Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 76 Ke Butik


__ADS_3

Aira pulang kerumah setelah Gala berangkat kuliah. Dan berganti baju karna ingin ke butik menemui Dini asistennya.


"Bi Mun, Aira pergi ke butik dulu ya "


" Ya non hati hati " kata bi Munah.


" Oh ya bi titip papah ya, beliau lagi tidur tadi pas Aira tinggal " kata Aira.


"Ya non aman bibi jaga " kata bi Munah tersenyum.


Lalu Aira pun berlalu meninggalkan bi Munah. Dan menuju garasi mobil untuk ke butik. Karna Aira ingin bisa pulang secepatnya.


Tak sampai 20 menit Aira sudah sampai di halaman butiknya. Dan langsung menuju pintu samping. butik yang biasa ia lewati.


" Din......",panggil Aira.


" Astaga mb Aira bikin kaget aja "


" Kamu ngapain Din" kata Aira yang mendekati Dini yang sibuk curhatan lewat hpnya.


"Ini mba lagi balas chat teman. "kata Dini


" Teman atau ayang bebeb" kata Aira melirik ponsel dini.


Dini yang melihat Aira ingin mengintip isi chat nya .Langsung menyembunyikan nya hpnya di tas nya.


" Dih pelet amat sih" kata Aira manyun.


" Ya bukan pelit bos, tapi ngak enak itu masalah teman "Kata Dini duduk dengan muka masam.


" Teman apa dirimu sih Din" Kata Aira yang berlalu menuju meja nya.


" Anu...anu ..itu aq baru putusan bos " kata Dini mengaku.


" Ish ish sudah kuduga pasti sama om klimis itukan " kata Aira sambil menatap Dini.


" Kok bos tahu" kata Dini kaget


" Tahu lah kan aq punya mata mata" kata Aira yang sengaja membuat Dini biar mengaku.


" Yah mb......jangan cerita ke lainya aq malu " kata Dini menelungkup wajahnya kemeja.


" Aish ...gitu aja baper masih banyak stock cowok tuh diluar sana Din " kata Aira menasehati Dini.


" Tapi bos aq bingung dia serius tapi punya istri " kata Dini dengan wajah sedihnya jujur pada Aira.


" Astaga kok doyan om om sih Din jomblo masih banyak kenapa om klimis" kata Aira mengeleng.


" Habisnya dia baik banget mba, trus perhatian gitu .Bikin aq tergoda tapi sekarang aq kecewa. Karna dia nyari yang lain karna aq minta waktu berpikir" kata Dini cemberut.


" Yah......kasihan deh lho di gosting om klimis" ledek Aira pada Dini


" Mba bos kok gitu tega banget sama asistennya ngenes gini" kata Dini

__ADS_1


" Itu sih derita lho Din, lagian om om gitu mau. besok deh ta carikan cogan. Buat mengisi kejomloan mu Din. biar ngak jadi jones." kata Aira terkekeh


" Serius mb ganteng ngak " kata Dini yang senang mendengarnya.


" Yah menurutku sih lumayan cuma masih kuliah deh orangnya " kata Aira yang membayang Amar cocok untuk Dini.


" Beneran mb bos mau ..mau..." kata Dini mendekati Aira kemejanya.


" Kapan bos ngenalin nya " kata Dini penasaran


" Ngak sekarang .sini laporan tuh urusan belakangan aq mau cek laporan dulu " kata Aira datar.


" Yah bos masa ngak peka orang lagi sedih. Pake di baperin segala" dumel Dini yang mengambil laporannya Dan memberikan nya ke Aira


" Ha ..ha....ha...siapa suruh baperan .Makanya cari cowok yang jomlo .Jangan laki orang entar di cap pelakor lho. Dicabein bininya nyaho " ledek Aira .


Dini pun hanya memasang wajah cemberut. Dan kembali mengerjakan tugasnya. Ruangan pun jadi hening tampa suara. Aira disibukkan dengan laporan butik yang harus ia periksa setiap hari.


...............................


Sedangkan Gala sedang sibuk di kantornya.


Karna beberapa hari ini ia meninggal pekerjaannya. Karna ada tugas kampus yang harus dikerjakan.Kepalanya cukup pusing dengan dua tugas yang berbeda latar belakang.


" Bos ini data hasil rapat kemarin " kata Doni memberikan berkas pada gala bosnya.


" Apa semuanya sudah di cek ulang Don, dan satu lagi kita harus gerak cepat" kata Gala.


" Siap bos" Kata Doni lalu duduk disofa. Menunggu bosnya menandatangani kontrak bisnis dengan klein.


" Emang kenapa bos ,bos lagi jatuh cinta ya. Sama siapa apa perlu bantuan pedekate" kata Doni antusias


" Ngak perlu cuma kalo kita harus ngasih apa biar terlihat romantis gitu" kata Gala.


" Ya bisa diajak dinner bos, kasih bunga,atau ajak shopping gitu deh " kata Doni memberi ide dan masukan.


" Astaga ......" kata Gala menepuk jidatnya.Gala lupa selama ini tak pernah memberikan uang atau kredit card pada Aira.


" Mampus gue " bathin Gala


" Kenapa bos ada yang salah " kata Foni keheranan. melihat Gala menepuk jidat.


" Ngak bukan apa apa " kata Gala yang akhirnya bersandar dikursi. Untuk mencari sesuatu Yang akan ia diberikan ke Aira.


.....................................


Aira baru saja memarkirkan mobilnya. Untuk membeli bahan kue di mini market ketika


Brak.......


" Eh maaf......" kata Amar pucat.


Deg......

__ADS_1


Aira pun terkesiap melihat Amar yang terbelalak melihatnya.


" Ke... kenapa mas " kata Aira tergagap namun di cobanya untuk tenang.


" A.....a.......Aira ...." kata Amar terpaku.


" Oh saya Tiara mas bukan Aira " kata Aira tenang.


"Oh maaf saya pikir teman saya " kata Amar yang lalu pergi. Tapi beberapa kali melihat Aira untuk memastikan iya atau bukan


" Kenapa mar " tegur Levi heran melihat Amar yang terlihat seperti bingung.


"Lihat tuh cewek itu Lev persis Aira tapi namanya Tiara Lev, tapi kok bisa persis Aira ya cuma rambutnya beda "kata Amar menunjuk Aira memberitahu Levi.


" Mungkin kembar mar Aira , Namanya Tiara kok namanya sama sama ra belakangnya."kata Levi.


"'Tadi gue pikir hantunya Aira Lev, tapi pas lihat kakinya manusia Lev" kata Amar masih mengamati Aira dari kejauhan.


" Kok bisa ya mar, tapi kalo itu Aira kenapa ngak kuliah, dan itu dia belanja kaya ibu ibu yang banyak duit " kata Levi bingung sambil berpikir.


" Heh....malah bingung dah ngak usah dipikirin toh hanya mirip" kata Amar tapi ia pun masih penasaran.


Amar pun sesekali melihat Aira. Sedang Aira yang tahu diperhatikan dari jauh .Bersikap cuek kalo tidak indentitasnya bisa terbongkar


" Maaf mar " bathin Aira lalu memasukan beberapa bahan kue yang ia butuhkan


Amar pun sambil mengerjapkan matanya berkali kali antara mempercayai atau tidak.Apa yang ia lihat.


" Udah....ngak usah dipikir deh mar dia bilang bukan ya bukan Aira mungkin dia reinkarnasinya mar " kata Levi.


" Ya sudah yuk pulang nih sudah semua kan " Kata Amar yang belanja untuk mengisi bahan makanan untuk di kost nya.


Bersamaan dengan itu juga Aira membayar di kasir untuk semua belanjaannya. Aira yang melihat Amar dan Levi dibelakangnya. Cuma diam. sedang Amar seperti benar benar melihat Aira didepannya


" Kenapa mas " kata Aira menegur Amar


" Ah ngak bukan apa apa " kata Amar gelagapan karna ketahuan memperhatikan Aira.


" Oh ya mas biar sekalian dibayar sini tapi tolong bawakan barang barang saya kemobil gimana " kata Aira membuat Amar ternganga.


" Hah....."


" Eh iya mba boleh boleh kata Levi maju karna kesempatan buat gratisan bagi mahasiswa yang pas pasan


Levi pun dengan sigap mendorong keranjang. belanjaan Aira. Dan mendorongnya setelah Aira membayarkan belanjaan mereka.


Amar yang bingung hanya diam. Tapi ia pun membantu Levi memasukan belanjaan Aira ke bagasi mobil.


" Makasih ya mas " kata Aira ketika dua temannya itu membantunya.


" Sama sama mba ,makasih juga untuk traktirannya " kata Levi basa basi karna senang


Setelah itu Aira pun masuk dalam mobil

__ADS_1


Dan pergi meninggalkan minimarket itu. Sedang Amar dan Levi tak percaya dengan yang barusan terjadi Aneh memang tapi nyata.


__ADS_2