SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX

SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX
putra mahkota Zhang Junda


__ADS_3

Kaisar Zhang Fei Hung langsung tertegun sejenak,lalu berubah menjadi sangat panik.


"Hah, Rui'er,apa yang harus kaisar ini lakukan,aduh bagaimana ini, bagaimana mana?."ucap kaisar Zhang Fei Hung sambil berdiri dan berlari bulak balik kesana kemari.


Astaga,,,


Rui hanya melihat kelakuan suaminya itu dengan menggelengkan kepalanya.


"Yang mulia Kaisar."


"Iya, Rui'er,maaf Kaisar ini sangat gugup."


"Yang mulia Kaisar ingin membantu Rui melahirkan atau tidak."


"Tentu saja ingin sayang ku."


"Baiklah, panggilkan dayang perempuan dua saja yang cepat untuk membantu aku melahirkan dan jangan lupa bawa serta air bersih dan lap kain."


"Baiklah Rui'er."


Kaisar Zhang Fei Hung langsung meminta pelayan yang dekat dengan kediaman naga untuk membantu Rui melahirkan.


Rui meminta kaisar Zhang Fei Hung berada dipintu keluar kepala bayi,lalu menyaksikan langsung sang anak keluar, sedangkan Rui mengatur nafasnya dan memutar sedikit bayinya supaya bertemu dengan jalan keluarnya.


Tak lama,kepala bayi mulai keluar , kaisar Zhang Fei Hung langsung sangat senang serta cemas,dengan dorongan yang kedua Rui sudah berhasil mengeluarkan sang anak.


Kaisar Zhang Fei Hung Langsung mengangkat tubuh sang anak untuk dibersihkan oleh pelayan beserta ari-arinya, setelah itu pelayan yang lain membantu membersihkan bekas persalinan.


Kaisar Zhang Fei Hung mengendong Rui kedalam pemandian,lalu memakaikan pakaian bersih untuk Rui, setelah selesai kaisar Zhang Fei Hung mengendong Rui kembali ke atas tempat tidur yang sudah bersih.


Bayinya sudah bersih,Rui langsung ingin menyusui sang anak, kaisar Zhang Fei Hung langsung meminta dayang keluar, sekarang didalam kamar hanya ada kaisar Zhang Fei Hung dan Rui yang sangat antusias menyusui bayi yang berjenis kelamin laki-laki.


Kaisar Zhang Fei Hung pun langsung mencium bibir Rui.


"Rui'er, terimakasih sudah memberikan kaisar ini seorang anak yang sangat tampan."

__ADS_1


"Tampan seperti ayahandanya."


"Rambutnya putih dan cantik seperti ibundanya, Rui'er."ucap kaisar Zhang Fei Hung dengan senyuman manisnya


"Yang mulia Kaisar, jangan disiarkan dulu tentang hal ini tunggu Rui pulih dulu selama dua Minggu."


"Iya, Rui'er, pelayan tadi juga sudah ditutup semua Indra yang ada ditubuh mereka untuk hal ini."


Yang dimaksud oleh kaisar Zhang Fei Hung adalah tutup mulut,telinga dan lain sebagainya,mereka tidak akan berani.


"Hem, terimakasih yang mulia Kaisar."


"Apapun untuk Rui'er."


Hem,,


"Kenapa?."ucap Rui sambil menatap kearah kaisar Zhang Fei Hung


"Anak ini baru saja lahir,tapi dia sudah mendapatkan mainan milik kaisar ini, untuk dia santap,lihat saja itu lidahnya." Ucap kaisar Zhang Fei Hung dengan wajah murung


"Yang mulia Kaisar,harus mengalah."


"Apa yang mulia Kaisar sudah memiliki nama untuk dia."ucap Rui sambil meraba wajah tampan anaknya.


"Tentu saja Rui'er, Zhang Junda,nama putra mahkota kekaisaran Zhang."


Hem,,


"Zhang Junda,da'er putra ku."


"Putra Kita, Rui'er."


"Hem, baiklah."


Kaisar Zhang Fei Hung sangat menikmati perannya sebagai seorang ayah,saat Rui sudah selesai memberi makan anaknya, kaisar Zhang Fei Hung sangat antusias untuk menggendong tubuh sang putra supaya Rui bisa beristirahat.

__ADS_1


Tak lama kaisar Zhang Fei Hung pun memanggil Huang untuk memberikan perintah atas nama kaisar, perintah untuk menjadikan pelayan dikediaman pribadi milik Selir Fengying sebagai pelaku utama.


Kaisar Zhang Fei Hung meminta pelayan itu dihukum mati, sedangkan untuk Selir Fengying,karena sudah memiliki seorang pengkhianat didalam kediaman miliknya, selir Fengying dikirim pulang kerumah keluarganya, tidak boleh kembali keistana kekaisaran Zhang.


Apapun alasannya dan untuk pangeran Zhang Ziyi,dia telah menjadi anak angkat selir Jierui,jadi apapun yang berurusan dengan pangeran Zhang Ziyi,itu menjadi tanggung jawab selir Jierui sebagai ibu pengganti.


Rui pun sangat senang dengan keputusan kaisar Zhang Fei Hung kali ini, walaupun nantinya dia akan merasa bosan,Hem tidak masalah asalkan pangeran Zhang Ziyi selamat .


Setelah dua Minggu berlalu,Rui sudah bisa melakukan aktivitas normalnya tapi tetap dalam pengawasan ketat dari sang suami, kaisar Zhang Fei Hung juga meminta permaisuri Mey Lan untuk membantu Rui mengurus pangeran Zhang Ziyi dan pangeran Zhang Junda.


Permaisuri Mey Lan pun sangat antusias untuk membantu Rui ,dia bahkan tidak merasa lelah saat harus pergi setiap harinya kekediaman cinta sejati,bahkan permaisuri Mey Lan sangat mengagumi keindahan disetiap sudut ruangan dari dalam kediaman cinta sejati itu.


Permaisuri Mey Lan sedang menggendong pangeran Zhang Junda yang baru habis mandi,bibirnya yang mungil dan matanya yang tertutup membuat permaisuri Mey Lan merasa sangat gemas.


Tapi untuk hal ini, permaisuri Mey Lan tidak ingin bermimpi untuk bisa memiliki bayi sendiri, kaisar Zhang Fei Hung tidak akan mau memiliki anak dari tubuhnya dan bahkan kaisar Zhang Fei Hung menyarankan untuk mendapatkan anak dari pria lain dan mencopot gelarnya sebagai permaisuri.


Bahkan kaisar Zhang Fei Hung tidak pernah datang kekediamannya untuk melepas lelah,Rui sendiri pun tidak pernah menanyakan hal itu kepada kaisar Zhang Fei Hung karena itu bukan urusannya.


Sekarang didalam kediaman cinta sejati milik Rui,mereka sedang sarapan bersama.


"Kak Mey Lan kenapa datang pagi sekali,Rui jadi tidak enak hati sudah merepotkan kakak."


"Tidak perlu seperti itu,adik Rui, bukankah kakak yang mau dengan sendirinya, lagi pula kakak bosan berada didalam kediaman,hati ini selalu rindu dengan pangeran dua menggemaskan ini."


Memang dari lahir, pangeran Zhang Ziyi tidak pernah diperbolehkan untuk keluar dari kediaman selir Fengying,bahkan permaisuri Mey Lan yang ingin mendekati Zhang Ziyi pun tidak diperbolehkan oleh Selir Fengying.


Selir Fengying mengira kalau permaisuri Mey Lan hanya ingin menghinanya saja seperti selir yang lainnya dulu,maka dari itu, permaisuri Mey Lan baru bisa bersosialisasi dengan pangeran Zhang Ziyi sekarang karena sudah diadopsi oleh Rui.


Bahkan sekarang pangeran Zhang Ziyi menempati kediaman selir Fengying yang berubah menjadi kediaman pangeran Zhang Ziyi, pelayan dan penjaga disana pun telah diganti oleh Rui dan juga ada beberapa kalajengking dewa kecil yang berkeliaran disana.


Kini satu tahun telah berlalu, kehidupan istana kekaisaran Zhang pun kembali membaik bahkan lebih tenang, pangeran Zhang Junda pun sudah aktif bergerak dan mengoceh,ibu suri agung setiap harinya sangat menantikan kehadiran sang pangeran didalam kediamannya.


Rui tidak mengizinkan ibu suri agung mendatangi kediaman miliknya hanya untuk menemui pangeran Zhang Junda,itu sangat tidak sopan menurut Rui,jadi Rui membuat jadwal setiap sore hari permaisuri Mey Lan membawa pergi pangeran Zhang Junda kekediaman ibu suri agung.


___________________

__ADS_1


bersambung


(^∆^)


__ADS_2