Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 79 Menolong Dan Selamat.


__ADS_3

Aira bergegas pergi ke bandara Setelah berpamitan dengan papah Mark juga bi Munah. Sebelum berangkat tadi. Setibanya di bandara Aira langsung mengantri untuk cheking.


" Mb tolongin saya butuh tiket sekarang mba ayah saya sakit mb tolong ya " kata seorang penumpang yang tak kebagian tiket karna habis. dan memaksa untuk ikut masuk.


Aira yang mendengarkan pun iba lalu mendekati gadis yang seusianya.


" Kenapa mb " tanya Aira.


" Saya ngak dapat tiket mba. Padahal ayah saya sakit saya butuh tiket sekarang. Tapi sudah kosong " tangis gadis itu.


Aira yang iba pun lalu menyodorkan tiketnya


" Gini aja ini tiket ku kamu bisa pake untuk pulang biar aq pulang besok " kata Aira memberikan tiketnya.


" Tapi ...gimana nanti aq menggantinya" kata gadis itu bingung


" Ngak usah di ganti bawa aja tiketnya oh ya namamu siapa " kata Aira bertanya


" Mutiara mba oh ya sudah mba aq bawa tiketnya ya ini pengenal ku pake ini buat besok " katanya senang


" Oh ya trimakasih" katanya lagi sambil berbalik pada Aira seraya tersenyum


" Sama sama dan hati hati " kata Aira melambaikan tangannya.


Gadis itu senang dan berlalu meninggal kan Aira.Sedang Aira pulang mencari hotel terdekat untuk pulang besok.Sambil melihat pengenal Mutiara yang tadi ditinggal kan gadis yang ditolongnya.


Aira pun sampai di hotel melati lalu istirahat disana. Sambil merenung apa yang terjadi dengannya dan Gala.


" Apa mungkin Dea yang mengirim pesan padaku lewat ponsel Gala" guman Aira yang menonaktifkan ponselnya ketika hendak berangkat tadi.


Lama berpikir akhirnya Aira tertidur lelap. Dan bangun menjelang subuh .Untuk sholat dan mandi. Ketika sudah selesai Aira memesan makanan untuk sarapan paginya sambil menghidupkan tv.


Siaran tv pun mulai dengan berita pagi yang membuat Aira terbelalak. Melihatnya karna berita itu mencantumkan kecelakaan pesawat tadi malam. Yang menghilang didasar laut.


Dan namanya tercantum disana hingga Aira terduduk lemas


Aira hanya bisa berdiam diri dikamar hotel untuk sementara waktu menunggu situasi tenang sedangkan ponselnya memang tidak diaktifkan.


Tok...tok...tok....


Clek


" Mba ini pesanannya." Kata pelayan hotel pengantar makanan


" Iya mba makasih " kata Aira

__ADS_1


" Sama sama mb " kata pelayan hotel berlalu.


Lalu Aira pun kembali masuk ke kamar nya dan meletakan sarapannya diranjang


" Ya allah pertanda apa ini" kata Aira yang bingung sambil sarapan.


Ini kedua kalinya Aira selamat setelah kecelakaan kemaren.Dan kali ini kecelakaan pesawat. Di ambilnya tas dan mencari kartu pengenal Tiara orang yang ditolongnya.


" Berarti Allah sedang memberikan kesempatan kedua bagiku " guman Aira sendiri. Lalu melihat kartu pengenal Mutiara.


Aira terdiam lama berpikir harus melakukan


apa. dan bagaimana .


" Aq telpon Dini saja " kata Aira yang pada akhirnya ingin menelpon Dini. Setelah selesai sarapan pagi.


.............................


Dini datang langsung memeluk Aira ketika melihat Aira berdiri dengan tegak.


" Ya Allah rupanya tuhan masih sayang dengan mu mb " kata Dini.


" Ya Din allah sayang padaku makanya slalu melindungi ku dengan cara seperti ini " kata Aira lirih.


"iya mb ini namanya keajaiban karna menolong orang. Jadi mb Aira slalu selamat " Kata Dini.


" Terus mba Aira gimana pulang nya?" tanya Dini bingung.


" Ini aku punya indentitas baru biar nanti beli hp buat ngecek data ini "kata Aira memperlihatkan kartu pengenal Mutiara.


Pasti nya kini Aira punya indentitas baru. Tak lebih untuk bisa beraktivitas di luar .Karna mau tak mau ia harus mengunakan nama Tiara ya Mutiara.


Deg.......


Aira mengingat nama itu ketika bertemu Amar kemaren apa ini firasat atau.....kebetulan.


Aira pun meminjam ponsel Dini untuk menelpon Roni untuk mengecek indentitas Mutiara agar Aira bisa memakainya.


Dini pun dapat mengerti kenapa Aira harus merubah namanya .dan punya indentitas baru membuatnya Aira sadar dia bisa menyembunyikan indentitas aslinya dan memiliki indentitas ganda.


" Din janji jangan bilang siapa siapa ya bahkan Lina .Aq ingin menenangkan diri dulu " kata Aira


" Ya mba saya janji kok " kata Dini serius menatap bos nya itu.


Akhirnya Dini pun pulang setelah Aira minta untuk membantunya. Selama Aira pulang kampung nanti. Karna Aira ingin bertemu dengan orang tuanya. Karna ia sudah berjanji.akan pulang kampung

__ADS_1


Sepeninggalan Dini Aira pun istirahat dikamar hotel .Dan tak ingin memikirkan apapun lagi Lalu terlelap begitu saja. Entah mengapa akhir akhir ini matanya gampang mengantuk dan lelah


........................


Sedang di rumah besar Gala terduduk lemas Sedang mami menangis dipelukan suaminya.Setelah menonton berita pagi yang mengejutkan semua orang.


" Tangis Gala pecah sebelum sempat menjelaskan semua kejadian itu..Karna tadi malam papah Mark bilang Aira pulang ke kampung. halamannya.


Tubuhnya terasa sangat lemah dan tak bertenaga sama sekali.Apalagi melihat sang mami yang teramat sedih Karna kehilangan Aira. menantunya.


"la kenapa kamu biarkan aira pulang" isak mami menangis pilu.


" harusnya jangan pasti tidak akan jadi begini


nak hiks hiks hiks " lirih bunda.


Gala hanya bisa terisak tampa suara. Dan menyesal atas kejadian itu yang membuat Aira marah padanya. Hingga Aira sampai pulang tampa minta izin padanya. Karna kecewa atas perbuatan Dea.


Sedang papi hanya memeluk mami yang sedih. Dan menguatkan Gala. Atas musibah yang menimpa menantunya yang teramat sangat disayanginya.


.......................


Sedang Lina menangis dipelukan Devan mendengar kabar Aira yang kembali mengalami musibah.


" Sabar sayang ini mungkin takdirnya " kata Devan yang mencoba menghibur sang istri yang teramat sedih.


"Tapi kenapa harus begini" isak Lina.


" Kita tidak tahu Lin, kalo kita tahu ngak mungkin kan kita membiarkannya terjadi " kata Devan agar Lina tak merasa bersalah karna tadi malam melepaskan sahabatnya itu untuk pergi.


Lina pun terdiam melepaskan dekapannya pada Devan lalu menelpon orang tua Aira. yang juga ikut bersedih disebrang sana


......................


Sedang Dini baru saja sampai butik. Untuk kerja setelah bertemu Aira. Yang membuatnya sempat sport jantung..


" Mb Dini kok bingung " kata Wati ketika melihat Dini yang melamun


" Ah ngak Wat cuma mikir buat rencana besok " kata Dini berbohong padahal baru ketemu Aira pagi ini.


" Ya tapi jangan bengong juga mba ,nanti kesambet setan lewat " kata Wati


"Ih....amit amit Wat, jangan ngomong gitu apa" kata Dini merinding.


"Lagian bengong makanya jangan bengong tuh kerjaan tugas aja biar ngak bengong mb " kata Wati.

__ADS_1


Lalu Dini pun membuka lembaran berkasnya Dan mulai kerja agar pikirannya teralihkan. Karna Aira. ada rasa cemas dihati Dini .Namun ditepis kan nya dan berdoa untuk bosnya sekaligus temannya yang slalu baik padanya.


Sedang Wati pun kembali ke tempatnya menjaga stand pakaian stock.Sambil mengawasi pembeli di butik. yang cukup ramai siang ini.


__ADS_2