
Kamar hotel xxxxxxx.
setelah menyelesaikan sesi membersihkan diri mereka, senja memilih untuk membaringkan tubuhnya di atas kasur di mana Cakra baru saja selesai membersihkan dirinya dan mulai menggunakan pakaiannya.
Laki-laki itu cukup bijaksana dan dia pikir sepertinya sejak awal memang Cakra tidak berniat pulang membawa dirinya mengingat pagi tadi laki-laki tersebut berkata agar senja membawa baju ganti untuk mereka, laki-laki itu bilang itu hanya pakaian serap karena takut pulang terlalu malam tapi rupanya mereka benar-benar tidak pulang malah memilih menginap di hotel dan kembali menghabiskan malam berdua seperti saat di hotel Lubuklinggau.
laki-laki tersebut selalu punya kejutan, melakukan segala sesuatu terkadang di luar pemikiran, senja menenggelamkan dirinya ke dalam batal empuk mendominasi berwarna putih, rasa lelah benar-benar berhentinya di mana bola matanya kini seolah-olah akan tertutup rapat hanya dalam hitungan waktu.
di kala Cakra sibuk mengganti pakaiannya, bisa dia dengar handphone laki-laki tersebut terus mengeluarkan suaranya sejak tadi, senja melirik benda pipih tersebut yang ada di atas mata untuk beberapa waktu.
"Sayang lihatlah, siapa yang mengirimkan pesan"
Cakra bicara cepat, meminta senja untuk membuka handphone nya.
gadis tersebut jelas saja terkejut, rasanya begitu aneh mencoba untuk membuka privasi Cakra.
"Tapi..."
ada beberapa tipe laki-laki yang tidak suka handphonenya dilihat oleh istrinya atau bahkan mengunci handphonenya dengan alasan takut terganggu juga karena handphone itu merupakan handphone bisnis untuk mereka, padahal terkadang handphone yang dimiliki oleh pasangan mereka hanya satu itu dan tidak ada handphone lainnya.
melihat Senja ragu-ragu untuk mengambil handphonenya, Cakra melebarkan senyumannya kemudian kembali berkata.
"bukalah aku mengizinkannya"
dia kemudian mulai menggunakan celananya setelah itu bergerak ke arah kamar mandi, meletakkan handuk mendominasi berwarna putih yang digunakannya tadi.
senja pada akhirnya menurut, meraih benda pipih tersebut dan mulai menggeser layar nya.
beberapa pesan masuk.
"Kak Nabila?"
Dia langsung membuka pesan kakak ipar nya.
__ADS_1
"Ohhhh"
bola mata gadis tersebut langsung berbinar-binar saat menatap desain undangan yang begitu indah di dalam layar handphone tersebut.
"Siapa?"
tiba-tiba saja suara Cakra sudah ada di balik telinganya, laki-laki itu berada tepat di belakangnya, ikut mengintip isi pesan yang telah dibaca oleh senja.
"Kak Nabila"
senja menjawab dengan cepat sembari sedikit menoleh ke arah Cakra, lagi hidung kecil dan mungil itu nyaris menyentuh pipi Cakra.
"Ini Indah"
Cakra bicara sambil memperhatikan desain undangan yang dikirim oleh kakaknya, itu jelas adalah desain undangan yang dipilih oleh senja dari sekian banyak desain yang direkomendasikan oleh kakak perempuannya tadi pagi.
Baginya senja memiliki selera yang sangat bagus, terlihat elegan dan tidak pasaran, unik juga menarik, Cakra juga menyukainya dari awal Senja memilih nya.
Disana kak Nabila nya menulis pesan.
"Aku balas?"
Senja menunggu izin Cakra.
"He em, tidak ada kata-kata yang salah bukan?"
Cakra berusaha memastikan.
Senja kembali menelisik kata-kata didalam undangan nya, kemudian dia menggeleng kan kepala.
"Aku pikir sudah benar semuanya"
Jawab Senja cepat.
Cakra ikut menganggukkan kepalanya.
"oke"
__ADS_1
Jawab laki-laki tersebut kemudian.
Senja langsung memberikan balasan pada kak Nabila-nya.
"Sempurna kak, kami suka, boleh di cetak sekarang. Terimakasih banyak kak❤️"✔️.
Setelah membalas pesan perempuan tersebut, Senja kembali meletakkan Handphone tersebut di atas nakas.
"Kemarilah"
Tiba-tiba Cakra berkata.
"Ya?"
Senja Bertanya bingung.
"Aku akan memberikan pijatan terbaik untuk istri ku"
Saat Cakra berkata begitu jelas saja membuat Senja serba salah, dia malu dan menjawab.
"Aku baik-baik saja"
"Berbaliklah"
"Abang .."
"Sstttt"
Cakra langsung membalikkan tubuh Senja, membiarkan gadis tersebut berbaring dengan sempurna, Senja jelas memerah, malu karena laki-laki tersebut selalu memperlakukan nya dengan cara yang istimewa.
*****
Catatan \=
Bikin undangan benar-benar menyita waktu makkk 🤭🤭🤧🤧, sampai novel lain terbengkalai, padahal Novel GAIRAH DAN HASRAT di tunggu update oleh readers, belum lagi TUAN DINGIN JATUH CINTA WITH MISS SOMPLAK, SEMALAM DENGAN PAPA MU kejar tayang mau ending sebab mau dilanjutkan dengan kisah Darrel dan Gea🤧🤧🤧.
Yang penting Undangan dulu yah Mak😂😂😂, Ngunduh mantu ala Senja dan Cakra mepet banget sebab nya wkwkwkwk 🤣.
__ADS_1