SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX

SELIR PEMILIK TAKDIR PHOENIX
yang mulia selir Jierui


__ADS_3

Saat itu rombongan kereta kuda Rui bertemu dengan rombongan dari ribuan kalajengking dewa ,dan ribuan kalajengking dewa itu pun langsung mengikuti kereta kuda yang dinaiki Rui.


Setelah sampai diistana, kaisar Zhang Fei Hung menyambut kedatangan Rui dengan senyuman manisnya,dia bergegas pergi menuju pintu kereta untuk membantu sang pujaan hatinya turun.


Rui pun menerima sambutan tangan dari Zhang Fei Hung,tangan kecil itu meraih tangan Zhang Fei Hung yang lebar dan besar, setelah turun, Zhang Fei Hung mengenggam erat tangan Rui sambil berjalan beriringan masuk menuju tempat upacara.


Didalam ,sudah ada ibu suri agung,Rui dan Zhang Fei Hung melakukan semua hal yang perlu dilakukan untuk mengikat mereka dengan sebuah pernikahan yang sah.


Setelah upacara pernikahan selesai,Rui pergi diantar oleh Zhang Fei Hung untuk kembali kekereta kudanya,dan pergi kearah kediaman yang sudah disediakan untuknya, sebuah kediaman yang sangat luas.


Tadinya itu merupakan dua kediaman yang dijadikan satu oleh kaisar Zhang Fei Hung dengan merombak habis, Zhang Fei Hung ingin wanitanya menempati tempat yang nyaman diistana.


Disana terdapat bangunan utama yang sangat besar dan diatasnya terdapat gazebo dengan dipenuhi beberapa pohon bunga, Zhang Fei Hung tahu saat pertama kali bertemu dengan Rui, wanita itu sangat menyukai bunga.


Sedangkan dibelakang bangunan utama,ada halaman luas untuk wanitanya bercocok tanam dengan pohon besar yang diberikan sebuah ayunan, serta danau buatan berisikan ikan koi.


Sedangkan dihalaman depan diberikan tempat untuk minum teh dan melukis, Zhang Fei Hung juga tahu kalau Rui senang melukis.


Itu semua informasi yang Zhang Fei Hung ketahui dari ibu suri agung, Zhang Fei Hung sangat berharap hal ini dapat menyentuh hati Rui.


Rui pun sudah sampai didepan pintu masuk kediamannya,diatas ada papan nama kediamannya, yang bertuliskan (真爱Zhēn'ài) cinta sejati.


Rui turun dari dalam kereta kudanya dibantu oleh yu, Rui langsung memasuki kediamannya itu dan ribuan kalajengking dewa pun menempati setiap sudut kediaman Rui untuk melakukan tugas mereka.


"Li."ucap Rui sambil menatap kesegala arah


"Ya, nona muda."


"Li, sekarang aku sudah menikah tolong ganti sebutan kalian kepada ku."


"Kami harus memanggil dengan sebutan apa ?."ucap Li yang sambil melirik kearah yu


"Hem,aku sekarang menjadi selir seorang kaisar jadi kalian harus memanggil aku dengan sebutan selir Rui,tolong tutup pintu gerbang dan buat Aray sutra untuk mendeteksi penyusup."


"Baik, yang mulia selir Rui."


Setelah itu Rui pergi untuk masuk kedalam kamar, sedangkan Li sudah menutup pintu gerbang dan langsung membuat Aray sutra yang diminta oleh Rui.


Didalam kamar tidur,Rui duduk didepan meja rias sambil mencopot kain penutup kepalanya.

__ADS_1


"Nyonya,."


"Ada apa yu?."


"Apa nyonya akan langsung tidur?."


"Aku ingin berjalan-jalan sebentar untuk mengetahui jelas kediamanku ini."


"Baik nyonya."


Kini Rui hanya memakai baju terusan berwarna putih merah muda dengan hiasan kepala sederhana dan dia berjalan mengelilingi setiap ruangan,sampai dimana sekarang dia sedang berdiri diatas atap bangunan utama ada sebuah gazebo disana untuk dia melihat langit malam ,Rui berdiri sambil menatap dengan tatapan mata kosong.


Tak lama, Rui merasakan aura dari suaminya.


"Rui'er."ucap Zhang Fei Hung sambil mendekati sang istri.


"Salam yang mulia."ucap Rui saat melihat kedatangan kaisar Zhang Fei Hung.


"Kenapa tidak beristirahat."


"Aku hanya sedang ingin berkeliling saja, yang mulia."


"Iya, yang mulia, terimakasih."


"Hem, Rui'er,apa kamu tidak ingin menambah beberapa orang untuk melayani keperluan kamu disini?."


"Itu tidak perlu yang mulia,aku,yu dan juga Li ,itu sudah cukup,ah juga Yuan,."


Saat mendengar nama Yuan , Zhang Fei Hung sangat tidak senang.


"Rui'er."


"Ya, yang mulia."


"Sebelum aku pergi,apa boleh,Hem aku hanya ingin memelukmu Rui'er."


Rui hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju,lalu dengan sangat bersemangat Zhang Fei Hung memeluk tubuh kecil Rui.


"Rui'er,aku ingin kamu bahagia bersamaku." Ucap Zhang Fei Hung dengan Rui yang masih didalam pelukannya

__ADS_1


Lalu mereka berdua saling menatap, Zhang Fei Hung mencium kening Rui,lalu baru dia menghilang dari hadapan Rui, Zhang Fei Hung langsung bergegas pergi menuju kediamannya dan langsung berendam diair dingin,dia tidak mau mengecewakan sang pujaan hatinya itu,dengan melanggar kesepakatan.


Hari pun telah berganti,Rui sedang memasak didapur ,Tak lama yu pun datang.


"Nyonya,aku mendengar bahwa diistana ini ada seorang pelukis hebat,."


"Benarkah itu,Hem,apa aku bisa menemuinya?."


"Tentu saja nyonya tapi,yu tidak tahu dibagian mana pelukis itu berada."


"Hem, baiklah aku akan pergi bertanya keorang lain saja nanti."


Yu pun menganggukkan kepalanya tanda mengerti,lalu dia membantu Rui memasak, aroma yang dihasilkan pun menyebar keseluruhan istana.


Ditempat lain,dikediaman naga, Zhang Fei Hung sedang ingin menyantap makanan yang sudah disajikan oleh para pelayan, tapi dia langsung kehilangan selera.


Lalu dia mencium wangi harum,dan langsung menuju pusatnya, Zhang Fei Hung berhenti didepan kediaman Rui ,lalu ada kalajengking dewa keluar untuk menanyakan maksud kedatangannya.


Zhang Fei Hung pun mengatakan kalau dia sangat tertarik dengan wangi harum yang berasal dari kediaman Rui, kalajengking dewa pun langsung menghampiri Rui yang masih berada didapur untuk memberitahukan kepada Rui kalau kaisar sedang ada didepan pintu gerbang.


Tak lama pintu gerbang pun langsung terbuka, Rui sudah berada dihalaman depan kediamannya sedangkan yu sedang menyiapkan makanan untuk mereka makan.


"Salam yang mulia."


"Rui'er, wangi harum apa yang berasal dari kediaman kamu ini, sayang."ucap Zhang Fei Hung sambil mendekati sang istri.


"Wangi harum?,aku tidak sedang membuat ramuan."ucap Rui dengan wajah bingungnya


"Tunggu aku yang akan mencarinya saja." Ucap Zhang Fei Hung yang langsung mencari asal dari wangi harum yang dia cium ini.


Setelah sampai didepan pintu kamar sang istri,kaisar Zhang Fei Hung melihat yu sedang menyajikan makanan diatas meja, yu pun langsung melihat kearah kaisar dan langsung memberikan hormat kepadanya.


Kaisar Zhang Fei Hung tidak perduli dengan sikap hormat dari yu,dia hanya fokus pada makanan yang sudah berada diatas meja, Rui pun melihat kelakuan Zhang Fei Hung yang sangat tidak terduga.


"Rui'er, makanan ini harum sekali."ucap Zhang Fei Hung yang langsung ingin mencicipi makanan itu tapi saat Zhang Fei Hung sudah siap dengan sumpitnya, tangan itu ditepok oleh Rui.


_______________________________


bersambung

__ADS_1


(^∆^)


__ADS_2