
"Tidak yang mulia, tolong,hamba tidak mungkin berani untuk menyelakai yang mulia selir Jierui,hamba tidak bersalah yang mulia."ucap pelayan itu dengan wajah penuh dengan air mata
"Cukup, kaisar ini datang dan tidak mau melihat drama, dimana pangeran Zhang Ziyi sekarang,panggil dia untuk menghadap kepada kaisar ini, seorang pembunuh tidak boleh lolos."
Selir Fengying pun maju dengan wajah datarnya.
"Yang mulia Kaisar terlalu terburu-buru, Zhang Ziyi masih kecil tidak mungkin melakukan hal seperti itu."ucap selir Fengying dengan nada suara lembut
"Lalu kalau bukan Zhang Ziyi,siapa,kamu?."
"Yang mulia kenapa seperti ini, apa Fengying sudah tidak ada gunanya dihadapan yang mulia."
"Jangan berbelit-belit Fengying, sekarang jawab pertanyaan Kaisar ini,siapa yang sudah melakukannya."
"Apa yang mulia sudah tidak menyukai Fengying lagi,apa yang kurang dari diri Fengying ,aku akan merubahnya supaya yang mulia melihat Fengying lagi."ucap selir Fengying dengan menggebu-gebu sebenarnya,dia sangat mencintai kaisar Zhang Fei Hung tapi sudah jelas cinta itu bertepuk sebelah tangan.
"Fengying, aku akan memenggal kepala pangeran Zhang Ziyi karena dialah yang membawakan kue bulan beracun itu untuk Rui'er,kalau ucapan yang kamu katakan itu benar,siapa yang mungkin bisa memberikan racun kedalam kue bulan itu selain Zhang Ziyi,hah."ucap kaisar Zhang Fei Hung dengan wajah gelapnya
Sebenarnya kaisar Zhang Fei Hung hanya ingin menggertak selir Fengying untuk buka suara,tapi.
"Fengying tidak perduli, terserah yang mulia mau memenggal kepala Zhang Ziyi, karena memang yang mulia tidak pernah menganggap bahwa pangeran Zhang Ziyi adalah anak yang mulia, biarkan dia mati ditangan ayahnya sendiri ."ucap selir Fengying untuk memprovokasi Kaisar Zhang Fei Hung
"Kamu kira aku tidak sanggup untuk melakukan hal itu kepada Zhang Ziyi,hah,."
Tak lama pengawal bayangan milik kaisar Zhang Fei Hung pun melaporkan kalau pangeran Zhang Ziyi sedang berada didalam kediaman milik selir Jierui.
Selir Fengying pun hanya diam,dia merasa kalau ini hal yang tepat,dia sudah tidak perduli dengan anak itu lagi, cukup untuk anak itu merusak kepercayaan kaisar Zhang Fei Hung kepadanya dan Selir Fengying berfikir kalau pangeran Zhang Ziyi sudah pantas mati.
Kaisar Zhang Fei Hung pun berdiri dan melangkah pergi kearah kediaman pribadi milik Rui,disana pun Rui sudah merasakan aura gelap milik sang suami, pangeran Zhang Ziyi pun sudah sangat ketakutan.
Rui masih memeluk tubuh pangeran Zhang Ziyi.
"Ziyi'er tetap disini ya."
"Iya ibunda."
Rui pergi meninggalkan pangeran Zhang Ziyi bersama yu didalam kamar, sedangkan Rui memanggil Yuan keluar untuk menghadang pasukan pengawal bayangan milik kaisar Zhang Fei Hung yang akan datang menjemput paksa Zhang Ziyi.
Bersama dengan Li, mereka berdua serempak untuk melakukan tindakan, pengawal bayangan itu mereka masih bisa masuk,hanya kaisar Zhang Fei Hung yang tertahan.
Saat rombongan kaisar Zhang Fei Hung sudah berada didepan pintu gerbang, ratusan kalajengking dewa kecil pun membuat pertahanan dengan menempel dipintu.
Kaisar Zhang Fei Hung sangat mengerti, kalau sang istri tidak akan menyerahkan pangeran Zhang Ziyi dengan mudah, kaisar Zhang Fei Hung mencoba menerobos masuk tapi tidak bisa,bahkan kini kaisar Zhang Fei Hung sudah mengeluarkan Huang.
"Tuan,ini percuma."
__ADS_1
"Hanya aku yang tidak bisa masuk."
"Nyonya lah, yang menginginkan itu ,tuan."
"Hem."
Kaisar Zhang Fei Hung pun meminta pengawal bayangan miliknya untuk mundur, sekarang tinggal kaisar Zhang Fei Hung dengan Huang yang berada diluar arai.
Huang pun mencoba untuk masuk dan ternyata bisa,membuat kaisar Zhang Fei Hung diam, membuatnya sadar kalau apa yang dia lakukan ini adalah salah.
Huang pergi kedalam dan bertemu dengan Rui.
"Salam nyonya."
"Untuk apa kamu kemari Huang?."
"Kaisar Zhang Fei Hung meminta untuk membawa pangeran Zhang Ziyi keaula pertemuan sekarang."
"Untuk dibunuh?."
Huang hanya diam saja.
Rui pun langsung bangun dari duduknya dan bergegas pergi menuju pintu gerbang kediamannya, dari jauh Rui sudah bisa melihat kaisar Zhang Fei Hung yang sedang berdiri didepan pintu gerbang.
Lalu Rui melewati arai,kini Rui berada tepat didepan kaisar Zhang Fei Hung,
Kaisar Zhang Fei Hung menatap wajah cantik Rui dengan wajah bingungnya,
"Rui'er,ini untuk kebaikan kita."
"Kalau yang mulia Kaisar mengasihani Rui, dan tidak tega untuk membunuh Rui, ceraikan saja Rui, hari ini juga Rui akan pergi membawa pangeran Zhang Ziyi keluar dari istana bahkan kekaisaran Zhang ini."
Tatapan mata kaisar Zhang Fei Hung semakin rumit.
"Apa pangeran Zhang Ziyi lebih berarti bagi Rui'er dari pada kaisar ini?."
"Seorang ibu hanya ingin melindungi putranya, walaupun Zhang Ziyi bukan lahir dari tubuh Rui,tapi Rui sangat menyayanginya, putraku tidak bersalah dalam hal ini."
"Lalu,siapa yang salah?."
"Yang mulia Kaisar fikir sendiri dengan hati dan fikiran tenang,."
Kaisar Zhang Fei Hung langsung memeluk tubuh Rui erat-erat.
"Rui'er."
__ADS_1
"Yang mulia Kaisar kembali kekediaman naga."
"Tidak mau, kaisar ini ingin disini bersama dengan Rui'er."
"Rui masih tidak percaya kalau yang mulia Kaisar tidak mencari kesempatan untuk membunuh Ziyi'er."
Kaisar Zhang Fei Hung langsung memeluk dan membawa Rui pergi kearah kediaman pribadi miliknya, kediaman naga.
Sesampainya didalam kediaman naga, kaisar Zhang Fei Hung membawa Rui duduk diatas tempat tidurnya,
"Rui'er, kaisar ini hanya ingin menggertak selir Fengying untuk mengaku,tapi sepertinya dia juga tidak perduli dengan anaknya sendiri."ucap kaisar Zhang Fei Hung dengan nada suara lembut
"Selir Fengying adalah ibu yang kejam, yang mulia Kaisar sebenarnya saat yang mulia Kaisar sedang beristirahat untuk memulihkan kesehatan,Rui merasakan aura dari orang lain yang menyelinap kesini dan ingin menyelakai yang mulia Kaisar tapi untungnya Rui datang tepat waktu."
"Iya Rui'er, kaisar ini tahu,Huang juga mengatakan hal yang sama."
"Lalu aura itu ternyata milik seorang pria, dan pria itu adalah ayah kandung dari pangeran Zhang Ziyi."
"Hem, sepertinya orang itu sengaja melakukan hal ini kepada selir Fengying."
"Ya,Rui merasa kalau pria itulah yang sudah membunuh dikediaman selir Fengying."
"Ya, Rui'er, kaisar ini juga sangat mengerti apa yang diinginkan oleh pria itu."
"Apa , yang mulia Kaisar?."
"Dirimu, Rui'er,pria itu ingin mengambil Rui'er dari kaisar ini sayang."
Rui langsung memasang wajah bingungnya.
"Kenapa?,Rui tidak pernah mengenalnya, bahkan aura yang pria itu keluarkan pun terasa asing."
"Hem, entahlah hal itu juga masih harus diselidiki."
Akh,,,
Tiba-tiba saja tubuh Rui terasa sakit dan mengeluarkan cairan dari bagian bawah tubuhnya.
"Yang mulia Kaisar,Rui sudah ingin melahirkan."
Hah,,,
_________________
bersambung
__ADS_1
(^∆^)