Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 107 Bram kekantor.


__ADS_3

Aira langsung mencari Rayyan setelah membersihkan diri.


" Bi Ratih lihat mami sama Rayyan ngak ?" tanya Aira pada bi Ratih


" Itu non kayanya di taman belakang deh " Kata bi Ratih.


" Ya sudah bi, aira kesana dulu ya bi " kata Aira lalu menuju taman belakang.


" Iya non " kata bi Ratih.


" Ih non Aira makin hari makin cantik aja. Pantas tuan muda mabok kepayang ta pikir sudah meninggal eh tahunya masih punya nyawa sembilan " kata bi Ratih ngomong sendiri.


" Bi Ratih kenapa kok ngomong sendiri sih awas lho nanti kesambet setan " kata mba Uli heran karna bi Ratih ngedumel sendiri


" Kamu toh yang nanti dikejar setan , lihat non Aira aja sudah lari terbirit birit " sindir bi Ratih.


" Ah bibi bisa ngak bi, masalah itu ngak usah di bahas. malu bi Uli jadinya " kata mba Uli mengingat malam kejadian itu.


" Salah sendiri penakut , makanya jangan main kabur aja" kata bi Ratih tertawa


" Bibi.....ih kok malah ketawa malu tahu. Jangan cerita sama nyonya dan tuan ya bi " Kata mba Uli memohon.


" Ih ngapain cerita celana melorot li Uli" Kata bi Ratih menggelengkan kepalanya. Dan tertawa mengingat kelakuan mba Uli.


............................


Bram duduk dikursi sofa di ruangan Devan. Dan menunggu Devan selesai rapat .Untuk mengambil alih seluruh perusahaan sang kakak.


" Om Bam ngapain disini " kata Devan yang naru masuk ke ruangannya.


" Aq ingin kau menyerahkan semua berkas kepemilikan perusahaan ini. Mark mertuamu itu sudah tak berguna mengurus semua ini " kata Bram sinis


" Apa om punya surat sah kepemimpinan " Kata Devan cuek.


" Kau.....kau disini hanya menantu sedang aq adiknya" jelas Bram marah


" Om yakin bisa menguasai kantor ini .Yang memegang semua ini adalah nona Alexa. Itulah sebabnya Alexa group dibangun kakek. Jadi silahkan om Bram berkoar koar. Tapi aq yakin nona Alexa tak akan diam begitu saja." Kata Devan menyindir.


" Sombong kau Devan padahal kau hanya anak jalanan saja." kata Bram merendahkan Devan.


" Oh ya itu lebih baik om, ketimbang mengaku berkerabat tapi anak haram" balas Devan membalas


" Kau....jaga mulut mu !!! apa kau ingin disumpal " kata Bram marah.


" Terserah om, Tapi di ruangan ini dipasang cctv om.Kalo pun aku mati masih ada bukti kejahatan om .Yang ingin membunuhku " Kata Devan yang tidak takut dengan dengan ancaman Bram.


" Kurang ajar kamu Devan , awas saja nanti " kata Bram lalu pergi meninggalkan ruangan itu tampa pamit.


Devan hanya mengeleng. Lalu melanjutkan pekerjaannya yang belum selesai . Perusahaan akan aman sebelum Bram menemukan siapa Alexa pemilik otoritas tertinggi perusahaan Alexa group.

__ADS_1


.......................


" Hai kalian sedang apa " kata Gala yang baru pulang dari kantor di. Menyapa Aira dan Rayyan yang sedang tiduran di karpet bulu.


" Eh papah Rayyan sudah pulang .Kita lagi main pah. Lihat rayyan sedang belajar " kata Aira memperlihat kan Rayyan. Yang sedang mencoret coret kertas kosong sambil mengoceh.


" Wah anak papah pintar mau sekolah ya " Kata Gala sambil berjongkok mencium pipi gembul Rayyan


" Iya pah Rayyan lagi belajar nih " kata Aira meniru suara anak kecil.


" Ya sudah , papah mau mandi dulu ya nanti main sama papah. Biar bunda Rayyan istirahat dulu " kata Gala yang berlalu untuk mandi.


Aira pun kembali memperhatikan Rayyan yang sibuk mencoret coret kertas. Dengan pencil warna warni krayon


................................


" Auw.......


" Lagian pake bengong sih " kata Jeni yang mencubit pinggang Nana.


" Ih rese lho Jeni " kata Nana sewot


" Dih naik darah kok pagi pagi,. kalo naik darah itu pas malam hari " ledek Jeni.


" Tahu ah Jeni , gue masih ngantuk nih ngak usah jahil deh " kata Nana ngedumel.


" Lho tuh bergadang gue ngerjain tugas tahu " Kata Nana kesal


" Hah ada tugas emang " kata Jeni kaget


" Mampus lho itu otak lho pasti error Jen, tugas dari dosen lah emang lho dah ngerjain " kata Nana bertanya.


Jeni pun menepuk jidatnya. Karna lupa ada tugas. Untung besok baru dikumpul. Jadi Jeni bisa buat tugas nanti sepulang kuliah.


" Hei tumben kalian sudah masuk " kata Aira Menyapa keduanya.


"Hai ra ceria banget tuh wajah , habis menang lotre ya " kata Nana.


"Dih na gila apa gue, pasang togel kurang kerjaan deh na " kata Aira


" Umpama ra " sahut Jeni biasa Nana mah sering salah modusnya.


" Modus apaan, emang kalian pada ribet sih" Sunggut Aira yang kadang heran kemana arah pembicaraan dua temannya itu.


" Ngak ra cuma bercanda biasa kok" kata Jeni tersenyum.


" Mhem.mhem " kata suara dosen yang masuk kelas. Membuat Aira Jeni dan Nana kaget .Lalu berhenti ngobrol dan duduk tenang.


Akhirnya makul pun di mulai dan dosen menjelaskan dengan detail dan santai .Hingga ruangan hening. tak ada suara.

__ADS_1


Setelah selesai Aira Jeni dan Nana pun langsung keluar kelas. Untuk pergi kekantin mengisi perut. Sambil menunggu makul terakhir.


" Hai Tiara " kata seorang pria mendekati ketiga nya .


" Hai juga " jawab Aira datang pada pria yang sok kenal itu.


" Siapa lho " kata Jeni memandang cowok itu dari atas sampai bawah. Dengan penuh selidik.


" Gue irwan kenalin " kata Irwan yang tersenyum manis disambut senyum oleh Nana.


" Gue Nana " kata Nana


" Gue Jeni, dan Tiara nih teman kita " kata Jeni menatap lekat Irwan.


" Udah kenalkan gih pergi sana " kata Nana. mengusir


" Kok gitu baru kenalan sudah main usir aja protes Irwan.


" Maaf wan kita mau makan masalahnya. Jadi ngobrol sama yang lain aja " Kata aira sopan tak ingin Irwan tersinggung.


" Ok maaf kalo gitu , gue cuma mau kenalan sama kalian aja Yang katanya cewek cewek cuek dan anti cowok " kata Irwan tersenyum


" Wah parah siapa yang bikin gosip tuh" kata Jeni ternganga mendengar pengakuan Irwan.


" Ya anak anak kampus lah masa dosen " kata irwan tersenyum sinis.


Deg.......


Aira menatap Irwan penuh tanda tanya. Seakan ada yang membuatnya penasaran Namun Aira tetap tenang .Seolah olah santai. dan tak tahu apapun.


" Ya sudah boleh gabung sini kok " kata Jeni ingin mengorek Irwan. pasti ada yang irwan inginkan pada mereka bertiga.


" Wah terimakasih banget senang bisa bergabung " kata Irwan tersenyum dingin


Lalu mereka berempat pun makan bareng.


Menikmati bakso kantin. Dengan lahap sambil bercerita. Sampai akhirnya Aira tahu kalo Irwan dekat dengan Siska. Dan mengambil kesimpulannya.


Setelah selesai ketiganya masuk kelas. Untuk makul terakhir. Karna dosen yang mengajar rada killer. Jadi ketiganya lebih banyak fokus.kedepan Memperhatikan pelajaran yang diberikan dosen .Agar bisa cepat pulang kerumah.


" Ra lansung pulang " kata Nana ketika makul sudah selesai.


" Iya na , takut ada yang nungguin dirumah " Kata Aira buru buru.


" Dih yang punya suami ganteng Nempel terus kaya magnet .Yang sana sini ngikut " Ledek Nana.


" Iya lah sayang dianggurin na, paling ngak bisa pijat pijat plus " kata Jeni menimpali.


" Hadeh terserah kalian deh, Yang penting aq heppy fun " kata Aira yang tersenyum . Ketika mereka berpisah diparkiran. Untuk pulang kerumah masing masing.

__ADS_1


__ADS_2