Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 113 Tari Menemui Roni Lagi


__ADS_3

Aira baru saja sampai rumah. Ketika Tari menelponnya .Karna Amar dan Levi minta perkerjaan dicafe.


" Ok Tar lho kesana nya nanti malam aja , biar aq bicara sama Roni dulu " kata Aira


" Baiklah kabarin aq ya tentang hasilnya" kata Tari disebrang sana.


" Ok Tar, nanti ta kabarin tuh si otong berdua. Suruh pulang aja. Biar ngak bikin lho ribet. Nanti kalo sudah ada keputusan Roni besok mereka langsung kerja " kata Aira.


" Ok bos makasih banyak salam ya buat pacar gue Rayyan " kata Tari tertawa.


" Cih lebay " Kata Aira lalu memutuskan sambungan telponnya.


Lalu Aira pun menuju kamar nya. Untuk membersihkan diri .Setelah selesai Aira pun turun mencari sang buah hatinya


" Hai sayang " sapa Aira melihat Rayyan. Yang duduk dengan banyak mainan. Dikamar baru Rayyan. Yang bersebelahan dengan kamar sang oma dan opanya.


" Uuuuuuu" kata Rayyan. Lalu merangkak mendekati sang bunda


Aira pun langsung berjongkok menyambutnya. Lalu memangku Rayyan sambil mencium pipi gembul nya.


" Rayyan belum mau minum susu non" kata bi Siti baby sister Rayyan.


" Kenapa apa stok asi nya sudah basi bi " kata Aira heran.


" Kalo yang asi sudah habis non, tapi tadi nyonya besar ngasih susu formula. Trus Rayyan ngak mau non " kata bi Siti.


" Oalah bi, Rayyan memang belum mau susu formula bi .Tapi dia masih mau nyusu" kata Aira .


" Ya sudah bi ,biar Aira susui dulu diatas ya bi. bi Siti istirahat ya " kata Aira yang mengendong Rayyan lalu membawanya kekamar di lantai 2.


Ceklek.


Aira pun masuk kekamar .Dan menutup pintu Lalu berbaring di ranjang. Sambil menyusui Rayyan. Dan tidak lupa Aira menelpon Roni untuk menanyakan lowongan. Buat kedua temannya.


" Ada ra mereka boleh langsung kerja malam ini kalo mau , kebetulan pas lagi rame " kata Roni disebrang sana .


" Ok kalo gitu biar aku suruh kesana ya Ron, trimakasih atas infonya bye " kata Aira.


' Bye juga " kata Roni dari cafe.


Setelah menelpon Roni. Aira langsung menelpon Tari .Lalu memberi tahukan bahwa Amar dan Levi bisa langsung kerja malam ini.


Sedang kan Tari yang masih menunggu. Amar kembali mengantar Dini dari butik Duduk santai bersama Levi.


" Lev lho kesana nya berdua Amar aja ya .Aq ngak jadi ngantar " kata Tari setelah menerima telpon dari Aira.


" Lho kenapa Tar ,ngak jadi kerja dong gue " Kata Levi kecewa.

__ADS_1


" Ya ampun Lev makanya lho kesana cuma berdua Amar itu , Karna langsung bisa kerja malam ini " kata Tari menjelas kan


" Hah lho serius Tar " kata Levi kaget tapi senang.


" Iya makanya lho berdua pulang dulu, Trus kesana berdua Amar. Nih gue tulis alamatnya. Bilang nanti kalian disuruh Tiara ya " kata Tari. Memberikan alamat cafe di secarik kertas.


" Ok Tar, trimakasih banget ya atas bantuannya. Ya sudah yuk pulang , nanti si Amar gue kabarin langsung" kata Levi yang memang satu kosan dengan Amar.


" Ok sampai ketemu besok, dikampus ya lev bye gue duluan " kata Tari .Yang menaiki motornya pemberian dari Aira.


" Ya Tar hati hati " kata Levi. Tersenyum senang. Lalu langsung menelpon Amar .Yang kebetulan baru mau meninggalkan butik.


..............................


Tari pun langsung menuju butik .Tempatnya bekerja seperti biasanya.


Namun ketika hendak belok. Mencari jalan pintas karna macet. Tari pun melewati lorong jalan yang terlihat sepi


" Ih kok jadi salah jalan sih " guman Tari .yang melihat hotel tua. Yang tak jauh dari tempatnya berdiri.


" Apa gue salah jalan ya " kata Tari Llalu pelan pelan menjalankan motornya.


Tari melihat lihat sekelilingnya .Sepi dan hanya perumahan kelas menengah. Yang sepi namun ada bekas hotel .Yang cukup bagus seperti apartemen mewah. Namun terlihat sepi tak berpenghuni.


Tari pun kembali menjalankan motornya. Dan bertanya kepada seorang ibu. Yang asyik bermain bersama anaknya.


" Oh terus aja neng, ini lurus itu disamping hotel tua belok kanan " kata ibu paru baya itu.


" Oh gitu ya bu trimakasih ya bu " kata Tari Lalu memutar arah.


" Iya neng hati hati." kata ibu itu


" Iya bu" kata Tari .Lalu menujuk jalan yang ditunjuk ibu paruh baya tadi.


Namun ketika hendak menuju lorong jalan. Sebuah mobil menghalangi jalannya. Dan Tari tak bisa lewat. Kecuali ia harus mundur. Atau mobil itu yang mundur


" Yah tuh mobil malah menghalangi jalan gue" guman Tari yang turun dari motor.


Lalu menuju mobil dan mengetuk kaca. Dan ketika kaca diturunkan.


" Astaga kau kenapa sih ,slalu cari masalah nih orang " dumel Tari ketika Roni lah pemilik mobil yang menghalangi jalannya.


" Hei siapa yang cari masalah" kata Roni.


"Lho tuh yah menghalangi jalan gue " omel Tari.


" Lho mundur gih nanti baru lewat " kata Roni.

__ADS_1


menyuruh Tari mundur .


" Ngak bisa gue buru buru mau ke butik, . nanti telat " kata Tari gusar


" Ya ampun ngak mungkin gue mundur. Nanggung tuh didepan gue tinggal " kata Roni.


" Bodo amat ngak mau gue " kata Tari yang kesal.


" Lah trus mau begini sampai besok neng , ya silahkan tuh motor juga ngak bakal bisa lewat " kata Roni kesal


" Roni......." kenapa sih kamu slalu bikin masalah " teriak Tari sama kesalnya


" Yah ......apes gue " bathin Roni karna melihat Tari marah.


" Gini Tar, lho mundur dulu trus balik sini lagi. Karna ini sudah sore dan tempat ini sepi . Tahu ngak disini banyak premannya lho.Takut terjadi apa apa trus lho mau jadi korban per.........


" Lho ya jangan sembarangan, mana ada preman disini " kata Tari garang padahal hatinya ciut juga. Karna takut dan khawatir. Namun karna gengsi Tari pun berpura pura.


" Yah terserah deh " kata Roni. Yang turun dari mobil. Lalu berjalan kaki menuju markasnya.


Tari yang melihatnya melongo. Karna bukannya Roni memundurkan mobil . Roni malah membiarkan mobilnya .Menghalangi jalan yang akan dilewati Tari.


" Astaga tuh orang , pengen banget di cekik rupa nya " kata Tari jengkel yang lalu memundurkan motornya .Mengalah dan menyusul Roni.


" Woi ...cepatan nanti gue telat " kata Tari meneriaki Roni.


" kok ngak dari tadi " kata Roni Manyun dan jengkel.


Tari pun turun dari motor. Ketika Roni berbalik badan. Namun ketika melihat 5 pria berotot . Berjalan kearah Tari.Tari pun langsung takut Lalu langsung berlari kearah Roni.


" Ron tolongin " kata Tari merengek. Sambil merangkul lengan Roni.


Mpt.....mpt. .....


Roni hampir tertawa ngakak melihat Tari ketakutan .Melihat 5 pria itu. Lalu Roni pun berbalik dan Tari dengan cepat bersembunyi dibelakang Roni


" Kalian mau kemana ?" tanya Roni. Pada lima pria itu yang tak lain anak buahnya.


" Mau kedepan bos ngopi di warung mba jum" kata salah satu dari mereka


" Ya sudah " kata Roni.


" Bos kok pacarnya ngumpet dibelakang bos" Kata anak buah Roni.


" Oh dia kira kalian preman "kata Roni


Yang membuat kelima pria itu tertawa. Tari pun langsung cemberut. ketika lima pria itu sudah lewat.Lalu pergi kembali ke arah motornya..Karna merasa dikerjai Roni.

__ADS_1


__ADS_2