
Pullman Jakarta Central Park
Hari ini kita
Jum'at 18 November 2022.
Di barisan pintu masuk hotel terlihat beberapa karangan bunga ucapan selamat.
...(Hanya visual)...
di bagian pintu masuk juga telah dihadiri dengan berbagai macam tamu undangan, bahkan orang-orang penting juga datang di sana tanpa terkecuali mengingat betapa besarnya relasi dan juga hubungan yang dibilang oleh tuan Gunawan serta keluarganya.
Di dalam gedung megah Pullman Jakarta Central Park telah didekorasi sesuai dengan rencana permintaan kekuarga mempelai.
Di mulai dari pintu masuk hingga ke bagian dalam gedung hotel tersebut.
di pintu masuk tampak para penari tanggai dan juga penari Gending Sriwijaya melebarkan senyuman mereka dan bersiap untuk masuk ke dalam gedung megah tersebut untuk menampilkan tarian dari Sumatera Selatan yang memang diminta khusus oleh Senja dan keluarga nya.
akan ada dua pakaian yang berganti pada hari ini satu dengan ada khusus Palembang Sumatera Selatan, berikutnya akan berganti dengan gaun pengantin mewah modern.
suara musik saling bertalu menambah kemeriahan di dalam gedung tersebut, bagian para penari telah berada di dalam sana di mana mereka telah menampilkan atraksi mereka.
di belakang panggung tepat di bagian dapur para koki terpilih sudah sibuk sejak subuh tadi menyiapkan berbagai macam makanan yang telah siap saji dan diletakkan di bagian meja catering para tamu yang ada di dalam gedung pernikahan tersebut.
__ADS_1
di bagian beberapa sudut gedung pesta pernikahan meja-meja telah diisi dengan berbagai macam makanan yang telah dipastikan akan cocok dengan perut para tamu undangan.
beberapa petugas hotel telah meletakkan berbagai macam hidangan di atas meja yang telah disiapkan sebanyak 8 meja di tiap sisi kiri dan kanan gedung tersebut mengingat ada banyak sekali undangan yang akan datang dari berbagai macam kalangan.
Senja telah di dandani dengan konsep adat sumatera selatan terlebih dahulu, cukup deg-degan karena pakaian dan bagian hiasan kepala yang digunakan jelas terasa cukup berat.
Cakra menatap khawatir ke arah istrinya, melihat betapa beratnya pakaian dan juga hiasan kepala yang digunakan Senja saat ini.
dia pikir berapa kilo untuk hiasan kepalanya saja yang digunakan istrinya, dia tebak beratnya pasti tidak main-main.
"lumayan berat"
gadis itu menjawab dengan cepat sambil melebarkan senyumannya, tidak dipungkiri rasanya berat tapi dia pernah mengikuti kegiatan menggunakan pakaian adat Palembang bahkan dia beberapa kali ikut seni tari di sekolahnya karena itu dia sudah tidak heran lagi untuk menggunakan pakaian juga mahkota seperti itu.
Cakra hanya bisa menyelamat kasih berpikir andaikan saja dia bisa menggantikan senja untuk menggunakannya.
"ini tidak akan lama, hanya sampai prosesi tariannya selesai kemudian langsung berganti pakaian dengan gaun pernikahan modern"
senja bicara sambil meyakinkan suaminya yang terlihat khawatir menatap dirinya, dia menggolongkan senyumannya cukup bahagia laki-laki itu menaruh perhatian kepada dirinya.
di tengah obrolan mereka terdengar suara dari sang pembawa acara yang menyatakan mereka akan masuk menuju ke arah panggung diantara lautan manusia yang memenuhi gedung pernikahan tersebut.
cakrawala secara perlahan mengulurkan tangannya, menunggu senja memberikan telapak tangan indahnya yang berhiaskan dengan Henna berwarna merah, mereka siap menyongsong masa depan bersama dalam seluruh keadaan hingga maut memisahkan.
******
__ADS_1
Ku lafadz kan Bismillahirrahmanirrahim.
Destinasi Rindu
Selamat datang kekasih, di petapaan rinduku
Kubawa gelas madu untuk hidangan
Di atas restuNya tersulam ikatan
Menuju anjungan cintaNya di taman surga
Kan kujadikan kau permata di pentas hidupku
Pintaku padamu kekasih hati
Temanilah aku menyelam rinduNya
Itulah destinasi percintaan ini
Pada kau yang bergelar istri
Kuhadiahkan sekalung rindu Illahi
Kubimbing sama langkahmu
Dan kau pun sama
Jika kau tertelan empedu akulah penawarmu
Jika ku tertusuk duri kaulah penawarku
Kekasih, kekal lah bersamaku
Langit telah menuliskan di dedaun rindu
Takdirmu merawat pohon cinta bersamaku
(Fimale)
*****
Catatan \=
untuk Berat mahkota adat Palembang berkisarĀ 3,5-4 kg.
__ADS_1
Dalam budaya Palembang, ada dua jenis riasan pengantin yang paling sering digunakan, yaitu aesan gede dan aesan pasangkong. Masing-masing melambangkan kecantikan dan keanggunan wanita Palembang. Mahkota ini terdiri dari tumpukan aksesoris nuansa emas dan bunga melati.
meskipun tidak seberat mahkota adat Padang yang katanya sekitar 6 kiloan tetap saja bagi mak author mahkota adat Palembang beratnya naudzubillahš¤š¤§š.