
Kaisar Zhang Fei Hung langsung merasa bersalah dan buru-buru menelan makanan yang dikunyah nya,
"Tentu saja tidak sayang, Rui'er,."ucap Zhang Fei Hung yang langsung merinding saat membayangkan sang anak memanggil ayahanda kepada pria lain.
"Jadi harus patuh, mengerti jangan gegabah dalam hal apapun,kalau Rui menjadi janda,Rui akan menikahi pria lain." Ucap Rui dengan wajah mengancam
Kaisar Zhang Fei Hung hanya bisa menganggukan kepalanya tanda mengerti dengan mata berkaca-kaca.
Setelah selesai makan, Rui membuang air didalam bak dan menggantinya dengan yang baru dan menuangkan ramuan lagi,tubuh kaisar Zhang Fei Hung mulai membaik.
"Saat serangan mendadak datang,tubuh kaisar ini menjadi sangat lemah,saat itu yang ada didalam pikiran kaisar ini hanya ada Rui'er dan anak yang sedang Rui'er kandung,apa aku masih bisa melihatnya atau tidak,paling tidak melihat senyuman manis Rui'er untuk yang terakhir kalinya,aku akan pergi dengan tenang."ucap Zhang Fei Hung dengan wajah murung
"Yang mulia Kaisar jangan berbicara sembarangan,apa yang mulia Kaisar lupa kalau sudah menikahi seorang tabib hebat, racun seperti ini tidak ada apa-apanya didepan Rui."ucap Rui dengan wajah tenang
"Iya, terimakasih Rui'er, kaisar ini semakin mencintai Rui'er."ucap Zhang Fei Hung dengan senyuman manisnya
"Sekarang, semangat untuk sembuh,karena yang mulia Kaisar akan menjadi ayah,lalu kita habisi para pengkhianat itu bersama-sama."ucap Rui sambil menatap wajah tampan Zhang Fei Hung
"Apa hukuman yang pantas mereka dapatkan menurut Rui'er?."ucap kaisar Zhang Fei Hung sambil membelai rambut indah milik Rui
"Hem, jendral perang sudah sangat jelas, hukuman mati, sedangkan pangeran Yan su, membuat dia menjadi pangeran sampah."
"Bagaimana dengan pangeran Zhang Xin?." Ucap Zhang Fei Hung dengan wajah menyelidik kearah sang istri
"Menurut yang mulia Kaisar bagaimana?, Karena pangeran Zhang Xin adalah adik kandung yang mulia Kaisar."
"Hem, kaisar ini menginginkan pangeran Zhang Xin mati saja Rui'er,apa Rui'er merasa keberatan."ucap Zhang Fei Hung dengan senyuman manisnya
"Tentu saja tidak,itu semua keputusan yang mulia Kaisar jadi terserah saja, Rui tidak perduli,hanya saja Rui'er masih penasaran dengan orang yang membantu mereka saat sedang menyerang yang mulia Kaisar."
"Ah sial,benar juga, kaisar ini sangat bodoh."ucap Zhang Fei Hung sambil menepuk dahinya
"Tidak perlu khawatir,Rui sudah meminta Li dan Yuan untuk menyelidikinya."
__ADS_1
"Istriku sangat hebat dan pintar serta bijaksana."ucap Zhang Fei Hung dengan senyuman manisnya
Sedangkan ditempat lain, dikekaisaran Han kaisar Zen sangat marah karena tidak bisa menerima kekalahannya dari jierui,kini kaisar Zen sedang diobati oleh tabib istana kekaisaran Han.
"Maafkan hamba, yang mulia racun ini hamba tidak sanggup untuk menyembuhkannya,."ucap tabib istana dengan sambil berlutut ketakutan didepan kaisar Han terdahulu,ayah dari kaisar Zen
Mata pria tua yang masih terlihat gagah itu langsung melotot kearah sang tabib yang telah menyerah itu.
"Coba kalau kamu berani, katakan sekali lagi."ucap ayah kaisar Zen dengan wajah marah
"Ampun,racun ini yang bisa menyembuhkannya hanya sang pemberi racun seorang, yang mulia,racun ini di luar jangkauan saya."ucap sang tabib dengan tubuh bergetar.
Lalu pria tua itu menatap kearah putranya.
"Zen'er,siapa yang sudah melakukan hal ini kepada kamu?."
"Ayahanda, dikekaisaran Qing aku bertemu dengan seorang wanita muda cantik berambut putih bagaikan Dewi yang turun dari langit, dialah yang melakukan hal ini kepada ku, nama wanita itu Jierui."
"Kenapa,apa urusan wanita itu dengan kekaisaran Qing?."
Ayah dari kaisar Zen pun mengeluarkan sebuah lukisan seorang wanita muda dari dalam cincin ruang miliknya.
"Apa wanita yang bernama Jierui itu mirip dengan wanita ini."
Kaisar Zen langsung terkejut saat melihat lukisan wanita yang diberikan oleh sang ayah.
"Iya,mirip tapi Jierui terlihat lebih cantik daripada wanita yang berada didalam lukisan ini ayah."
"Hem, berarti Jierui itu benar putri dari kaisar Qing Jun, mungkin mereka juga terkejut saat kemunculan wanita ini karena xia'er sudah menghilang tujuh belas tahun yang lalu dalam kondisi hamil, xia'er mungkin sudah memprediksi bahwa anak yang sedang berkembang didalam tubuhnya itu berjenis kelamin perempuan."
Ayah kaisar Zen pun langsung berwajah ceria.
"Ayahanda, bukankah itu berarti Jierui itu adalah permaisuri ku,tapi dia sudah menikah dengan kaisar Zhang Fei Hung dari kekaisaran Zhang."
__ADS_1
"Apa,,dia sudah menikah."ucapnya dengan nada suara tinggi dan marah
"Iya,ayah, Jierui juga bilang kalau dia ingin perjanjian lama itu dibatalkan."
Huaaaaaaaa,,,
Ayahanda kaisar Zen pun sangat geram dan marah sambil menggertakan giginya
"Bocah itu,berani sekali dia, Jierui seharusnya menikah dengan zen'er bukan dengan kaisar Zhang Fei Hung,."
Kaisar Zen pun terlihat sangat lemas karena efek racun, sebenarnya dia menginginkan Jierui tapi kalau begitu mereka harus menyerang kekaisaran Zhang untuk membuat perhitungan.
"Ayahanda, bagaimana kalau kita menculik Jierui saja untuk dibawa kekaisaran Han lalu menikah paksa dengan aku dan menjadi permaisuri, asal ayahanda tahu saja kalau Jierui memiliki kontrak dengan Phoenix ilahi."
"Yuan maksud kamu, Phoenix ilahi yang terkenal sombong itu?."ucapnya sambil menaikan satu alisnya
"Iya, ayahanda benar kemarin Gin sudah bertarung melawan si Yuan itu yang dibantu oleh Yulong,si naga bau ita ayah."
"Yasudah, sekarang ini fokuslah untuk memulihkan kondisi tubuh kamu lebih dulu, walaupun tidak sempurna dan benar-benar sembuh, setidaknya racun itu dapat ditekan oleh fisik kita yang berasal dari klan siluman putih,dulu kakek kamu sengaja menerima permintaan dari kaisar Qing Jun untuk menikahi xia'er, sebenarnya saat itu aku tidak rela bagaimana pun xia'er,aku mencintainya,aku pernah tidak egois saat itu tapi sekarang,aku harus egois perjanjian lama masih harus ditetapkan walaupun jierui sudah menikah sekalipun, kaisar Zhang Fei Hung harus melepasnya atau kita kekaisaran Han akan menculik Jierui."
Kaisar Zen pun hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti lalu mulai bermeditasi untuk menekan racun yang ada ditubuhnya,
Jierui, bagaimana pun caranya,dia harus menjadi milikku.fikir kaisar Zen.
Sedangkan ditempat lain,di istana kekaisaran Qing, Kaisar Qing Jun sedang bersama dengan putra mahkota Qing Wei yang terus menerus meminta penjelasan.
"Semua yang kamu fikirkan benar,selir Jierui adalah adik kandung kamu, dari ibu selir xia'er."ucap kaisar Qing Jun dengan tatapan mata tajam kearah putranya itu.
"Kenapa ayahanda merahasiakan hal sebesar ini kepada aku?."
_______________
bersambung
__ADS_1
(^∆^)