
Tak lama yu pun datang dan langsung menaruh makanan diatas meja,juga sudah ada Li dan Yuan disana.
"Nyonya,pria tadi yang bernama Zen itu, dia sangat berbahaya,lebih baik tidak terlalu memprovokasi dia."ucap Yuan yang sambil mengambil lauk.
"Aku tahu Yuan,bahkan bau darah yang tercium dari tubuhnya juga sangat menyengat,tapi sepertinya kalau wanita lain atau lebih tepatnya orang lain,mereka hanya akan mencium aroma wewangian yang sangat menenangkan hati dan fikiran."
"Iya, nyonya benar dan sepertinya,tadi Zen itu hanya membual saja, alasan untuk mendekati nyonya."
Li yang juga sedang mendengarkan percakapan Rui dan Yuan pun hanya diam saja karena dia tadi tidak ikut Rui pergi.
"Li,aku tadi sudah bertemu dengan salah satu dari mereka, sepertinya kekaisaran Qing ini,besok akan dikepung."
"Tapi biarpun begitu, nyonya pasti tidak akan mau kembali kekaisaran Zhang untuk menyelamatkan diri bukan."ucap Li sambil mengunyah makanan
"Hah, hahaha,kamu memang sangat mengerti aku,masih ada yang membuat aku penasaran,kenapa kelompok yang bersama Zen itu ingin menyerang kekaisaran Qing ini."ucap Rui dengan wajah bingungnya
"Tapi nyonya juga tidak boleh mengesampingkan kesehatan dan keselamatan tubuh nyonya."ucap Li dengan nada suara biasa
"Hem,ya aku tahu Li kamu tenang saja,semua yang aku lakukan, tidak akan membahayakan anak yang sedang berkembang didalam tubuh ku ini."
"Lalu,apa yang akan nyonya lakukan sekarang?."
"Tidak ada,aku hanya menunggu momen saja."
"Momen yang bagaimana?."
"Momen dimana aku sudah mengetahui apa yang ingin aku ketahui."ucap Rui sambil tersenyum senang.
Hah,,,
Yuan dan Li pun sama-sama menghela nafasnya, bagaimana tidak, nyonya mereka itu sangat tidak mudah melepaskan rasa penasarannya begitu saja.
Sedangkan yu hanya diam dan menatap mereka bingung.
Sedangkan ditempat lain,Zen sedang mengawasi rumah yang ditinggali oleh Rui.
__ADS_1
"Yang mulia Kaisar,kenapa anda hari ini sangat aneh?."ucap pria yang sedang berada dibelakang Zen
Zen yang dipanggil sebagai kaisar pun hanya diam saja,dia sangat fokus dan ingin sekali mendekati rumah itu tapi rumah itu dilindungi oleh arai tingkat tinggi.
"Ais,arai itu membuat ku kesal saja."ucap Zen yang masih memandang kearah rumah Rui
"Yang mulia Kaisar,sudah waktunya."
"Hem."ucap Zen yang langsung menghilang dari sana menuju istana kekaisaran Qing.
Rui yang masih didalam rumah pun merasa sangat lega saat aura milik pria itu menghilang dari sekitar rumah itu.
"Nyonya."ucap Yuan
"Ya,dia sudah pergi,huh memang pria yang merepotkan,."
"Lalu bagaimana, nyonya."
"Kita pergi juga Yuan dan kita memantau saja dulu dari jauh."
"Baiklah nyonya."
Sedangkan ditempat lain, kaisar Zhang Fei Hung saat sedang ingin melewati perbatasan antara kekaisaran Zhang dengan kekaisaran yan, kaisar Zhang Fei Hung dihadang oleh pangeran Yan su dan pangeran Zhang Xin.
Mereka ingin melumpuhkan kaisar Zhang Fei Hung bersama,dan tak lama kemudian jendral perang ,ayah dari selir an pun ikut dalam kelompok pangeran Zhang Xin.
Mereka bertiga sudah membuat kesepakatan bersama, jendral perang akan melepaskan Jierui tapi sebagai gantinya pangeran Zhang Xin haru mau naik takhta kekaisaran Zhang dan menikahi putrinya yang lain.
Sedangkan pangeran Zhang Xin dan pangeran Yan su akan bertarung untuk mendapatkan Jierui,kini mereka bertiga sudah siap untuk mengalahkan dan kalau bisa membunuh kaisar Zhang Fei Hung.
Kaisar Zhang Fei Hung hanya menatap kearah mereka bertiga dengan tatapan meremehkan.
"Kalian menginginkan apa dari kaisar ini?." Ucap kaisar Zhang Fei Hung yang sudah sangat muak.
"Semua yang kamu miliki,termasuk Jierui." Ucap Zhang Xin dengan tatapan membunuhnya
__ADS_1
"Ah,adik,kenapa kamu sekarang menjadi serakah,asal kamu tahu, sekarang kakak mu ini dan Rui'er, sedang menantikan calon pewaris tahta kekaisaran Zhang yang sedang berkembang didalam tubuh Rui'er."
Saat Zhang Xin mendengar ucapan dari mulut Zhang Fei Hung,dia sangat merasa geram,
"Pasti kamu sudah memaksa Rui'er untuk mau mengandung seorang anak untuk kamu kan."ucap Zhang Xin yang tidak percaya dengan ucapan dari mulut sang kakak
"Hahaha,adik, Rui'er mengandung anak kaisar ini ,karena Rui'er adalah istri ku,bukan pria lain, sebagai suaminya tentu hal ini membuatku semakin tidak ingin melepaskan Rui'er apapun yang terjadi."
Sial.fikir Zhang Xin
Sedangkan pangeran Yan su sudah sangat kesal karena Rui telah mengandung anak pria lain, pangeran Yan su langsung menyerang kaisar Zhang Fei Hung tanpa henti, dibantu oleh jendral perang.
Tak lama pangeran Zhang Xin juga ikut menyerang sang kakak,tiga lawan satu memang terdengar sangat tidak seimbang, tapi kekuatan kaisar Zhang Fei Hung masih lebih tinggi dari ketiga orang itu.
Sedangkan ditempat lain, diistana kekaisaran Qing, kaisar Qing Jun sedang menghadang seorang pria yang ternyata dia adalah seorang kaisar dari kekaisaran Utara yang bernama kekaisaran Han.
Kekaisaran itu dipimpin oleh Zen sebagai kaisar mereka.
"Zen, hentikan penyerangan ini,sampai kapanpun bibi mu, xia'er tidak akan kembali karena sudah dinyatakan hilang tujuh belas tahun yang lalu."ucap kaisar Qing Jun dengan nada suara tinggi agar didengar oleh kaisar Han Zen.
"Kamu kira aku bodoh hah, kamu sudah membuat kesepakatan dengan ayahku untuk menyerahkan anak yang lahir dari tubuh bibi xia'er untuk menjadi permaisuri dikekaisaran Han,dan sesuai dengan perjanjian lama,kalau kamu tidak memberikan anak mu itu, kekaisaran Han akan meratakan kekaisaran Qing ini."ucap kaisar Han Zen dengan senyuman menyeringai
Kaisar Qing Jun pun langsung tertegun sejenak,dia kini sedang menyadari kesalahannya itu,
Dulu saat kaisar Qing Jun sedang melakukan kunjungan kekaisaran Han, dia melihat seorang wanita muda cantik rambutnya putih dan indah bahkan saat tertiup angin pun kecantikan wanita itu lebih terpancar.
Kaisar Qing Jun langsung jatuh cinta pada pandangan pertama saat melihat wanita muda itu, kaisar Qing Jun meminta wanita itu untuk menjadi salah satu dari Selir miliknya.
Kaisar Han terdahulu mengabulkan permintaan dari kaisar Qing Jun dengan satu syarat, yaitu dengan menikahkan anak mereka berdua dengan anak dari putra mahkota kekaisaran Han, yaitu ayah dari Zen.
Kaisar Qing Jun menyetujuinya tapi sayangnya cinta kaisar Qing Jun bertepuk sebelah tangan, karena wanita itu tidak mencintainya.
Xia tidak mencintai kaisar Qing Jun,tapi selama tinggal diistana kekaisaran Qing, kaisar Qing Jun sangat mencintai Xia tapi saat Xia tahu kalau dirinya sedang hamil, Xia melarikan diri dari istana kekaisaran Qing.
_______________
__ADS_1
bersambung
(^∆^)