
Tak terasa hari semakin cepat Aira yang sudah 3 minggu menjalani kkn nya Menikmati semua proses dengan apa adanya Tampa mengeluh menyesuaikan diri dan tugas.Yang harus ia kerjakan termasuk membantu memberikan anak anak desa tambahan pelajaran demi pengabdiannya.
Aira baru saja pulang dari balai desa ketika
Jeni berlari menghampirinya.
" Ra lho dicariin pa Albi tuh katanya data kemaren masih ngak" kata Jeni.
" Masih kok ayo " kata kata Aira yang berjalan lagi ketika tadi Jeni mengajak bicara.
Keduanya pun lalu menuju rumah tinggal yang mereka tempati.Terlhat pa Albi, Iwan
dan Adit menunggu disana duduk diteras sambil ngopi yang dibuat Dila teman mereka.
" Siang pa katanya mau minta data yang kemaren ya pa " kata Aira .
" Iya masih adakan " kata pa Albi tersenyum ramah.
" Ya ampun meleleh juga hatiku " guman Jeni melihat pa Albi tersenyum yang berdiri disebelah Aira
" Kedengaran " kata Aira berbisik
"Iya pa sebentar saya ambilkan " kata Aira yang masuk dalam rumah untuk mengambil data laporannya
Pa Albi duduk sambil ngobrol menunggu.Sedangkan Iwan menatap Adit seolah bertanya.Namun Adit diam saja tak bicara apapun.Sedangkan Dila dan Jeni yang menemani hanya saling pandang.
"'Kenapa pada diam " kata Albi menegur para siswanya.
" Ngak pa lagi sariawan " canda Jeni.
" lho kali Jeni " kata Dila meledek Jeni yang tersenyum.
" Oh ya, bapak lihat tiap hari minggu Tiara pulang di antar dari pusat desa itu ngapain Jen" kata Albi menyelidik.
" Oh itu ketemu saudara pa " kata Jeni memberi alasan.
" Tapi kok ketemu saudara tiap minggu Jen emang kudu harus gitu " kata Iwan menyela omongan Jeni.
" Iya kan kita bebas minggu ,lagian ngak ada urusannya Tiara sama kita " kata Jeni.
" Jeni benar ,,tapi bapa heran dan juga kenal mobil yang menjemput Tiara itu seperti mobil teman bapak " kata Albi.
" Hah ....kok bisa pa ,teman sesama dosen pa ?" kata Adit ikut bicara.
" Bukan dia seorang pengusaha." kata Albi yang memang kenal dengan mobil mobil Gala walau gonta ganti tapi dia tahu banyak selera mobil sahabatnya itu.
" Hah .....pengusaha maksudnya pa " kata Dila penasaran.
__ADS_1
" Pengusaha Gala Atmaja ,teman kuliah bapa dulu " kata Albi bersamaan dengan Aira yang keluar dari dalam rumah.
" Ini pa datanya silakan di cek dulu " kata Aira yang ikut bergabung sambil memberikan data hasil laporan kkn nya
" Asyik ngobrol apaan nih." kata Aira yang mendekati Jeni.sambil menunggu dosennya mengecek data laporan.
" Lagi ngomongin lho ra , lho punya hubungan apa sama pengusaha tajir yang sering jemput kesini " kata Dila to the point.
Deg........
" Iya benar tuh tadi bapa mau tanya itu ra ,apa kamu kenal dengan Gala Atmaja " kata pa Albi menatap Tiara lekat.
" Kalo masalah itu maaf pa tak bisa saya jelaskan disini karna bersifat pribadi.Bapa bisa tanyakan langsung saja pada orang yang bersangkutan " kata Aira jujur. karna sekuat apapun ia menyembunyikan pasti tetap Albi akan tahu.
" Jadi benar kau dekat dengan nya ,apa karna wajahmu mirip ........
" Mirip....mirip siapa pa " kata Iwan yang penasaran.
" Bukan siapa siapa kok ,Tiara benar nanti sampaikan salam ku padanya ya " kata Albi yang memang hafal mobil mobil mahal Gala
" Ya pa akan saya sampaikan " kata Aira yang lalu terdiam sesaat.
Sedang Jeni menatap Aira penuh tanya Begitu juga tiga temannya yang penasaran. Dengan kehidupan Aira.
" Oh ya, ini semua sudah bagus tinggal laporan selanjutnya." kata pa Albi.
" Oh ya , pa Albi jadi nginap disini kan " kata Adit bertanya.
" Wah pa Albi super sibuk ya pa , kapan dapat istrinya pa kalo sibuk terus " kata Iwan bercanda.
" Kalo masalah itu sih gampang tinggal pilih " kata Abi santai.
" Ha ha ha......bapa bisa aja,tapi benar kalo banyak uang para wanita pasti mendekat ya pa kaya lalat buah " kata Iwan menyindir para wanita.
" Tidak semua wan, kadang ada yang lebih mandiri dari kita kaum adam. tapi jarang .Namun bapak pernah kenal wanita seperti itu tapi sayangnya dia meninggal karna kecelakaan ." kata Albi lirih mengingat Aira.
Deg ......
Aira hanya diam .Sedang Jeni menatap Aira karna Jeni pernah dengar Tari temannya Tiara juga pernah bercerita seperti itu.
" Yah ceritanya menyedihkan dong pa " kata Dila
" Ya begitulah mungkin takdirnya. Tuhan lebih sayang pada orang yang baik hingga cepat mengambilnya" kata Albi lagi.
" Tunggu pa saya pernah dengar juga cerita yang sama seperti itu pa, saya punya teman yang temannya meninggal karna kecelakaan dia sedih dia bilang wajahnya mirip Tiara pa "
Kata Jeni.
__ADS_1
" Hah ...... memang dia kuliah dimana " kata Albi penasaran.
" Di kampus xxx pa namanya Tari teman Tiara juga. Kami sahabatan pa " kata Jeni.
Duarr.........
Albi langsung menatap Tiara lekat seakan tak percaya apa yang dikatakan Jeni karna memang benat Aira juga berteman dengan Tari.
" Tunggu Taira kenal Tari, Apa kau saudara kembarnya Aira " kata pa Albi
Aira yang mendapat pertayaan itu pun bingung menjawab. Namun mau tak mau dia harus bisa menyembunyikan indentitasnya.
"Benar pa saya kembaran Aira adik tingkat bapak " kata Tiara mengakui fakta yang membuat Albi melongo.
" Pantas saja kamu mirip sekali kalo kamu kembarannya " kata Albi membuang nafas kasar. Karna Albi sempat kaget .Dengan apa yang ia dengar.
" Oh patasan sewaktu pa Albu lihat kamu ra, Waktu pertama kali kamu sangat mirip Aira Waktu dikelas kaget ya pa " kata Jeni
" Iya benar .dan saya juga sangat heran kalian sangat mirip " kata Albi
Semua yang mendengar pun juga penasaran tentang Aira yang dikenal pa Albi. Albi pun menceritakan tentang Aira yang dikenalnya.
Membuat teman teman Aira mengerti apa yang terjadi antara pa Abi dan Tiara.
" Oh jadi pa Albi suka sama Aira kembaran nya Tiara ya pa " goda Dila.
" Ya begitu lah tapi bapa ditolak karna dia punya tunangan katanya " kata Albi
" Wah ceritanya bikin mewek pa , pantasan bapa masih menjomblo sampai sekarang ya pa " Kata Jeni.
" Nah pa Tiara ini juga tunangannya pa Gala yang pengusaha itu lho pa yang tajir " kata Jeni keceplosan.
" Hah .....Jen. " kata Aira kaget
" Ups ........." kata Jeni langsung menutup mulutnya.
Namun semua yang mendengar ucapan Jeni langsung menatap Aira seakan minta penjelasan.
" Jadi kau tunangannya Gala " kata Albi kaget.
Karna memang dulu ia sempat mendengar Gala akan bertunangan dan dijodohkan.
" Iya pa " kata Aira tergagap karna ia harus berbohong ulah Jeni yang keceplosan.
" Pantas saja , saya familiar dengan mobilnya Saya sahabat tunangan mu itu Tiara.
Kami teman kuliah dan sahabat dekat dari SMA dulu " kata Albi menjelaskan.
__ADS_1
Membuat semua teman Aira melongo mendengarnya. Sekaligus kaget mendengar kalo Tiara tunangan dari seorang pengusaha muda dan sukses.Apalagi Iwan yang berniat merayu ingin mendekati Tiara.Yang akhirnya gagal total .Setelah tahu Tiara tunangan seorang pengusaha.
Sedangkan Aira hanya diam saja tak bersuara .Karna mengikuti alur cerita dari pada indentitasnya terbongkar. Jadi Aira mengiyakan semuanya. Dan tak perlu repot menjelaskan semua apa yang terjadi.