SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX

SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX
provokator


__ADS_3

Jingguo pun yang mendapatkan kertas itu membacanya dengan wajah bingungnya sambil sedikit tertawa.


"Kenapa ayahanda malah tertawa."ucap Rui sambil cemberut dan sedikit merasa malu dengan sang ayah.


Jingguo hanya menggelengkan kepalanya sambil memanggil Li untuk pergi keistana untuk mengundang kaisar Zhang Fei Hung datang kesini, Li langsung pergi.


Tak lama kaisar Zhang Fei Hung sudah berada dikediaman tabib jingguo secepat mungkin lalu mengetuk pintu ruangan yang masih ada Rui .


"Salam ayahanda."ucap kaisar Zhang Fei Hung dengan wajah senang.


"Duduklah disebelah Rui'er,."


Zhang Fei Hung langsung mendekat kearah Rui dan duduk disebelahnya dengan sedikit melirik kearah Rui.


Ais, pria ini,baru saja ayahanda meminta Li untuk memanggilnya, ternyata dia sudah sampai disini lebih dulu.fikir Rui


Sedangkan Li yang baru sampai diistana pun hanya bisa gigit jari karena ternyata kaisar sedang tidak berada disana.


Sekarang,didalam ruangan kerja jingguo.


"Putriku sudah membuat keputusan,tapi ada sedikit penambahan, bagaimana yang mulia Kaisar?."


"Aku menerima semua keputusan dari Rui'er, ayahanda."ucap Zhang Fei Hung dengan sedikit melirik kearah Rui yang hanya diam sambil menatap kearah ayahnya.


"Baiklah, Rui'er menerima lamaran dari kaisar Zhang Fei Hung dengan beberapa syarat, yang pertama,Rui ingin ditempatkan dikediaman yang sangat jauh dari kediaman kaisar yaitu kediaman naga, lalu Rui tidak ingin ada penjaga dan pelayan selain Li dan yu,yang berada didalam kediamannya, lalu Rui ingin tetap bisa dengan bebas keluar istana untuk mengajar dan mengobati warga yang membutuhkan,dan yang terakhir,Rui ingin menunda hubungan antara suami istri selama satu Minggu."


Setelah mendengar ucapan yang terakhir dari ayahanda tercintanya,Rui langsung menatap kearah sang ayah dengan mulut terbuka,dia sangat terkejut,dan langsung bergegas pergi mendekati sang ayah.


"Ayahanda salah bicara,Rui tidak menuliskan yang terakhir itu, yang Rui tulis itu yang mulia Kaisar tidak boleh menyentuh Rui sampai kapanpun, ayahanda baca ulang ini salah."ucap Rui sambil melihat kertas yang ada ditangan ayah.


"Aku Zhang Fei Hung berjanji untuk menepati semua yang dikatakan oleh ayahanda."ucap Zhang Fei Hung dengan wajah senang.


"Ayahanda salah bicara,ayah tolong jelaskan ih,ayah Rui tidak mau disentuh oleh pria mesum itu,ayah."ucap Rui yang masih ingin sang ayah membelanya.


"Rui'er,kalau suami istri tidak saling menyentuh, dari mana Mereka bisa mempunyai anak secantik kamu,setampan kaisar Zhang Fei Hung,Hem, ayahanda ingin sekali menimang cucu."


"Terimakasih atas kebaikan ayahanda."ucap Zhang Fei Hung yang masih tersenyum senang.

__ADS_1


"Tapi ayah, bagaimana kalau satu tahun."


Jingguo hanya menggelengkan kepalanya.


"Satu bulan."


Jingguo juga masih menggelengkan kepalanya.


Rui langsung berwajah lemas dan murung,


"Yang mulia Kaisar,aku memberikan restu kepada kamu untuk melanjutkan tugasku sebagai seorang ayah yang menjaga putri tercintanya,tapi kalau suatu hari kamu sudah tidak mencintai Rui'er ku lagi, katakan saja kepadaku dan jangan kamu memberitahukan kepadanya, aku yang akan pergi keistana untuk menjemputnya dan membawanya pulang."


"Aku Zhang Fei Hung tidak akan pernah menyesal dan tidak akan pernah berhenti untuk mencintai Rui'er ayahanda,jadi semua yang ayahanda takutkan tidak akan pernah terjadi kepada Rui'er."ucap Zhang Fei Hung dengan suara mantap.


Sedangkan Rui masih cemberut dengan apa yang dikatakan oleh sang ayah, Zhang Fei Hung yang melihat Rui cemberut pun sangat ingin menculiknya sekarang,tapi dia tahan untuk tidak melakukan hal itu didepan ayahanda Rui.


Kereta mahar pernikahan pun mulai berdatangan kekediaman pribadi tabib jingguo,Rui hanya mengurung diri didalam kamar,dia tidak mau bertemu dengan siapapun.


"Nona muda,apa nona sedang menyesali keputusan nona?."ucap Yuan yang sedang memakan buah apel.


"Hem."


"Siapa yang bisa bahagia disaat kamu akan menikah dengan pria yang sudah memiliki empat orang istri."ucap Rui dengan helaan nafas panjang


"Hem,salah nona muda, yang benar itu tiga istri, bukankah nona sudah membunuh satu."ucap Yuan dengan santai


"Hah,apa mesti seperti ini takdir yang aku alami,kalau bisa memilih,aku lebih memilih menikah dengan orang lain saja Yuan, hidup damai disebuah tempat."


Yuan ingin sekali menjawab ucapan dari Rui tapi saat dia baru ingin membuka mulutnya, langsung saja hawa dingin langsung menyelimuti tubuhnya.


Ternyata didepan pintu kamar sudah ada Zhang Fei Hung yang ingin menemui Rui sebelum hari pernikahan besok dan membawanya keistana.


"Rui'er,boleh aku masuk?."ucap Zhang Fei Hung didepan pintu kamar


Rui pun sampai menjadi gugup karena mungkin Zhang Fei Hung mendengar percakapannya tadi dengan Yuan.


"Ya,."

__ADS_1


Zhang Fei Hung pun langsung masuk dengan tatapan menyelidik kearah Yuan, ternyata benar apa yang dikatakan oleh Huang kalau Yuan ini sangat menempel dengan Rui'er.


Rui baru ingin memberikan hormat kepada Zhang Fei Hung tapi dengan cepat ditahan oleh Zhang Fei Hung,


"Tidak perlu seformal ini Rui'er,bukankah kita akan menjadi suami istri."ucap Zhang Fei Hung dengan wajah tersenyum manis kearahnya.


"Baiklah, yang mulia Kaisar."ucap Rui


"Panggil aku suami, Rui'er."


"Tapi kita belum menikah."


"Sekarang dan besok sama saja , Rui'er."


"Tapi aku hanya seorang selir , seharusnya aku memanggilmu dengan sebutan tuan atau yang mulia Kaisar, bukankah begitu."


Kaisar Zhang Fei Hung langsung memeluk tubuh Rui erat-erat.


"Lepaskan aku, yang mulia Kaisar."


"Jangan terlalu dekat dengan Yuan,."ucap Zhang Fei Hung sambil menatap tajam kearah Yuan


Sedangkan Yuan pun hanya memutar bola matanya malas,


"Astaga,belum menjadi suamiku saja , yang mulia Kaisar sudah memiliki satu peraturan untuk aku."ucap Rui sambil berusaha melepaskan diri dari pelukan erat Zhang Fei Hung,dan berhasil terlepas.


"Aku hanya tidak ingin Yuan merubah keputusan kamu Rui'er,dia seperti seorang provokator didalam hubungan kita."ucap Zhang Fei Hung


Yuan pun merasa geram dengan tuduhan dari mulut sang kaisar, wajah Yuan pun berubah menjadi gelap sekarang


"Sudah cukup yang mulia Kaisar, jangan seperti ini,Yuan dan aku kita saling mengenal sudah sangat lama, bahkan sebelum kamu mengenal aku, jadi kamu tidak boleh berkata seperti itu terhadap Yuan,kamu menyebalkan."ucap Rui yang ingin pergi meninggalkan mereka berdua.


Dengan cepat Zhang Fei Hung mencium bibir Rui dan menghisap sampai lidah mereka saling bertemu,Rui sangat keget karena ini adalah ciuman pertama miliknya.


"Aku mencintaimu Rui'er."ucap Zhang Fei Hung saat ciuman itu berhenti


________________________

__ADS_1


bersambung


(^∆^)


__ADS_2