Senja Di Atas Cakrawala

Senja Di Atas Cakrawala
Akan membuat perhitungan


__ADS_3

Disisi lain.


Rumah sakit xxxxxxx.


Pusat kota.


Mell berlarian dalam kepanikan, mengejar langkah para petugas rumah sakit yang mendorong tubuh putri nya Riana di atas kasur branker dorong dihadapan nya.


Putri nya pingsan tidak sadarkan diri, entahlah Mell tidak bisa berpikir dengan jernih saat ini, karena tekanan keadaan mulai membuat dia tidak tahu harus melakukan apa.


Apa yang dia lihat soal Anggara tadi, dimana sebuah kenyataan pahit menerjang dimana dia tahu suaminya berselingkuh ,belum lagi dia melihat besan Gunawan yang rupa nua benar-benar mirip dengan Hesty, perempuan dimasa lalu nya.


Putri Dewantara, sosok yang Pernah menjadi teman baiknya dan sosok yang pernah menjadi anak tirinya.

__ADS_1


Tidak ada yang tidak tahu sepak terjang dan kekejamannya dimasa lalu, Mell merupakan maleficent nya untuk Hesty, wujud iblis nyata dalam balutan teman baik kemudian berubah menjadi ibu tiri yang kejam.


Bukan hanya sekedar di film, rupanya di dunia nyata sosok seperti itu memang banyak ditemui di mana-mana bahkan Mell salah satu dari sekian banyak yang ada.


Hari ini bagaikan kilatan mimpi yang datang menghantam, seolah-olah karma baru saja datang menyapa, sengaja membuat Mell merasakan betapa sakit nya karma dari Allah SWT, tuhan seakan tidak tidur,menunggu waktu paling tepat untuk menghempaskan Mell ke dasar lantai paling mematikan, menenggelamkan dia pada dasar laut yang bahkan paling dalam.


Wanita tersebut masih berusaha mati-matian untuk mengejar langkah para petugas medis, cukup takut sesuatu yang buruk Menghantam putri nya, dia hanya berharap putrinya baik-baik saja karena Riana secara tidak langsung melihat Pengkhianatan sahabat baiknya dan papa nya.


Dia orang tersebut berselingkuh di belakang mereka.


"Apa putri saya baik-baik saja?"


Dia bertanya pada perawat yang usianya mungkin sekitar 35 tahunan.

__ADS_1


"InsyaAllah baik-baik saja, biar dokter melakukan pemeriksaan, ibu bisa menunggu sejenak didepan"


Perawat tersebut bicara cepat, menyakinkan Mell dan mencoba menenangkan dia.


Mell diam, memilih mundur, mencari kursi di belakang sana dan menunggu keadaan. Dia memilih membisu dan tidak mengeluarkan ekspresi apapun, dibalik semua peristiwa yang terjadi, Wanita tersebut tetap berusaha untuk menjadi tegar dan kuat.


Yah dia selalu berkata didalam hatinya, sejak dulu hingga sekarang, dia tetap lah Mell yang tidak akan hancur hanya karena sebiji debu sekalipun, dia adalah Mell, wanita kuat yang mampu menginjak-injak siapa saja yang berani macam-macam dengan nya.


Wanita tersebut buru-buru meraih handphone yang ada di tas nya, dia pikir dia harus membuat perhitungan dengan Vervita secepat nya, karena gadis muda itu berani macam-macam dengan nya, bermain serong dengan suaminya dan mengkhianati persahabatan nya dengan putri nya,bahkan Anggara berani-berani nya membela gadis tersebut saat Mell melabrak mereka tadi, Mell pikir kali ini dia benar-benar akan membuat perhitungan pada keluarga gadis tersebut saat ini juga.


Yah dia akan membuat keluarga gadis itu tahu tengah berhadapan dengan siapa.


"Kita lihat betapa sombong nya kamu dengan ku dan kau pikir kau bisa melindungi nya, Anggara?"

__ADS_1


Mell mengeram, dia mencoba untuk menghubungi seseorang di seberang sana dengan cepat.


__ADS_2