Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 126 Berangkat Kkn


__ADS_3

Hari ini Gala mengantar Aira kekampus untuk berangkat kkn. Ada rasa tak rela melepas istrinya itu pergi. Karna ia hanya bisa menemuinya seminggu sekali dan lagi selama 2 bulan Namun apa mau dikata.Gala harus bisa melepaskan Aira agar kuliahnya cepat selesai.


Setelah menurunkan semua barang .Aira pun langsung berpamitan pada sang suami.


" Makasih ya by, sudah mengantar titip rayyan" Kata Aira menatap Gala lekat.


" Iya sayang jangan macam macam disana " Kata Gala mengingatkan.


" Iya by " kata Aira lalu menyalami tangan Gala .Gala pun memeluk Aira dan mencium pucuk rambut Aira.


" By aq cuma kkn 2 bulan " kata Aira mengingatkan suaminya itu.


" Tapi aq tetep akan merindukanmu " ucap Gala terlihat lemas.


" Kau ini , belajar puasa " ledek Aira.


" Aish kau senang banget sepertinya menyiksaku" kata Gala protes


" Hehehe.......sabar ....ya sudah aq berangkat By " kata Aira yang berlalu meninggalkan Gala di pinggir jalan.


" Hati hati sayang " teriak Gala.


" Ya ...." kata Aira yang berbalik lalu melambaikan tangannya


Gala pun kembali ke mobil setelah tak melihat punggung Aira lagi. Lalu membawa mobilnya menuju kantor untuk bekerja.Karna hari ini jadwalnya sangat padat.Galapun bergegas agar pekerjaannya tak terbengkalai.Apalagi ia ingin membagi waktunya dengan Rayyan. Selama Aira menyelesaikan kknnya


..........................


" Ra kita berdekatan ,tapi lho satu tim sama Jeni " kata Nana yang mendekati Aira.


" Oh ya syukurlah masih ada teman seperjuangan " kata Aira santai.


" Aish kau ini ra , itu jelas cuma gue yang ngak bisa gabung kalian berdua " kata Nana cemberut.


" Ngak usah protes ini cuma dua bulan na, lagian tempat kita bertetangga " kata Aira.


"Iya sih ra ,tapi tetep kangen kalian berdua gimana gitu biar heboh " kata Nana.


" Cih apaan enang kemping pakai heboh sudah tua oey kita kkn na,, bukan bersenang senang " kata Jeni menyahuti omongan Nana.


" Baru nongol udah cerewet tuh mulut, dasar lho Jen kaya emak emak " kata Nana.


" Yah sewot dia ra , apa yang merasuki na, sampai baper gitu" kata Jeni yang lalu duduk di dekat Nana dan Aira.


" Jin duit lah " kata Nana manyun .


" Ih amit amit akan sudah ada ayang beb yang nyariin duit tuh di cafe " goda Jeni

__ADS_1


" Dikit masa gue disuruh ngirit " kata Nana


" Bersyukur masih dikasih buat bekal , na gue belum Levi masih sakit bokap nya" kata Jeni


" Iya tahu" kata Nana lalu terdiam


" Nih gue tambahan" kata Aira yang mengeluarkan dompet lalu mengambil beberapa lembar uang dan membaginya dengan Nana dan Jeni


" Alhamdulilah rezeki anak sholehah " kata Nana dan Jeni senang ketika menerima uang pemberian Aira.


" Makasih banget ya ra , pas kita butuh nih " kata Jeni sumringah.


" Iya ra , aq takut kurang pas bulan tua lagi " kata Nana jujur.


" Sudah cepat disimpan " kata Aira . Yang memang mengambil Uang cash. pemberian Gala untuk persiapan selana kkn.


Nana dan Jeni pun lalu menyimpan. Uangnya di dompet masing masing. Mereka sangat bersyukur punya teman yang baik seperti Aira. Yang tidak pelit dan juga tidak sombong.Mungkin itulah ia slalu beruntung.


Dalam hidupnya dan setiap langkahnya.


" Sudah siap semua sekarang bergabung dengan tiap tim kalian " kata dosen pembimbing ketika ketiganya ngobrol.


" Siap pa " kata para mahasiswa yang sudah berkumpul.


" Ok naik bis sekarang, sesuai tempat duduk " kata pa dosen memberi perintah


Semua siswa naik ke dalam bis.Begitu juga dengan Aira , Jeni dan Nana yang memang satu bis tapi beda tim.Setiap semua siap bis pun berangkat.Ada sekita 7 bis yang mengantar para siswa itu untuk bertugas ke tempat kkn.


Sedangkan dikantor Gala sibuk dengan pekerjaannya. Berkas yang bertumpuk membuatnya memeriksa dengan sabar.


karna kalau tidak akan kacau.Apalagi sekarang ia juga menghandle pekerjaan sang istri dari perusahaan Alexander yang merupakan hak milik Aira


Tapi itu tak membuat Gala mengeluh.Karna sudah kewajibannya sebagai suami .Apalagi selama ini Aira tak pernah menuntut apa apa padanya. Itu yang membuat Gala sangat mencintai Aira. Yang pekerja keras..cantik dan juga baik.Istri impiannya slama ini.Tak seperti perempuan lain yang hanya menghabis kan uang demi gaya hidup.


" Bos sudah waktunya makan siang " kata Doni yang masuk ke ruangannya.


" Kau pesan saja Doni kita makan disini " perintah Gala pada Doni.


" Ok bos menu apa " tanya Doni menatap Gala


" Gurami asam manis dan ayam goreng jangan lupa jus buah jambu merah " kata Gala santai karna malas makan diluar.


" Siap bos buatku juga kan bos " kata Doni.


" Terserah " kata Gala lalu kembali fokus dengan berkasnya dimeja.


Setelah menunggu kurang lebih 45 menit pesanan pun datang.Gala dan Doni pun makan bersama.Karna sangat lapar keduanya pun menghabiskan makanan dengan lahap. Untuk mengisi tenaga yang terkuras.

__ADS_1


" Huh ... yummy enak bos " kata Doni yang kekenyangan yang duduk disofa.


" Bereskan lalu kerja lagi " kata Gala berlalu untuk sholat.


" Siap bos " kata Doni tersenyum karna hari ini ia memesan sate kambing dan sop daging. kesukaannya.


" Alhamdulilah, lama ngak makan enak dapat gratisan dari bos" guman Doni yang membereskan meja bekas mereka makan.


Doni yang memang irit dalam mengeluarkan uang.Karena harus menabung untuk modal menikah .Dan juga membantu keluargganya. Walau gajinya cukup besar. Tapi Doni cukup hati hati untuk mengeluarkan uang.


Sedangkan Aira terlihat santai.Sambil mendengarkan music di earphone nya.Aira berniat tidur agar nanti sampai disana tidak terlalu lelah.


Sedangkan Jeni sudah mendengkur dari tadi .


Untuk menghemat tenaga setelah sampai di tempat tujuan.Untungnya mereka mendapat tugas di desa yang dekat pegunungan.Jadi hawanya sejuk dan udaranya bersih.


Hampir 3 jam perjalan mereka sampai. Aira menurunkan barang barangnya.Mereka berkumpul di balai desa Sebelum kelompok dibagi. menjadi 3 kelompok.


" Ra wah suasananya enak ya " kata jeni.


" Iya jen gila bagus banget nih tempatnya " kata Aira yang takjub melihat desa tempat mereka bertugas.


" Iya ra udaranya bersih dan terasa sejuk" kata Jeni senang.


" Iya Jen kita nanti sekamar ya " kata Aira.


" Ok ra santai " kata Jeni lalu keduanya pun bergabung dengan teman temannya. Sebelum masuk kerumah yang mereka tempati.


" Ra.."panggil Nana yang mendekati Jeni dan Aira.


" Kenapa na " kata Jeni heran.


" Gue senang tempat kita bersebelahan ngak jauh jalannya " kata Nana sumringah


" Iyalah na , makanya lho ngak usah sedih masih bisa saling berkunjung " kata Jeni tersenyum.


" Iya kita bisa ngumpul kalo hari minggu " kata Nana senang.


" Yoi bisa masak bersama dan makan makan" Kata Nana lagi.


" Halah modus baru nih ra " ledek Jeni.


" Lho juga mentang mentang gandeng Taira sombong dan lupa sama gue Jen " kata Nana protes.


" Hush sudah ngak berisik tuh, pa Albi dan pa Helmi mau ngasih pengarahan." kata Aira


Ketiganya pun lalu bergabung.Dengan teman yang lain.Untuk mendengarkan pengarahan dosen.Ketiganya duduk tenang . Menyimak semua pengarahan dosen pembimbing.

__ADS_1


__ADS_2