
Malam pun tiba,
Kaisar Zen meminta kalajengking dewa kecil untuk mundur, karena ini saatnya dia yang mencari informasi untuk Rui, kalajengking dewa kecil itu pun hanya bisa pasrah dan mundur,lalu pergi ketempat lain.
Kaisar Zen melangkah masuk kedalam kediaman selir Xianlun , dari jauh kaisar Han Zen sudah bisa melihat selir Xianlun menunggu kedatangannya dengan senyuman manisnya.
"Salam yang mulia Kaisar ."ucap selir Xianlun dengan nada suara lembut
"Sepertinya sudah lama sekali aku tidak berkunjung kesini, maaf kalau kaisar ini tidak terlalu memperdulikan Lun'er."
"Tidak apa yang mulia, Xianlun sangat bisa mengerti tentang kesibukan yang mulia Kaisar."
Kaisar Zen pun melanjutkan langkahnya untuk pergi kedalam sebuah ruangan, selir Xianlun dengan dibantu oleh pelayannya menyiapkan minuman dan camilan untuk sang kaisar.
Setelah selesai,para dayang pun pergi dan hanya menyisakan selir Xianlun dengan kaisar Zen,hanya berdua.
"Lun'er, kemarilah."ucap kaisar Zen sambil merentangkan tangannya kearah selir Xianlun
Selir Xianlun pun langsung merasa risih tapi demi tujuannya dia harus lebih bersabar, dia pun mulai mendekati dan menerima uluran tangan dari kaisar Zen dan duduk dipangkuannya.
Kaisar Zen mulai mendekati leher jenjang selir Xianlun dan mulai menggigitnya.
Ah,,,,
"Yang mulia,hamba sedang kurang sehat."
"Hem, benarkah?, seharusnya saat Jierui kesini kemarin,kamu memintanya untuk memeriksa kondisi tubuh kamu, kenapa kamu malah menghindar?."
"Hamba tidak bermaksud seperti itu yang mulia,."
"Kalau begitu, aku akan menghukum kamu malam ini."
Kaisar Zen langsung memakan bibir milik Selir Xianlun,
"Yang mulia,hamba sedang kurang sehat, tolong jangan seperti ini."ucap selir Xianlun sambil meronta-ronta didalam dekapan tubuh Kaisar Zen.
Kaisar Zen tidak perduli dengan ucapan dari mulut selir Xianlun,dia tetap menggigit seluruh tubuh selir Xianlun sampai meninggalkan banyak bekas merah.
__ADS_1
Dengan tenaga kaisar Zen yang sudah pulih, selir Xianlun tidak bisa melawan banyak,dan akhirnya membuatnya hanya bisa pasrah.
Setelah beberapa lama, kaisar Zen menghentikan hukuman untuk selir Xianlun, sekarang ini dia sudah tahu ternyata dia bukanlah orang pertama yang menyentuh tubuh selirnya itu.
Setelah puas menghukum selir Xianlun kaisar Zen memerintahkan kepada kedua pengawal bayangan miliknya untuk menggeledah seluruh kediaman milik selir Xianlun,
Kamar pribadi milik selir Xianlun pun tampak seperti habis diterpa badai,para pengawal bayangan itu pun mengumpulkan apapun yang menurut mereka bisa dijadikan barang bukti.
Kaisar Zen juga masih didalam kamar sambil memandang kearah wajah selir Xianlun yang tampak acak-acakan setelah dihukum cukup lama .
"Yang mulia,kami sudah selesai memeriksa kamar ini."
"Periksa ruangan lainnya, jangan sampai ada yang terlewat."
"Baik."ucap kedua pengawal bayangan itu
Setelah kepergian mereka, kaisar Zen melangkah mendekati selir Xianlun yang masih terduduk diatas tempat tidurnya sambil memegangi seprai untuk menutupi seluruh tubuhnya.
"Lun'er, kaisar ini masih ingin menghukum kamu."
Mendengar ucapan dari mulut kaisar Zen , selir Xianlun hanya bisa pasrah, kaisar Zen bukanlah lawan yang setimpal untuk dia lawan, sedangkan kalajengking dewa kecil sudah melaporkan semua yang dia ketahui kepada Jierui melalui telepati.
Sambil menyesap tehnya,tak lama terdengar suara langkah kaki yang menghampiri dirinya, Jierui hanya tersenyum kecil.
"Sepertinya, yang mulia Kaisar Shang Bowen tidak sabar untuk mengetahui sesuatu."ucap Jierui sambil menaruh cangkir teh diatas meja,lalu membalikkan badannya untuk bisa menatap kearah kaisar Shang Bowen dan berjalan menuju kearahnya.
Kaisar Shang Bowen sedikit terkejut,
"Sepertinya,nona Jierui juga tidak terkejut dengan kedatangan ku malam ini?."
"Hem, anggap saja kalau aku beruntung bisa menebaknya,."
"Jadi, bagaimana?."
"Langsung saja keinti , yang mulia Kaisar Shang Bowen,apa hubungan kamu dengan putraku Zhang Ziyi?."ucap Jierui dengan tatapan tegas
Hahaha,,,,
__ADS_1
"Kamu memang tidak ingin bertele-tele, hem, baiklah karena kamu sudah mau menganggap bahwa Zhang Ziyi seperti anakmu sendiri jadi akan aku katakan, Zhang Ziyi adalah anak biologis ku dengan Fengying ,ah waktu itu adalah selir Fengying dari kekaisaran Zhang,selir dari kaisar Zhang Fei Hung ,tapi aku hanya menggunakan wanita bodoh itu sebagai pion, Jierui,aku bisa memberikan apapun yang kamu mau asalkan kamu meninggalkan kaisar Zhang Fei Hung yang bodoh itu."
Hahaha,,,kini giliran Jierui yang tertawa
Ucapan dari mulut kaisar Shang Bowen membuat hati kaisar Zhang Fei Hung dan kaisar Qing Jun geram, mereka berdua sedang bersembunyi dibalik semak sambil menekan aura mereka masing-masing agar tidak ketahuan oleh kaisar Shang Bowen.
"Sial,awas kamu."ucap Zhang Fei Hung yang mau menerobos keluar dari persembunyian tapi dengan cepat dihalangi oleh kaisar Qing Jun
"Sabar menantu, tunggu saja,kita lihat saja dulu akhirnya."ucap kaisar Qing Jun tampak tenang, padahal didalam hatinya sudah sangat ingin menghajar kaisar Shang Bowen.
Kaisar Zhang Fei Hung sudah berwajah gelap sekarang.
Sedangkan Jierui masih tertawa dan mulai menghentikan tertawanya dengan menutup mulutnya.
"Oh, astaga, ternyata kaisar Shang Bowen lebih tidak masuk akal dari pada kaisar Zhang Fei Hung,dulu aku kira saat kaisar Zhang Fei Hung memaksaku untuk menikahinya,dia adalah pria yang tidak tahu malu,tapi sekarang, kaisar Shang Bowen bahkan lebih tidak tahu malu,apa kaisar Shang Bowen berfikir kalau kamu lebih baik dibandingkan dengan kaisar Zhang Fei Hung?,hem tentu saja kamu tidak ada apa-apanya."ucap Jierui dengan tatapan mata tajam kearah kaisar Shang Bowen.
Saat kaisar Shang Bowen baru melakukan gerakan tangan untuk menyerang, Jierui sudah pergi mendekati kaisar Shang Bowen dan mengunci pergerakan tangannya,dan mereka sekarang saling menatap satu sama lain.
"Jika kamu berani menyentuh putraku Zhang Ziyi,aku tidak akan segan."
"Oh, apakah ini suatu ancaman?, bahkan ibu kandungnya saja tidak perduli, bagaimana kalau kita membesarkan Zhang Ziyi dan Zhang Junda bersama,kamu sudah menganggap Zhang Ziyi sebagai putra mu sendiri dan begitu juga dengan aku nanti,aku akan menganggap Zhang Junda sebagai anakku sendiri, bagaimana?."ucap kaisar Shang Bowen yang semakin tertarik dengan wajah sinis Jierui
"dalam mimpi mu, yang mulia."
Jierui langsung mendorong tubuh kaisar Shang Bowen sampai mundur kebelakang sampai memuntahkan darah segar dari mulutnya.
"JIERUI."teriak kaisar Shang Bowen yang sangat kesal dengan sikap penolakan dari jierui,dan kini dia diserang dibagian dada yang membuat nafasnya terasa begitu sesak.
"luka dalam yang kamu terima barusan hanyalah sebuah peringatan untuk tidak menyentuh putraku, jangan pernah berfikir untuk mengambil Zhang Ziyi dariku, bahkan berani menyentuhnya saja, aku akan membunuhmu."ucap Jierui dengan tatapan mata tajam kearah kaisar Shang Bowen.
cih,sial, wanita ini ,fikir kaisar Shang Bowen
kaisar Shang Bowen langsung menghilang dan pergi,aura dari tubuh kaisar Shang Bowen pun lenyap.
____________
bersambung
__ADS_1
(^∆^)