
Sedangkan ditempat lain diistana kekaisaran Zhang, kaisar Zhang Fei Hung sedang tertawa puas sambil memegangi perutnya yang sakit akibat tertawa berlebihan, Zhang Fei Hung sedang membayangkan wajah cantik Rui yang sedang ngambek .
Ais,kalau aku didepannya mungkin bibir itu sudah aku hisap sampai habis. Fikir Zhang Fei Hung yang sedang membayangkan Rui memajukan bibirnya.
Kini waktu cepat berlalu tak terasa tinggal dua hari lagi, seleksi untuk kompetisi antar kekaisaran itu akan berlangsung,Rui sedang bersiap untuk pergi menemui ibu suri agung diistana kekaisaran Zhang.
Dengan menggunakan penutup kepalanya, Rui pergi tanpa ditemani oleh Li ,dimelesat cepat kearah istana,para pengawal bayangan milik kaisar Zhang Fei Hung pun langsung memberikan informasi mengenai hal ini.
Kaisar Zhang Fei Hung pun langsung bergegas pergi menuju kediaman naga, dia sangat senang dan sedang ingin memperbaiki penampilannya supaya bisa memikat hati Rui.
Sesampainya Rui dikediaman ibu suri agung,
"Salam hormat, yang mulia ibu suri agung."
"Ah, Rui'er,cucu cantik ku,kemarilah sayang."
Rui langsung mendekati ibu suri agung,lalu dia mulai memeriksa kembali kesehatan ibu suri agung serta memberikan obat untuk dua Minggu kedepan.
"Rui'er, bolehkah nenek bertanya tentang sesuatu?."ucap ibu suri agung
"Boleh saja, nenek ."ucap Rui sambil tersenyum
"Apa kamu sudah memiliki seorang kekasih?."
Setelah mendengar ucapan dari mulut ibu suri agung, Rui tertegun sejenak.
"Belum ada nenek."
"Ah,apa kamu terlalu pemilih Rui'er?."
"Untuk apa Rui yang kecil ini menjadi wanita yang pemilih nenek, Rui hanya tidak ingin salah pilih saja,karena menurut Rui kita hidup hanya satu kali, mati pun satu kali, jatuh cinta juga satu kali, apalagi untuk masalah pernikahan,itu sesuatu hal yang sangat suci untuk Rui secara pribadi, menikah itu untuk selamanya dengan orang yang sama,bukan untuk hanya satu hari atau dua hari,."ucap Rui sambil tersenyum kecil sambil melihat kearah ibu suri
Ibu suri agung hanya tersenyum senang setelah mendengar jawaban dari Rui,
"Ya, sudah selesai, ini obat untuk dua Minggu kedepan,."
"Rui'er,saat pembukaan kompetisi duel besok,nenek sangat ingin melihat Rui'er tampil sebagai pembuka acaranya, nenek ingin melihat bakat menari Rui'er, boleh."
"Tentu saja nenek,kalau itu bisa membuat nenek bahagia."
"Ya tentu saja ,nenek pasti akan sangat bahagia,mungkin saja kamu akan bertemu dengan jodoh kamu saat disana."ucap ibu suri agung dengan wajah bahagianya , Rui tidak tahu kalau ada nada provokasi dibalik kata-kata yang diucapkan oleh ibu suri agung.
__ADS_1
Rui pun meninggalkan ruangan ibu suri untuk bergegas pergi menuju ruangan pribadi dari permaisuri kekaisaran Zhang.
Masih didalam kediaman ibu suri agung sekarang.
"Keluarlah."ucap ibu suri agung sambil melirik kearah belakang tubuhnya.
Seorang pria yang tampan dan gagah pun keluar dari tempat persembunyiannya sekarang, sedang menunjukkan senyuman manisnya.
"Sudah lama nenek tidak melihat senyum diwajah mu itu, Hung'er?."ucap ibu suri agung kepada pria itu yang ternyata adalah kaisar Zhang Fei Hung,
"Hah, bagaimana mungkin aku tidak tersenyum senang saat mendengar jawaban dari Rui'er tadi nenek,dia wanita yang patut aku perjuangkan bukan." Ucap Zhang Fei Hung
"Rui'er?, bukannya dia sudah menolak kamu,Hem?."
"Ya,tapi aku tidak mau menyerah,kemarin saja aku baru ingin membunuh pangeran Yan su karena dia juga menginginkan Rui'er ku."
"Astaga, dasar cucu durhaka,kalau kamu sudah tidak ada keperluan,lebih baik pergi saja."
"Hem,nenek benar ,lebih baik aku sekarang pergi ke kediaman permaisuri untuk melihat dari dekat wajah wanita ku itu."ucap Zhang Fei Hung dengan langkah besar yang sangat ingin cepat sampai dikediaman permaisuri.
"Ais,dasar cucu durhaka,dia kesini hanya karena Rui'er berkunjung,dia bahkan tidak bertanya bagaimana mana keadaan aku sekarang, Ais."ucap ibu suri agung yang sedang mengeluhkan sifat sang cucunya itu
"Aku sudah selesai,kak,ini obat untuk dua Minggu kedepan."ucap Rui sambil tersenyum kecil lalu memberikan obat untuk permaisuri
"Terimakasih banyak Rui'er,tapi tunggu dulu sebentar aku memiliki hadiah untuk kamu."
"Tapi."
"Sudah tunggu saja sebentar lagi ya,aku mau mengambilnya dulu."
Rui hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju dan masih berdiri ditempatnya,tak lama kemudian ada dua tangan kekar kaisar Zhang Fei Hung memeluknya erat dari belakang, Rui bahkan sangat terkejut, ilmu pria ini sangat tinggi.
Sampai-sampai Rui tidak bisa merasakan auranya saat pria itu ingin mendekat,Rui pun memberontak terhadap apa yang dilakukan oleh pria ini tapi, Zhang Fei Hung dengan cepat mengunci pergerakan Rui.
Zhang Fei Hung ingin mencium bibir Rui tapi dengan cepat Rui memalingkan wajahnya kearah samping.
"Lepaskan."
"Akan aku lepaskan tapi, dengan satu syarat."
"Lepaskan."
__ADS_1
"Tidak akan aku lepaskan sebelum ada jawaban dari pertanyaan aku tadi."
Rui sudah sangat kesal,dia menyerang Zhang Fei Hung dengan mengeluarkan setengah dari kekuatannya, Rui pun bisa terlepas dari pelukan Zhang Fei Hung.
Kaisar Zhang Fei Hung masih dengan tatapan mata terkejut,dia dapat merasakan aura membunuh yang sangat kuat walau hanya sekilas dari tubuh Rui.
Rui lebih memilih pergi dari sana sebelum kaisar Zhang Fei Hung tersadar dari keterkejutannya,dia tidak mau kekuatan aslinya terbongkar.
Kini Didalam kediaman permaisuri, kaisar Zhang Fei Hung langsung menghilang dari pandangan saat permaisuri memasuki kediamannya.
"Yang mulia."ucap permaisuri Mey Lan dengan nada suara lirih,dia sangat mengerti tentang perasaan Zhang Fei Hung, dia melihat semuanya,kali ini kaisar memang benar-benar menyukai seorang wanita.
Zhang Fei Hung tiba dikediaman pribadi miliknya,lalu dia duduk dibangku yang dekat dengan jendela.
"Tuan,aura tadi."ucap naga hijau legendaris melalui telepati
"Ya,aku tahu,aku juga merasakannya."
"Menurut ku, sepertinya ada aura lain, mungkin itu hewan kontrak milik nona Rui,itu sangat familiar, seperti aura teman lama."
"Siapa?."
"Sang PHOENIX,yuan."
"Hahahaha, Rui'er memang sudah ditakdirkan untuk menjadi permaisuri kaisar ini,aku akan sangat bahagia dan lebih bersemangat untuk membuat dia menjadi ratu dikekaisaran Zhang ini."
"Tapi itu baru perkiraan saja tuan karena sudah sepuluh ribu tahun,aku tidak merasakan kehadiran dari Yuan,dia sangat pemilih dalam mencari manusia yang akan menjadi tuannya."
Saat mendengar ucapan dari mulut naga hijau legendaris wajah tampan Zhang Fei Hung langsung berubah gelap.
"Apa Yuan si Phoenix itu seorang pria?."
"Benar tuan."
"Ais,burung jelek itu,awas saja kalau dia sampai menempel dengan Rui'er ku, semua bulunya akan aku cabuti."
_________________________
bersambung
(^∆^)
__ADS_1