
Malam setelah semua selesai .Aira ikut pulang kerumah keluargga Atmaja. Ada rasa tak percaya dengan apa yang terjadi dengannya hari ini.
Yang menjadi istri seseorang. Yang tak menyukainya sejak pertama kali bertemu. Membuat Aira bingung.dan bimbang. Tak brani bicara apa apa hanya diam membisu.
" Nona ini kamar mas Gala, jadi nona tidur disini" kata pelayan rumah dengan ramah
" Makasih bi " kata Aira.
" Sama ...sama nona." kata pelayan itu lalu meninggalkan Aira sendiri dikamar.
Aira melihat kamar Gala yang tertata rapi. Dan bersih kamarnya cukup luas dua kali lebih besar dari kamarnya.
" Apa aq harus tidur disini" guman Aira duduk disofa .Yang cukup besar dan nyaman.
Aira duduk dengan perasaan tenang. Lalu mensejajarkan kakinya lurus kedepan.Dan bersandar di bahu sofa. Sambil memejamkan matanya.
Sedang Gala baru saja menaiki tangga. Menuju kamarnya. Tapi tiba tiba mami menegurnya.
" La Aira dikamar mu, perlakukan dengan baik menantu mami" kata mami mengingatkan Gala.
" Iya mi Gala akan berusaha sebaik mungkin memperlakukannya dengan baik" kata Gala lalu melangkah kembali menuju kamarnya.
Ceklek.......
Gala membuka pintu kamar dengan pelan. Dan masuk melangkah setelah menutup pintu.Lalu Gala melihat kearah ranjangnya
" Tak ada siapa siapa" guman Gala lalu melihat kearah sofa.
" Astaga kenapa dia tidur disofa sih'" kata Gala .Lalu mendekati Aira yang tertidur dengan tenang. Terlihat sangat lelah. Membuat Gala tak tega membangunkannya.
" Aku harus bagaimana ini. Bisa dimarahin mami kalo tahu Aira tidur disofa" bathin Gala
Gala berdiri lama mondar mandir. Berpikir bagaimana membuat Aira pindah keatas ranjang.
" Kalo aq angkat pasti bangun dia huh....bagaimana ya" guman Gala bingung sendiri.
" Akh .....kenapa harus tidur disofa sih nih anak bikin aq bingung
Gala pun terdiam lama berpikir. Namun belum juga ada jalan keluar. Karna Aira tidur sangat nyenyak terpaksa Gala hanya menaruh bantal saja.Karna tak tega memindahkannya.
" Dia sangat cantik bila dilihat dari dekat " kata Gala memperhatikan Aira dari jarak dekat dan memandangnya cukup lama.
Gala tersenyum sendiri. Entah sejak kapan ia jatuh cinta dengan gadis tomboy itu..Gadis bar bar yang membuat nya berpikiran negatif. Itu kini sudah sah menjadi istrinya.
Setelah memandangi Aira cukup lama. Gala pun merapikan ranjang dan berniat memindahkan Aira .Pelan pelan Gala memasukan tangan,nya dibawah tungkai Aira. Dan juga di bawah leher belakang Aira..Lalu mengangkat Aira perlahan. Dengan hati hati lalu berjalan menuju ranjang..Dan meletakkannya dengan tenang.
" Huh...selamat" kata Gala mengelus dada.karna sempat tegang..Lalu menjauh dari ranjang untuk menenangkan dadanya yang berdetak kencang.
__ADS_1
" Syukurlah dia belum bangun, aq bisa mandi dulu " kata Gala yang masuk kamar mandi
Aira yang bangun mengerjapkan matanya lalu melihat sekelilingnya.
" Lho kok bisa disini bukannya tadi disofa" guman Aira heran.
" Ngak mungkin kan aq terbang . Lagian ngak ada orang dikamar " kata Aira bingung kenapa ia bisa diatas ranjang Gala.
" Atau dia...yang mengangkat ku keranjang nya. tapi mana dia " kata Aira melihat sekelilingnya.Tapi tak ada siapapun
" Ah bodo amat mungkin dia tidak tidur dikamar ini " kata Aira yang menuju kamar mandi untuk buang air kecil
Ceklek......
Aira pun masuk kekamar mandi. Dan ketika saat itu Gala baru saja selesai mandi dan berbalik untuk mengambil handuk....
" Aaaaaaa......teriak Aira... yang melihat belalai
Dan langsung cepat berlari keluar.
" Ih apaan itu......kok seram amat " kata Aira yang tak sengaja melihat sesuatu. Yang tak pernah dilihatnya.Ketika setengah sadar.
Aira lalu duduk tenang diatas ranjang. Dengan rasa was was yang tak menentu.
Sedang Gala yang sudah memakai kimono handuknya keluar dengan perasaan malu.
Karna tadi Aira melihat barang piaraannya.
" Mana aq tahu kamu mandi kan pintunya ngak dikunci" jawab Aira ngeles.
" Jangan dibiasakan lagi " kata Gala yang tadinya malu. Tapi karna Aira tak membahasnya. Gala pun cuek lalu menuju lemari pakaiannya.
" Letakkan baju bajumu di lemari yang itu"
Kata Gala pada Aira menunjuk lemari baru. Untuk sang istri
" Ya jawab Aira lalu menuju kamar mandi dan berjalan pelan pelan. Membuat Gala keheranan melihatnya.
" Ada apa sih " kata gala ikut heran.
" Itu ada ular ...ular...." kata Aira bergidik
" Hah......mana ada ular orang aq barusan mandi kok" kata Gala.
" Ups.....jangan bilang " Gala langsung menepuk jidatnya. Seraya mengeleng.Mengerti apa maksud istri barunya itu.
" Sana masuk ularnya sudah pergi aq usir tadi" kata Gala
__ADS_1
" Tapi......" kata Aira ragu.
" Sudah pergi ularnya " kata Gala yang geli melihat kepolosan gadis itu
Aira pun berjalan pelan masuk kamar mandi. Karna tadi ia masuk setengah sadar. Aira pun mengecek ular yang tadi dilihatnya terjuntai. Yang sudah tak ada hingga membuatnya tenang.
Sedang Gala tak bisa menahan tawanya.
" Astaga ....dia ....mpt....mpt......tawa Gala
tampa suara
" Untung dia ngak sadar ha ..ha... " kata Gala. Yang terdiam ketika Aira sudah keluar dari kamar mandi.
" Ularnya sudah pergi " kata Gala Menatap Aira dengan muka merona menahan tawa
" Sudah, kaya nya sudah pergi" kata Aira
dengan wajah bingung
'" Ya memang sudah pergi ku usir " kata Gala.
yang duduk diatas ranjang.
Aira pun mangut mangut dan berjalan ke sofa dan duduk disana.
" Kau tidur disini saja. biar aq yang disofa " Kata Gala yang berjalan ke arah Aira dan duduk disebelahnya.
Aira menatap Gala lekat. Setahunya Gala sangat cuek dan kasar .Bahkan dingin namun kini di hadapan Aira. Gala terlihat ramah tenang dan sopan.
" Eh tidak biar aq disini saja" kata Aira
" Tapi mami ingin kita tidur seranjang. Tapi bila kau tak mau biar aq yang disini" kata Gala lembut.
"Tapi ini kamarmu " kata Aira menatap Gala.
" Ini juga kamarmu karna kau istriku" jawab Gala pelan tapi tegas.
Deg....
Aira tak bicara lagi istri ya benar ,sekarang ia istri Gala dah secara hukum agama dan negara.
" Tapi.....
" Ngak ada tapi tapian kalau kau tak mau seranjang aq yang disini" kata Gala.
" Ba..baik lah " kata Aira lalu menuju ranjang untuk rebahan.
__ADS_1
Gala membuang nafas kasarnya. Karna tak mungkin ia bersikap kasar pada istrinya.
Apalagi ada rasa cinta yang tumbuh dihati Gala . Yang membuat nya benar benar berusaha bersikap baik pada Aira. Untuk mengambil hatinya .Karna Gala sudah jatuh cinta tampa ia sadar.