
"Mungkin sudah menempel tuan,kalau memang nona Rui pemilik kontrak dengan Yuan,karena Yuan itu Phoenix manja dengan majikannya,apa lagi kalau majikannya seorang wanita cantik seperti nona Rui itu." Ucap naga hijau legendaris dengan nada memprovokasi.
Kaisar Zhang Fei Hung langsung tertegun sejenak sambil membayangkan kalau burung jelek itu sedang bermanja-manja dengan wanita pujaannya itu.
Naga hijau legendaris sangat senang saat berhasil menggoda tuannya ini, tidak disangka tuannya sangat cepat terpancing dengan hal yang berhubungan dengan wanita itu.
Hah,rasakan itu Yuan,hidup mu tidak akan tenang mulai sekarang. Fikir naga hijau legendaris
Sedangkan ditempat lain,didalam cincin ruang milik Rui,Yuan Sekarang sedang bersin-bersin, seperti akan ada hal yang buruk akan menimpanya dimasa depan.
Rui pun sampai dikediamannya,lalu bertemu Li .
"Nona sudah pulang?."
"Ya,ayah dan Ibunda dimana?
"Nyonya dikebun belakang sedangkan tuan berada didalam ruangan kerjanya, nona."
"Baiklah, terimakasih Li."
Rui pun bergegas pergi menuju kamar pribadi miliknya lalu membuka lemari tempat dia menaruh alat musik guzheng miliknya dan mulai memainkannya dengan tempo pelan dan lembut tapi lama kelamaan tempo permainannya dipercepat sedikit tanpa mengurangi kualitas alunan musik yang dikeluarkan dari alat musik guzheng itu.
Lalu temponya diperlembut kembali, Li ,yu serta orang tua Rui pun langsung berlari kearah kamar milik Rui,mereka ingin menyaksikan secara langsung permainan musiknya,mereka kira Rui itu seperti Dewi guzheng.
Setelah Rui selesai memainkan alat musik guzheng miliknya,banyak suara tepukan tangan dari Li,yu dan orang tua Rui.
"Nona luar biasa."ucap yu dengan sangat antusias dan bertepuk tangan dengan cepat
"Rui'er, putri tercintanya ibunda,."
"Ibunda, ayahanda, Rui diminta oleh ibu suri agung untuk menjadi pembuka acara seleksi kompetensi besok ,jadi Rui langsung berlatih."ucap Rui sambil tersenyum senang
"Bagus sekali, Rui'er,tunjukan kepada semua orang kalau kamu adalah Dewi guzheng dari kekaisaran Zhang ini,hahaha." Ucap jingguo dengan perasaan bangga
"Yu, tolong kumpulkan sepuluh wanita dari desa ini untuk membantu aku tampil diacara pembukaan seleksi kompetisi itu, nanti mereka akan aku berikan upah yang setimpal."
"Baiklah nona muda,yu akan pergi sekarang."
Rui pun berlatih dengan beberapa wanita desa lainnya untuk membuat pertunjukan yang akan memukau seluruh rakyat kekaisaran Zhang, sedangkan kaisar Zhang Fei Hung sedang menyaksikan Rui berlatih menari dari atas sebuah pohon besar.
__ADS_1
Dia menerima pesan dari pengawal bayangannya kalau Rui sedang latihan ,
"Aku sudah tidak sabar untuk melihat pertunjukan sebenarnya, wanita ku ini memang suka membuat kejutan,."ucap Zhang Fei Hung dengan tatapan mata yang tidak teralihkan dari Rui.
Tak terasa, waktu berlalu,kini seluruh rakyat kekaisaran Zhang sedang berkumpul disatu tempat ,mereka sangat antusias untuk melihat siapa saja yang akan menjadi perwakilan dari kekaisaran Zhang ini.
Sedangkan kaisar Zhang Fei Hung sedang menatap dirinya sendiri dicermin dengan tatapan mengagumi keindahan dirinya sendiri.
"Baju ini memang seperti sudah ditakdirkan untuk aku pakai,Hem."
"Hasil mencuri saja bangga."
"Sirik saja kamu,hah,aku sudah tidak sabar untuk segera melihat pertunjukan dari Rui'er."ucap kaisar Zhang Fei Hung dengan wajah yang tersenyum manis dan langsung pergi menuju tempat penyelenggaraan seleksi kompetisi duel.
Sedangkan Rui sudah berada didalam tempat penyelenggaraan seleksi kompetisi duel itu, Rui sedang latihan terakhirnya untuk pentas nanti, setelah selesai,dia pergi keruang ganti untuk memakai riasan dan baju.
Kali ini Rui memakai baju dan hiasan kepala yang diberikan oleh sang ayah,rambut putih dan panjang Rui dijepit kebelakang separuh, sedangkan separuhnya lagi tergerai indah, hiasan kepala juga menambah aura seperti Dewi salju.
Kini tempat itupun sudah ramai didatangi oleh banyak orang, kaisar Zhang Fei Hung juga sudah berada dibangku kebesarannya sendirian,tanpa ditemani oleh permaisuri atau bahkan selir,dia sengaja mengosongkan tempat duduk disebelahnya itu.
Sedangkan tatapan mata yu sekarang sudah sangat marah,karena dia saat melihat kaisar Zhang Fei Hung,baju yang sedang dia pakai itu adalah baju milik nonanya yang diperuntukkan untuk sang ayah.
Yu pun langsung bergegas pergi menuju kearah ruangan khusus penyelenggara ,dia membisikan kalau baju yang hilang itu sedang dikenakan oleh orang lain, yaitu kaisar Zhang Fei Hung.
Rui hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti,lalu bergegas pergi menuju belakang panggung karena acara akan segera dimulai.
Ibu suri agung pun sudah duduk,dekat dengan sang kaisar.
"Hung'er,kamu kenapa sendirian?,dimana permaisuri?."ucap ibu suri agung
"Ah,dia sedang sakit jadi tidak bisa."
"Kalau selir kamu yang lain,,,."
Sebelum ibu suri agung melanjutkan ucapannya,ketiga selir milik Zhang Fei Hung yang ada dikursi bawah langsung berdiri dan mengucapkan salam kepada ibu suri.
"Salam hormat kepada ibu suri agung, semoga panjang umur."ucap mereka serempak
Ibu suri agung sangat terkejut,
__ADS_1
"kenapa para selir malah disuruh duduk dibawah, Hung'er ada apa ini?."
"Tidak ada apa-apa nenek,memang sudah tempat mereka disana."
"Lalu,kursi kosong yang ada disebelah kamu itu untuk siapa?."
"Tentu saja untuk seseorang yang spesial."
"Astaga, jangan bilang kalau."
"Ya ,itu nenek sudah bisa mengira-ngira."
"Cucuku bukan hanya tidak berbakti tetapi kamu juga sudah gila."
"Aku memang sudah gila karena kekuasaan dan kekuatan,tapi baru kali ini aku menjadi gila karena seorang wanita,nenek."
Ibu suri agung sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi sekarang,dia hanya ingin menyaksikan pertunjukan Rui dalam damai.
Sedangkan diatas panggung, penari sudah mulai berlari sambil menari membentangkan kain sutra warna warni dengan sedikit kepulan asap putih yang tercipta dari beberapa ramuan sampai mengeluarkan wewangian yang sangat menyejukkan pikiran.
Setelah itu muncullah Rui ditengah-tengah panggung bagaikan Dewi, setelah kedatangan Rui, seluruh rakyat kekaisaran Zhang bersorak dengan menyebutkan namanya.
Sampai-sampai ada yang berteriak ingin dijadikan suami Rui,itu membuat telinga kaisar Zhang Fei Hung menjadi panas, dalam sekejap.
Sedangkan Rui mulai memainkan alat musik guzheng miliknya dengan tempo yang lembu,lalu naik dan turun,lalu berubah menjadi lebih cepat tanpa mengurangi kualitas alunan musik yang dikeluarkan oleh guzheng itu.
Ibu suri agung sampai dibuat takjub dengan keahlian Rui memainkan alat musik guzheng,sampai dimana Rui menyelesaikan permainan musiknya sekarang Rui sedang ingin berdiri dari duduknya.
Dan mulai meminta dayang yang dia bawa untuk memainkan alat musik saat dia sedang menari,Rui pun menari dengan sangat anggun.
"Hah, beruntung sekali yang bisa menjadi suami dari jierui ya."ucap seorang pemuda yang di iyakan oleh banyaknya pemuda yang lain.
Zhang Fei Hung sangat kesal dengan banyaknya pria yang memandang kagum kearah wanitanya itu,dia pun langsung melesat pergi menghilang dari tempatnya duduk,lalu sekarang muncul ditengah-tengah panggung.
__________________________
bersambung
(^∆^)
__ADS_1