
Papah Mark dan Lina serta mami dan papi. Sampai dirumah sakit. Dimana Aira dirawat . Mami yang mengendong Rayyan berjalan dibelakang papah Mark bersama Lina. sedangkan Devan menyusul langsung dari kantor.
Lina langsung membuka pintu . ketika sudah berada didepan kamar Aira.
Ceklek....
Pintu pun terbuka terlihat Gala sedang duduk. Menyuapi Aira makan yang bersandar di kepala ranjang.
" Ra kenapa bisa begini " kata Lina yang langsung memeluk aira.
" Aaaa......." Rayyan pun ikut berontak ketika melihat sang bunda. yang diperban.
" Ya ampun sabar ya gantian biar tante Lina dulu " kata mami menahan Rayyan yang juga ingin memeluk sang bunda.
Namun Rayyan cuek menepuk nepuk bahu Lina karna ingin digendong sang bunda.
" Sini mi biar Gala gedong mi" Kata Gala. Yang meletakan piring bekas Aira makan diatas meja. Lalu mengendong sang buah hati
" Aaaaaaa ah...ah.....": Kata Rayyan berteriak dan menunjuk nunjuk Aira.
" Iya sini nak " kata Aira yang tahu Rayyan yang merindukannya.sekaligus khawatir. padanya.
" Wah Rayyan, tante masih pengen peluk bunda" goda Lina gemas karna Rayyan menarik narik bajunya.
" Sudah Lin Rayyan bisa ngambek nih, sini sayang, by biar dipangku sini " kata Aira meraih Rayyan.
" Tapi tanganmu masih sakit bi" kata .Gala.
" Ngak by sini berikan bunda juga kangen" kata Aira mengulurkan kedua tangannya.
Gala pun memberikan Rayyan. Sedang papi membawa papah Mark untuk duduk. Bersama. mami disofa dan Gala pun ikut bergabung setelah menyerahkan Rayyan pada Aira. karna Rayyan minta bersama bundanya.
" Gimana kejadiannya " kata papi menanyakan Gala.
" Aira ditabrak lari dari belakang pi. Tapi Gala sudah melaporkannya lewat Doni pi, Barusan teman Aira telpon Gala mobil yang dipakai milik Damar. Tapi dalangnya belum diketahui" jelas Gala panjang lebar.
" Kita harus mengusutnya sampai tuntas la. papah takut om Bram juga terlibat" kata papah.
" Iya pah akan Gala usaha kan agar mereka dapat hukuman yang setimpal " kata Gala serius.
"Untuk sementara Aira harus diantar kemanapun dia pergi " kata papi
" Iya pi Gala sudah memikirkannya. Dan mengawasi Aira tapi Aira menolak karna dia bilang bisa menjaga diri " kata Gala
" Kau sendiri yang harus menegaskannya la agar dia menurut" kata papah.
" Ya pah akan Gala coba nanti" kata Gala.
Sedangkan Lina ngobrol dengan Aira dengan memangku Rayyan .Sedang asyik ngobrol seseorang datang mengetuk pintu
" Masuk " kata Gala
" Assalamualaikum " kata Devan yang datang membawa beberapa box makanan dan buah buahan.
" Walaikumsalam " jawab semua orang yang ada di dalam ruangan.
" Kak Devan " kata Lina yang langsung menyambut suaminya
" Ini taruh buat makan Gala dan juga papi mami dan papah" kata Devan.
" Iya kak " kata Lina yang membawanya ke meja sofa tempat orangtuanya berkumpul
__ADS_1
" Gimana ceritanya la " kata Devan sambil menyalami Gala
" Duduklah dulu biar kita dengar ceritanya " kata papah Mark.
" Iya pah " kata Devan yang duduk disebelah papah
Gala pun menceritakan semua kejadiannya . Sesuai cerita teman kuliah Aira .Nana dan Jeni juga Roni. Semua yang mendengar diam tak bersuara menyimak semua cerita Gala.
Sedang Lina menemani Aira dan Rayyan yang tak mau lepas dari sang bunda
" Sini sama tante bunda lagi sakit " kata Lina mengulurkan tangan supaya Rayyan mau digendong.
Namun Rayyan menolak dan menepiskan tangan Lina . Dan menggelengkan kepalanya.
bahwa Rayyan mengisyaratkan tak mau.
" Biar saja Lin, dia tahu dan mengerti bundanya terluka makanya Rayyan tak mau jauh dari bunda kan " kata Aira yang di
anggukan Rayyan.
" Ih kaya gerti aja omongan orang " cibir Lina gemas pada keponakannya itu.
"Aaaaa" kata Rayyan menjawab perkataan Lina dengan menatap sang tante.
" Iya tante Rayyan tahu " kata Aira mengartikan.
" Cih.... tapi tante tidak mengerti bahasa planet " cibir Lina.
Rayyan pun lalu mengelengkan kepalanya
sambil tertawa yang terlihat mengemaskan.
" Iya tante tahu kamu mau bilang tante ngak gerti bahasa bayi kan " kata Lina gemas lalu mencubit kedua pipi Rayyan namun rayyan langsung memukulnya.
Yang membuat semua mata tertuju pada Lina. dan Rayyan . Namun Rayyan dengan cepat menggoyangkan tangan telunjuknya. mengisyaratkan itu tidak benar
Aira pun tersenyum gemas melihat Rayyan. Seakan berinteraksi pada keluargganya dengan baik.
" Iya Rayyan pukul tante " kata Lina cemberut
Namun rayyan berteriak " Nananana" ......celotehnya keras
Membuat semua yang ada di ruangan tertawa . Gemas melihat tingkah lucu Rayyan..Apalagi Gala yang langsung mendekati Rayyan dan mengedong sang buah hatinya dan menciumnya.
" Tante Lina cuma bercanda sayang " kata Gala yang mencium Rayyan lagi
" Ngak tante serius Rayyan nakal " goda Lina.
Yang membuat Rayyan langsung cemberut.
karna ucapan Lina seakan menuduhnya.
" Ngak sayang tante cuma bercanda " kata Aira membuat Rayyan menatap sang bunda
Rayyan pun akhirnya tersenyum mendengar apa yang dikata bundanya. Lalu langsung memeluk sang papah dan menangkup kepala dan wajahnya didada Gala.
" Ih malu dia " kata Lina langsung mendekati Gala dan menggelitik Rayyan. yang membuat Rayyan tertawa terkekeh.
" Sudah Lin, nanti.bisa gelindur " kata mami tersenyum melihat cucu. pertamanya tertawa.
" Berarti nanti Rayyan ginap disini mi" tanya Lina yang berhenti menggelitik Rayyan.
__ADS_1
" Ngak biar Gala yang jaga Aira Rayyan pulang sama oma ya " kata mami menatap sang cucu.
"Aaaa" kata Rayyan berceloteh.
" Iya bunda mu biar papah Rayyan yang jaga. Rayyan pulang sama oma dan opa ya " kata mami yang langsung di anggukan Rayyan berkali kali membuat semuanya tertawa melihat tingkahnya.
Gala pun mencium pipi Rayyan yang membuat Rayyan membalas mencium balik Gala. dan menaruh kepalanya di bahu Gala.
" Ngantuk ya " kata Gala lalu mengelus gelus punggung Rayyan dengan lembut
" Ya ampun pintar ya keponakan om ngak rewel " kata Devan ketika Gala membawa Rayyan duduk disofa.
"Anak pintar tahu bundanya sakit " kata mami yang ikut mengelus kepala sang cucu.
Semua tersenyum melihat Rayyan yang begitu mengemaskan. Yang bisa membuat suasana tegang terasa santai malam itu.
..................................
" Na nanti kita pulang kuliah nengok Tiara ya " kata Jeni.
" Iya gue penasaran tuh sama Tiara yang bisa punya suami seganteng itu dan kayanya tajir deh na" kata Jeni.
" Iya tuh Tiara beruntung aja sudah didekati kak Adi .Yang kaya dan tajir Tambah tuh cogan wah gila bikin gue iri habis" kata Jeni lagi.
" Iya Jen mungkin itu rezeki Tiara yang suka traktir kita makan. Lagian Tiara juga baik dan ngak kegenitan kaya kak Siska" kata Nana.
" Iya kapok tuh bikin ulah diskors sama dosen banyak tingkah sih mana gayanya selangit mentang mentang anak orang kaya seenaknya " kata Jeni.
" Iya gue heran , kok karna cowok aja dia dendam sama Tiara ngeri gue lihatnya. Kenapa dia punya sifat serakah dan jahat ya " Kata Jeni berpikir
" Iya karna dia ngak pernah hidup susah Jen. Tahunya serba wah dan menikmati kekayaan orang tuanya tampa tahu menghasilkan uang" Klata Nana.
"Iya na ngeri juga ya , Urasan sama orang tajir takutnya mereka stres dan gila kalo hartanya habis dan jatuh miskin." kata Jeni
"Itu mah bagi yang gila harta, Tapi kalo yang sadar diri sih kagak Jen tuh kaya Tiara santai dan biasa aja " kata Nana.
" Iya juga ya, Tapi apa iya Tiara anak orang kaya penampilannya aja sederhana kok" kata Jeni penasaran.
" Iya juga sih Jen, bingung gue tapi kok bisa uangnya banyak " kata Nana
" Entah lah na, itu ngak penting yang pengen gue tahu benaran tuh cogan suaminya" kata Jeni penasaran
" Iya Jen gue juga sama penasaran nya kaya lho pantas aja dia banyak duit punya suami tajir" kata Nana.
Keduanya pun lalu masuk kelas. Menunggu jam makul selanjut nya .Karna sebentar lagi sudah masuk dan keduanya duduk dikursi masing masing.
........................................
Pengumuman
Curhat ya readers.
makasih banget sudah baca karyaku yang belum sempurna seperti yang lain karna masih tahap belajar ini debut novel pertamaku yang diambil dari kisahnya nyata 50 persen dan sisanya berhalu ria.
makasih juga buat penulis irna ilham ,kaisar tampan atas dukungan. buat mb ririn, kang karya putra borneo dan ratih ismayanti ,Ho mey dan yang lainnya makasih banget dukungannya. juga readers yang lain semoga kalian sehat semuanya dan berlimpah rahmat . dari allah.
maaf atas kekurangan nya karna saya amatiran dan ceritanya pun belum sebagus penulis yang lain dan kurang dari sempurna.
cerita ini mungkin tinggal sedikit lagi novel ini belum dikontrak karna banyak yang harus direvisi ulang dan saya sampa pusing menulis kerangka sampa 7 x ha ha ha tapi ngak membuat ku kapok deh paling kaya makan cabe he he he.
trimakasih semua nya atas dukungannya semoga kalian bisa membaca sampai akhir.
__ADS_1
wasalam l love my readers semoga kita slalu sehat walafiat slalu dan bertemu di novel yang lain trimakasih.