Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 91 Cibiran Siska


__ADS_3

Aira baru saja sampai dikampus


Ketika Adi pun turun dari mobil mewahnya.


Dan tampa sengaja melihat Aira yang sedang memarkirkan motornya.


" Hai ra baru nyampe " sapa Adi


" Ya kak " jawab Aira tersenyum.


" Duluan ya kak " kata Aira namun Adi mencegatnya


" Bareng aja ra " kata Adi lalu melangkah berjalan di samping Aira.


" Ayo " kata Adi seraya melirik Aira sekilas.


Keduanya pun berjalan bersama di lorong. Menuju kelas masing masing. Namun belum lagi sampai Seseorang sudah menghadang keduanya.


" Cih.....ngapain dekat sama cewek yang sok cantik modal tampang " cibir Siska.


" hati hati kalo bicara Sis lho ngak pantas


ngomong gitu " tegur Adi yang ngak senang. Tiba tiba Siska menghadang mereka berdua.


" Oh ya apa dia pantas di ?" tanya Siska. Menatap Aira tajam.


" Maaf kak Adi Tiara duluan ya" kata Aira


yang tak ingin menanggapi ucapan Siska.


" Cih cewek matre " kata Siska mengejek Aira


yang berlalu pergi.


" Siska bisa ngak mulut mu dijaga tidak merendahkan orang lain. Atau perlu gue


sumpal " Kata Adi penuh penekanan


Membuat Siska langsung diam sedang. Tiara berlalu dan cuek tampa komentar


" Tiara jangan diambil hati " teriak Adi ketika Aira meninggalkannya.


" Ngak kak santai saja" jawab Aira yang


berbalik menoleh ke Adi lalu kembali melangkah menjauh


Adi menatap pungung Tiara yang menjauh.


Lalu menatap Siska tajam.


" Lain kali jaga mulutmu Sis, kalo ngak ingin disumpal dengan kotoran " kata Adi jengkel


pada Siska


"Gue yakin di dia hanya tertarik dengan uangmu saja " kata Siska.


" Tapi paling tidak dia lebih baik darimu yang tak punya sopan santun " kata Adi marah.


Entah mengapa semakin hari Siska semakin membuat Adi kesal. Memang keduanya berteman sedari sejak SMA. Dan keluargga merekapun sama sama relasi bisnis Tapi tak sekalipun Adi tertarik dengan Siska Karna terlalu sombong dan bermulut tajam. Juga mau menang sendiri.


Adi masuk kedalam kelasnya. Minggu depan


ia sudah harus sidang skripsi jadi Adi


tak terlalu ambil pusing .Dengan sikap


Siska yang membuatnya muak


" Kenapa Siska " kata Reno pada Adi


teman seangkatannya.


" Biasa caper Ren kesal gue, Lihat tuh anak


ngak pernah mau berubah" kata Adi kesal


" Biasa lah merasa paling cantik dia" kata Reno


"Tapi menyebalkan Ren semua orang yang dekat denganku dia musuhi" curhat Adi

__ADS_1


" Tapi asal jangan di jahatin aja di " ucap Reno. serius


" Jangan sampai lah " kata Adi lalu terdiam duduk dikursinya.


...............................


" Ra yuk ke kantin " kata Nana setelah makul selesai dan merapikan tas mengajak kekantin


" Aq lagi malas na " sahut Aira


" Lho ngak sakit kan ra ?" kata Jeni heran


" Ngak cuma lagi malas Jen" kata Aira menoleh ke Jeni yang duduk disebelah Nana


" Yah habis tepar lho ra minum vitamin dong biar ngak loyo "


" Jeni Tiara itu malas kekantin, bukan sakit


emang malas habisnya lho minta gratisan mulu sih " kata Nana


"Dih lho juga kok cuma gue sih ,yang disalahin maaf ya ra sudah buat lho boke " Ucap Jen sendu merasa ngak enak hati karna sering ditraktir Aira.


" Ih kalian kenapa sih, aq ngak papa bukan


ngak mau traktir tapi lagi malas aja " kata Aira Tersenyum melihat kedua temannya itu


Merasa bersalah.


"Ya sudah kita kekantin sebentar, nanti kita balik lagi nemani lho ya ra " kata Nana


" Iya ra lho mau pesan apa " kata Jeni menawarkan sesuatu.


"Lagi ngak pengen apa apa kok" kata Aira.


" Ya sudah tunggu ya ra" kata Jeni.


" Ya....." kata Aira tersenyum


Nana dan Jeni pun pergi kekantin. Hanya untuk memesan jus 3 kap. Lalu kembali kekelas untuk menemani Aira. sambil ketiga ngobrol dan bercanda.


...............................


untuk Gala.


" Nih dibuat kan mba Anggi " kata Doni yang meletakkan kopi diatas meja Gala.


" Aq ngak suka kopi don ganti susu " kata Gala yang membuat Doni mengernyitkan dahinya.


" Susu maksudnya ini " kata Doni menunjuk


dadanya tampa dosa


" Astaga susu Doni !! " kata Gala mendelik tajam


" Susu buat diminum" kata Gala lagi menegaskan


" Tapi bos dikantor tak punya stock susu. Adanya susu peras tuh milik Anggi sekretaris baru " kata Doni sambil menelan ludahnya.


" Doni otak mu lemot banget atau tuh otak perlu dicuci biar ngak kotor" omel Gala kesal


" Lah kok gitu bos " kata Doni bingung


" Tadi kamu ngomong apa" kata Gala bertanya


" Eh maaf bos salah tafsir " kata Doni menutup mulutnya karna keceplosan bicara


" Otak lho pasti traveling yang jorok kan


Doni " kata Gala


" Maaf bos saya pikir bos bercanda " kata Doni terkekeh


" Makanya cepat cari istri biar ngak jomlo"


kata Gala


" Ih bos aja jomlo, kok nyuruh nyuruh kan bos lebih banyak duitnya harusnya sudah punya pacar" kata Doni protes


" Aq sudah nikah Don ngak kaya lho

__ADS_1


jomlo akut " kata Gala keceplosan.


" Hah.....kapan bos nikahnya " kata Doni


Deg ......


Gala pun terdiam selama ini memang tak ada siapapun yang tahu ia sudah pernah menikah Karna pernikahan itu sempat disembunyikan atas permintaan Aira


Wajah Gala pun langsung berubah mendung


Mengingat sang istri .Pernikahan yang seumur jagung itu dipisahkan alam yang berbeda


" Bos...bos " kenapa kata Doni heran ketika melihat wajah Gala yang berubah


" Ngak pa pa pergi lah , kalo sudah selesai


aku ingin sendiri " kata Gala


" kopinya " kata Doni menujuk kopi di depan Gala.


" Bawa saja buat mu, dan suruh Anggi bawakan air mineral" kata Gala.


" Baik bos " Kata Doni yang lalu keluar dari ruangan bosnya . Dengan perasaan bingung


dan bertanya tanya.


Gala pun menghela nafas dalam . Setelah


Doni pergi .ada rasa rindu dihatinya


mengingat bayangan Aira.


..................................


Aira memarkirkan motornya di parkiran kantor Atmaja group. Lalu melangkah masuk ke gedung bertingkat itu.


Aira naik lift khusus menuju kantor Gala


yang pernah sekali disambanginya.


" Mba maaf pa Gala ada didalam ? " tanya Aira pada sekertaris baru Gala.


" Maaf nona siapa " kata Anggi yang menyelidik Aira Dan menatap Aira dari atas sampai bawah dengan curiga


" Bilang saja ada tamu " kata Aira datar


" Baik " kata Anggi lalu menuju ruangan Gala sedang Aira mengikuti Anggi dibelakangnya.


Tok...tok...tok.....


" Masuk" kata Gala dari dalam


Ceklek......pintu pun terbuka.


" Maaf pa ada tamu yang mau bertemu bapa " kata Anggi memberitahukan Gala


" Siapa ?" tanya Gala heran


" Saya " kata Aira yang berdiri didepan pintu.


Deg ...Gala langsung terkejut ketika melihat Tiara berdiri didepan pintu.


Jantung Gala serasa berdetak cepat Menatap gadis yang berdiri didepannya yang mirip Aira. bahkan tampa satupun yang berbeda.


" Silakan duduk " kata Gala sopan


" Trimakasih " kata Aira yang manarik kursi dan duduk.


" Anggi tolong tutup pintunya " kata Gala menyuruh Anggi untuk menutup pintu.


" Baik pa " kata Anggi yang lalu keluar dan menutup pintu ruangan Gala.


" Siapa gadis itu ya kok pa Gala seperti


kaget melihatnya " guman Anggi penasaran


Setelah Anggi pergi Gala menatap Aira lekat.


Begitu juga sebaliknya dengan Aira yang Menatap manik mata Gala..Mata keduanya saling bertemu ada rasa rindu menyeruak didada Aira. Namun berbeda dengan Gala Yang lalu memalingkan wajahnya takut tergoda gadis yang mirip Aira.

__ADS_1


__ADS_2