruh selirnya untuk kembali kekediamannya masing-masing.


"apa ada yang ingin jierui tanyakan?." ucap kaisar Zen yang sangat mengetahui apa maksud Jierui meminta Yuan dan Huang pergi membawa pangeran Zhang Ziyi pergi, dia ingin melindungi putranya.


Rui sangat mengerti tentang perasaan Zhang Ziyi, putranya itu sudah sangat senang dengan sikap kaisar Zhang Fei Hung yang sudah mau menerima keberadaannya,jadi Rui tidak mau merusak kebahagiaan itu.


______________


bersambung


(^∆^)

__ADS_1


__ADS_2