
Gala baru saja masuk kamar dengan tubuh lelahnya. Diletakkan tas kerjanya diatas nakas. Dan melihat sang istri yang tidur di sofa
" Astaga dia ketiduran atau sengaja tidur disofa sih" guman Gala. Yang melihat Aira
tertidur pulas.
" ****......Gala pun mengalihkan perhatiannya ketempat lain. Ketika melihat paha mulus Aira
Ditutupnya paha itu dengan menurunkan sedikit pakaian Aira. Dan mengangkat tubuh Aira keatas ranjang.
"Ya ampun " kata Gala yang menelan salivanya. Melihat dekat wajah polos Aira yang terlihat cantik. Bibir mungilnya sangat mengoda. Bahkan Gala menelusuri sampai
ke dada Aira yang terlihat belahannya.
" Aish.......bisa gila gue" guman Gala yang cepat cepat turun dari ranjang .Menghindari mata liarnya yang membangunkan sisi kelakian nya.
Gala langsung masuk kamar mandi. Mendinginkan hawa panas tubuhnya. Yang membuat sesuatu terbangun. Tapi tak bisa berbuat apapun
" Sabar.....sabar ....tong nanti ada waktunya bermain" kata Gala.Bicara sendiri pada si otong adik kecilnya.
Lama Gala mandi entah apa saja yang dilakukan nya. Setelah selesai ia langsung berpakaian dan sholat isya. Yang belum sempat ia lakukan tadi dikantor
Aira yang terbangun mencium bau wangi. Menyeruak seisi kamar menusuk hidungnya.
" Kok wangi sabun apa dia sudah pulang ya" Guman Aira sambil menoleh mencari cari Gala yang berada.
Gala yang selesai sholat .Melihat sang istri terbangun langsung mendekatinya.
" Kok bangun " kata Gala yang berbaring diranjang disebelah Aira.
" Em......itu kebelet pipis " kata Aira yang beranjak dari ranjang. Lalu buru buru kekamar mandi.
Sedang Gala hanya menatap Aira. Tampa berkedip sedikitpun. Sampai Aira keluar dan kembali keranjang tampa memperdulikan Gala.
" Wah berarti gue boleh tidur disini nih" kata Gala yang melhat Aira tak melarangnya
" Terserah....." kata Aira cuek.
" Oh ya ...." kata Gala tersenyum hingga sesuatu dipikirannya terlintas
" Ya sudah aq tidur disini aja, ngak enak disofa" kata Gala membuat alasan.
" Terserah ini juga tempat tidurmu " kata Aira lagi.
Gala pun tersenyum mendengar perkataan Aira . Yang membuatnya tertarik. Ada kesempatan yang tak ingin Gala sia sia kan.
Apalagi ada celah yang bisa membuat nya lebih dekat ketika Aira lengah
Malam ini terasa sangat panas bagi Gala
__ADS_1
entah mengapa pikirannya menjadi liar. Apalagi melihat Aira yang sudah mulai terlelap dan terlihat cantik.
" Astagfirullah ada apa denganku " kata Gala Menuruni ranjang dengan hati gelisah.
" Huh ... Gala membuang nafas kasarnya. Dan mengacak rambutnya bingung. Harus berbuat apa.Apalagi matanya tidak mengantuk.
" Bagaimana ini" kata Gala bingung.....
Drt....drt.....
" Ah siapa sih malam malam telpon " kata Gala yang meraih hpnya.
"La kesini ...." kata suara disebrang sana
" Ngapain" kata Gala
" Ada sesuatu yang gue....
"Baik lah " kata Gala memutuskan ponsel. Lalu keluar kamar dengan hanya Menganti baju kaosnya. saja.
Gala membawa mobilnya. Mengikuti lokasi yang dikirim oleh Beni Dan sesampainya di sebuah club malam. Gala masuk mencari Beni .Gala memang tak terbiasa .Namun ia sudah pernah kesana bersama Beni dan aAbi.
" Ada apa Ben"kata Gala ketika sampai dihadapan Beni yang duduk santai dikursi depan bar
" Tuh Albi teler dari tadi kaya orang gila dia" kata Beni.
"Hai la kata Dea yang mendekati Gala .Yang baru datang.lalu melingkar tangannya dileher gala..Dan hendak mencium Gala.
Dea yang terlihat seksi .Memakai baju yang kurang bahan menampilkan lekuk tubuhnya yang terlihat menawan. Tapi tidak bagi Gala yang melihatnya jijik.
" Ngapain sih kalian kesini" kata Gala risih. Ketika Dea mulai meraba raba tubuhnya. Dan memeluk tubuhnya.
" Ayo la kita bersenang senang" kata Dea yang sudah mulai mabok.
Namun Gala tak perduli ia menghindari Dea yang mengodanya dengan liar
"Dea yang ngajak tapi sepulang ngantor Albi gue yang jemput" kata Beni.
" Gila lu Ben Dea kamu diturutin, tuh urus gue urus Albi " kata Gala. Yang mendekati Albi yang sudah mabok.Mengoyang goyangkan badannya dengan irama musik.
" Eh la lho datang juga ayo heppy heppy " kata Albi yang ngak sadar
" Ya yuk dugem" kata Gala. Yang merangkul Albi lalu memapahnya keluar club. Menuju mobilnya diparkiran
" Gila lho bi ngapain kaya gini "kata Gala mengomeli Albi
" Gue lagi galau la, Aira nolak gue " racau Albi. Sambil bicara tak jelas.
Deg .......
__ADS_1
Gala pun terdiam. Ketika hendak masuk mobil
Karna ia tahu Albi memang menyukai Aira
Lalu Gala memapah Albi kedalam mobil. Dan meletakkanya ditengah . Lalu Gala memutari mobil. Dan masuk mengantar Albi pulang kerumahnya.
" Maaf bi suatu hari nanti gue akan cerita
yang sebenarnya. Kini aq tahu kenapa Aira menyembunyikan semuanya. Karna banyak yang akan kecewa" kata Gala. sambil terus melajukan mobilnya.
..............................
Gala melepas kan kaosnya yang berbau alkohol . Dan melemparnya ke keranjang pakaian kotor Lalu membasuh muka tangan dan kakinya.
Wajah cantik Aira yang terlelap. Terlihat imut dimata Gala. Entah mengapa dia tergoda dengan aira. bibir pink itu. Ingin sekali dikecupnya. Namun tak mungkin ia lakukan. dengan paksa.Gala hanya mengecup keningnya dan menarik selimut Aira yang melorot.
" Hoam....aq tidur di sofa saja " kata Gala. Yang tak kuat memandangi Aira. Karna kalau
ia masih diranjang ia yakin tak bisa menahan gairahnya. Yang menggoda imannya yang hampir runtuh.
Gala pun berusaha memejamkan matanya.
Setelah tadi mengingat perkataan Albi dan juga godaan Aira Berharap bayangan itu hilang dari kepalanya.
..............................
"Pagi pi mi , kata Gala .Yang menarik kursi untuk sarapan. Sedang Aira membantu mami Intan menata makanan diatas meja.
" Rupanya Aira pintar masak lho la " kata Mami seraya menaruh sambal.
" Oh ya berarti bisa bantu mami dong" kata Gala tersenyum.
"Itu sih pasti ya ngak ra" kata mami.
"Iya mi " kata Aira lalu duduk disebelah Gala.
" Mau yang mana " kata Aira menawarkan diri untuk mengambil sesuatu.
" Nasi uduk saja " kata Gala menatap Aira.
" Baik lah " kata Aira mengambil nasi uduk lengkap. Dengan keringan telur dan balado daging.
Ada rasa bahagia dihati Gala ketika Aira sudah mau memperhatikan dirinya.Gala berharap akan lebih baik kedepannya.
" Cukup ambil buatmu juga" kata Gala.
Sedangkan papi dan mami Memperhatikan keduanya tersenyum. karna anak dan istrinya terlihat akur dan bahagia.
" Ayo makan Gala pimpin doa" kata papi.
__ADS_1
Gala pun memimpin doa dengan khusu
Setelah itu makan bersama menikmati. sarapan pagi. Buatan Aira.yang pertama kali dirumah sang mertua.