SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX

SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX
siaran langsung


__ADS_3

Mereka saling membelit satu sama lain.


"Lihatlah dirimu,kamu memang pantas untuk menjadi pemuas nafsu ku, Fengying, apa perlu aku meninggalkan benih kembali supaya ada lebih banyak Ziyi berikutnya,Hem."


"Jangan, kumohon jangan lagi,tuan lepaskan aku."ucap selir Fengying dengan Nafas yang naik turun


"Apa kamu bosan,hah,aku tahu kamu sangat menyukainya, Fengying menurutlah aku akan membawakan kenikmatan yang tidak kamu dapatkan dari Zhang Fei Hung itu."ucap pria misterius itu sambil menambah gerakan menumbuknya sampai membuat selir Fengying berteriak penuh kenikmatan.


Setelah bom waktu itu ingin keluar,pria misterius itu menarik tubuh bagian bawahnya dan mengarahkan kemulut selir Fengying.


"Telan."ucap pria misterius itu sambil mengeluarkan suara mengerang nikmat.


Sedangkan ditempat lain, dikediaman naga Rui mendapatkan informasi dari kalajengking dewa kecil tentang apa yang dilakukan oleh pria misterius itu,Rui tidak habis fikir,secara tidak langsung selir Fengying dan pria misterius itu sudah menampilkan perilaku tidak senonoh didepan anak kecil.


Kalajengking dewa kecil itu masih bocah, bahkan saat dia memberikan sebuah laporan kepada Rui melalui telepati, kalajengking dewa kecil itu bilang kalau selir Fengying dan seorang pria sedang bermain pelukan.


Lalu selir Fengying dan pria itu membuka bajunya masing-masing,dan pria itu naik keatas tubuh selir Fengying,pria itu sedang menyiksa selir Fengying sampai Selir Fengying berteriak dan memiliki tanda merah dimana-mana,ada bekas pukulan juga di bokongnya.


Rui yang mendengar ucapan dari mulut kalajengking dewa kecil itu hanya berwajah pasrah dan berubah merah dengan sedikit menaikan satu alisnya,lalu kalajengking dewa kecil itu bilang kalau dia menjadi merasa kasihan.


Selir Fengying dipaksa untuk bermain kuda-kudaan,pria itu memaksa selir Fengying untuk merunduk dan pria itu menaikinya dibelakang tubuh selir Fengying.


Astaga, seharusnya ini tidak dilihat oleh anak kecil.fikir Rui yang wajahnya sudah sangat merah


Saat kalajengking dewa kecil itu mau melanjutkan ucapannya lagi,Rui sudah tidak tahan mendengarnya,Rui meminta kalajengking dewa kecil itu mencari informasi ditempat lain.


Huh,,,


Rui sangat lelah,karena saat kalajengking dewa kecil memberikan informasi mengenai hal tadi,Rui langsung membayangkan kejadian itu didalam fikirannya dan sekarang sudah seperti sebuah film dokumenter.


Keesokan harinya, kaisar Zhang Fei Hung bangun dengan wajah yang sangat cerah,apa lagi saat ini Rui juga sedang berbaring bersama dengan dirinya.


Kaisar Zhang Fei Hung langsung memeluk tubuh Rui erat-erat sambil menatap wajah cantik Rui,tak lama Rui pun membuka matanya,dan langsung mencium bibir kaisar Zhang Fei Hung.


"Rui'er."ucap kaisar Zhang Fei Hung yang sangat kaget dengan inisiatif Rui dengan mencium bibirnya lebih dulu.

__ADS_1


"Yang mulia Kaisar."ucap Rui dengan suara serak sambil memaki dirinya sendiri didalam hati karena bisa terangsang dengan hanya cerita dari mulut kalajengking dewa kecil yang sudah melihat adegan itu secara langsung.


Kaisar Zhang Fei Hung langsung memeluk tubuh Rui dan tersenyum senang,baru kali ini Rui memintanya secara langsung, tanpa bertanya lagi pun kaisar Zhang Fei Hung mulai memanjakan sang istri tercintanya itu.


Sial,karena cerita semalam,hari ini terasa sangat panas dan terlihat sangat pasrah, astaga,dimasa depan ini tidak akan pernah terjadi lagi.fikir Rui


Kaisar Zhang Fei Hung pun melakukan semua yang kaisar Zhang Fei Hung kuasai untuk memanjakan istrinya itu.


Setelah selesai dengan kesibukan mereka.


"Apa Rui'er puas, sayang."


"Hem,,."


Rui sudah sangat malu dengan pertanyaan dari kaisar Zhang Fei Hung.


Semoga Rui'er bisa mencintai kaisar ini, seiring berjalannya waktu.fikir kaisar Zhang Fei Hung dengan wajah ceria


Setelah selesai melakukan hubungan yang saling menguntungkan antara suami dan istri itu pun,Rui membantu kaisar Zhang Fei Hung untuk membersihkan diri dan berpakaian.


"Apa yang mau dilakukan lebih dulu, yang mulia Kaisar?."ucap Rui sambil membenarkan pakaian yang dikenakan oleh kaisar Zhang Fei Hung


"Hem, bagaimana kalau orang terdekat lebih dulu."


"Hem itu bagus."


Kaisar Zhang Fei Hung pun menggenggam tangan Rui sambil berjalan bersama untuk pergi kekediaman pangeran Zhang Xin.


Setelah tiba disana, pangeran Zhang Xin terlihat biasa saja, sedangkan istrinya meminta pengampunan dosa untuk sang suami.


Kaisar Zhang Fei Hung menatap kearah Rui, tapi wajah Rui menatap kearah Zhang Xin dengan tatapan dingin,


"Siapa yang sudah menghasut adik untuk menyerang kaisar?."ucap Zhang Fei Hung kearah Zhang Xin yang sedang terduduk tertundu didampingi oleh pengawal bayangan milik kaisar Zhang Fei Hung


"Tidak ada,kakak."ucap Zhang Xin dengan suara lemas sambil menatap kearah Rui.

__ADS_1


Rui hanya diam saja, kelakuan Zhang Xin kali ini sudah sangat keterlaluan,Rui tidak akan ikut campur dalam urusan mereka berdua karena kalau Rui membela Zhang Xin,maka reputasi Kaisar Zhang Fei Hung sebagai suaminya akan buruk.


Akan terdengar rumor kalau selir Jierui, istri dari kaisar Zhang Fei Hung lebih membela sang adik iparnya, padahal sudah jelas kejahatan Zhang Xin adalah sebuah pemberontakan.


Kaisar Zhang Fei Hung mendekati Zhang Xin dan memasukkan sebuah pil bundar kedalam mulutnya, seketika tubuh Zhang Xin bergetar dengan mata yang melotot, tak lama Zhang Xin mati karena pil yang dimasukkan kedalam mulutnya itu adalah racun.


Kaisar Zhang Fei Hung meminta pengawal bayangan miliknya untuk menguburkan mayat Zhang Xin di area pekuburan umum untuk rakyat biasa,Rui hanya menatap diam saat mayat Zhang Xin diangkat oleh pengawal bayangan.


Kaisar Zhang Fei Hung berbalik badan dan melangkah mendekati Rui.


"Rui'er."


"Ya, yang mulia Kaisar."


"Jangan hanya diam saja,apa kamu menyesal karena kini Zhang Xin telah tiada?."ucap kaisar Zhang Fei Hung sambil mengusap pipi Rui lembut


"Tentu tidak, yang mulia Kaisar, Zhang Xin memanglah teman Rui tapi kini dia telah berubah, seperti bukan Zhang Xin yang Rui kenal."


"Bukankah Zhang Xin berubah karena kamu , sayangku."ucap kaisar Zhang Fei Hung dengan senyuman manisnya


"Oh, benarkah, sepertinya Rui menjadi sedikit menyesal sekarang."ucap Rui sambil menatap kearah kaisar Zhang Fei Hung


Ah,,,


Kaisar Zhang Fei Hung langsung menarik pinggang ramping Rui untuk lebih dekat.


"Jangan menggoda kaisar ini Rui'er,atau mau kaisar memberikan hukuman lagi seperti yang tadi pagi kita lakukan,Hem."


"Benarkah,aku memanglah wanita yang pemberani,asal yang mulia Kaisar tahu saja, Rui tidak takut apapun,bahkan Rui bisa pergi lebih jauh lagi dari kekaisaran Qing."


Saat mendengar jawaban dari mulut Rui , Kaisar Zhang Fei Hung langsung merinding dan berkeringat dingin.


"Ah, baiklah, kaisar ini tidak akan pernah berani menyinggung perasaan wanita yang Kaisar ini cintai,hah,ini kah cinta, yang membuat Kaisar ini tidak bisa berkutik didepan Rui'er."ucap Zhang Fei Hung dengan nada suara lemah


_____________

__ADS_1


bersambung


(^∆^)


__ADS_2