SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX

SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX
kaisar Zhang Fei Hung tumbang


__ADS_3

Rui langsung menghilang dan muncul tepat didepan kaisar Zen,membuat kaisar Zen tidak sempat untuk menghindar membuat Rui berhasil menghajarnya, sedangkan Yuan menyerang Gin, dibantu oleh Yulong yang mendapatkan perintah dari kaisar Qing Jun.


Yuan tidak terlalu perduli dengan Yulong bagaimana pun, Phoenix ilahi satu ini sangat sombong.


Kaisar Zen juga mengeluarkan semua kemampuannya untuk melawan Rui, kaisar Zen juga tampak seperti Rui, karena mereka memiliki darah yang sama,hanya saja Rui berdarah campuran.


Tapi itu tidak membuat Rui kalah dari kaisar Zen ,Rui lebih unggul karena dia memiliki ilmu arai legendaris dan juga Rui seorang tabib hebat sama dengan kedua orangtuanya.


Sedangkan Gin mulai kuwalahan menghadapi Yuan dan Yulong.


Sial,kenapa burung sombong ini mau bekerja sama dengan naga putih sok suci itu.fikir Gin


"Hey kalian berdua tampak sangat serasi, kenapa tidak kalian menjadi pasangan saja hah."ucap Gin dengan nada kesal


"Hey,jaga ucapan kamu ya,tuan ku dan nyonya Jierui itu adalah ayah dan anak." Ucap Yulong dengan berteriak membuat semua orang yang berada disana sangat terkejut


Hah,,,,


Kaisar Qing Jun langsung menepuk dahinya karena Yulong yang bodoh itu,putra mahkota Qing Wei pun langsung menatap kearah sang ayah.


Yuan hanya memutar bola matanya malas.


Berbeda dengan kaisar Zen yang sangat senang karena jodohnya ini ternyata wanita yang sangat luar biasa hebatnya,berbeda lagi dengan Rui yang langsung menyerang kaisar Zen dan menghancurkan beberapa titik meredian tenaga dalamnya.


Kaisar Zen pun langsung merasakan sakit yang luar biasa dibeberapa titik bagian tubuhnya,


"Jierui."teriak kaisar Zen sambil menatap kearah Rui dengan wajah marahnya


"Itu sebagai peringatan untuk kamu, jangan pernah datang kembali kekaisaran Qing untuk meminta pertanggungjawaban atas perjanjian lama,aku, Jierui menolak dengan tegas dengan alasan kalau aku sudah menikah dengan seorang kaisar dari kekaisaran Zhang, kaisar Zhang Fei Hung." Ucap Rui dengan nada suara tegas


Sangat beruntung sekali kamu , Zhang Fei Hung.fikir kaisar Qing Jun

__ADS_1


Gin yang terluka cukup dalam pun langsung masuk kedalam cincin ruang milik kaisar Zen dan kaisar Zen dibantu oleh pengawal pribadinya pergi, kaisar Zen terkena luka dalam yang lumayan parah.


Rui kini menatap kearah Yulong,dan bertanya apa saja yang Yulong tahu tentang dirinya, Yulong pun langsung berkeringat dingin, jierui mode serius sangat menakutkan.


Setelah Rui mendapatkan informasi yang dia inginkan dari Yulong,Rui langsung menghilang bersama yuan,dan arai pun mulai menghilang dengan berjalannya waktu yang membuat semua orang yang ada disana berteriak kemenangan untuk kekaisaran Qing.


Kaisar Qing Jun langsung menjitak kepala Yulong,itu hukuman untuk mulutnya yang terlalu banyak bicara itu, Yulong pun dengan wajah murung langsung memasuki cincin ruang milik kaisar Qing Jun dengan tubuh lesu.


Tuan sangat kejam, tidak ayah tidak anaknya,lebih suka mengintimidasi orang lain.fikir Yulong


Putra mahkota Qing Wei pun langsung meminta penjelasan secara terperinci kepada sang ayah,kalau dari yang Yulong katakan,putra mahkota Qing Wei meyakini kalau selir Jierui itu adalah adiknya.


Kini Rui sudah berada didalam rumah, didalam kamar.


"Maafkan ibunda, sayang, ibunda tahu kalau kamu akan terlahir sangat kuat,." Ucap Rui sambil mengelus perutnya sendiri


Yu pun bergegas pergi menuju kamar Rui.


Rui hanya tersenyum kecil dan menganggukkan kepalanya,


"Yu,dimana Li?."ucap Rui sambil mengunyah makanannya


"Li sedang pergi, mencari bahan makanan."


"Hem,bagus,aku masih ingin disini beberapa hari ."


Hari pun berlalu, sekarang sudah menunjukkan sore hari, pertarungan antara kakak-adik itu masih berlangsung, Kaisar Zhang Fei Hung masih berdiri kokoh.


Sial,dia sulit sekali untuk dirubuhkan.fikir putra mahkota Yan su


Saat ketiga orang itu ingin menyerang kembali kaisar Zhang Fei Hung, ada pukulan tenaga dalam lain dari jauh, yang membuat kaisar Zhang Fei Hung yang sudah kelelahan langsung menjatuhkan diri berlutut diatas tanah sambil memuntahkan darah segar dari mulutnya.

__ADS_1


Zhang Xin memanfaatkan peluang ini untuk menyerang lebih dalam ketubuh kaisar Zhang Fei Hung, alhasil sekarang Zhang Fei Hung sedang dalam keadaan sekarat,lalu jendral perang ayah dari selir an, menambahkan racun yang sangat kuat kedalam tubuh Kaisar Zhang Fei Hung.


Saat putra mahkota Yan su ingin melakukan Serangan terakhir dengan menikam jantung kaisar Zhang Fei Hung,ada seorang pria berdiri menghadang Serangan itu,pria itu adalah Li


Li membuat arai tingkat tinggi berbentuk seperti perisai,lalu memasukkan kaisar Zhang Fei Hung kedalam cincin ruang miliknya,lalu pergi dengan cepat dari sana, Li pun langsung menghilang dari pandangan ketiga pria yang sudah menyerang kaisar Zhang Fei Hung.


Lalu ada dua orang lagi di kejauhan yang sudah bersembunyi ,orang yang sama, yang sudah dapat memukul mundur kaisar Zhang Fei Hung sampai memuntahkan darah segar,pria itu hanya bisa mengepalkan tangannya karena menahan amarah saat pria itu tahu, kalau Jierui telah hamil anak kaisar Zhang Fei Hung.


"Ayo,kita sudah tidak ada urusannya lagi disini."ucap pria yang sedang bersembunyi itu lalu disetujui oleh pria satunya lagi.


Mereka pun langsung pergi dengan perasaan yang tidak puas,sama dengan Zhang Xin, jendral perang dan putra mahkota Yan su.


Kembali dimana Rui dengan Yuan sedang berhadapan dengan kaisar Zen,Rui sedang dimode serius jadi Rui tidak menyadari kalau kalajengking dewa kecil yang ikut bersama dengan kaisar Zhang Fei Hung sedang ingin melakukan panggilan telepati,


Tanpa mengulur waktu, kalajengking dewa kecil itu pun langsung menghubungi Li, sedangkan saat itu Li sedang berada disebuah kedai buah,Li sedang memilih buah yang bagus untuk Rui makan.


"Tuan Li, tolong, kaisar Zhang Fei Hung diserang diperbatasan kekaisaran Zhang dan Yan."ucap kalajengking dewa kecil


Li langsung melesat dengan sekuat tenaga, walaupun tidak secepat kaisar Zhang Fei Hung,tapi setidaknya Li sudah berusaha, saat masih ditengah jalan, kalajengking dewa kecil selalu menghubungi Li dan berkata bahwa kaisar Zhang Fei Hung terkena pukulan sampai muntah darah.


Saat itu Li hanya berharap agar kaisar Zhang Fei Hung bisa bertahan,Li sangat mengerti situasi seperti apa yang sedang kaisar Zhang Fei Hung hadapi.


Tapi saat Li masih lumayan jauh, kaisar Zhang Fei Hung telah tumbang,terkapar diatas tanah, dari jauh Li melihat kalau putra mahkota Yan su sedang ingin berjalan untuk menikam jantung kaisar Zhang Fei Hung.


Li langsung membuat pola arai tingkat tinggi berbentuk perisai lalu dengan tepat Li melemparkan ke arah kaisar Zhang Fei Hung yang sedang terkapar diatas tanah, saat ini kaisar Zhang Fei Hung sedang dirawat oleh tabib Heng.


__________________


bersambung


(^∆^)

__ADS_1


__ADS_2