Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 65 Gosip Kampus


__ADS_3

Hari ini Gala datang kekampus untuk melihat situasi kampus sekalian ke kantor. karna untuk sementara Aira di larang muncul di depan publik


Semua orang membicarakan Aira yang tewas dalam kecelakaan. Bahkan karyawan butik semua sedih atas kehilangan Aira. Untuk sementara Lina yang menangani semuanya. Dalam seminggu sampai semuanya aman.


Albi yang mendengar berita duka itu terduduk lemas . Mengingat Aira pernah mengisi hatinya walau hanya numpang lewat saja.


" Bi ngak usah sedih deh masih banyak tuh cewek nganggur " kata Beni yang melihat Albi terduduk diam tampa bereaksi sama sekali


" Gue hanya ngak nyangka Ben " kata Albi


lirih mengingat Aira yang cuek tapi juga ramah Setelah sempat salah menilai gadis tomboy itu.


" Alah....besok besok pasti lho juga lupa " kata Beni melengos


" Gue sedih benaran Ben " kata Albi kesal.


" Lho emang ngak suka sama Aira ben, tapi gue yang sempat dekat sangat mengenal Aira gadis yang baik." Kata Albi.lirih karna berduka.


" Yah terserah Bi. gue kekantin duluan ya" kata Beni yang pergi meninggalkan temannya itu


" Huh.....mana Gala ngak masuk lagi kemana tuh anak, . main menghilang aja" guman Beni sambil berjalan .


........................................


" Tar........kenapa Aira cepat pergi ninggalin kita sih rengek Amar yang sedih mengingat Aira gadis yang baik.


" Mungkin sudah takdirnya mar " kata Tari menghibur Amar yang sedih.


" Bisa ngak gue nemuin malaikat maut suruh kembali in Aira ke dunia lagi " rengek Amar


" Woi......gila lho ya mana ada tawar menawar gitu " sungut Levi teman Amar yang tahu Aira dekat dengan Amar.


" iya nih .....mau Aira jadi hantu gentayangan " kata Tari


" Ih ....ngak masalah Aira jadi hantu yang penting dia ngak mati Tar...." kata Amar sedih


" Gue mau traktir tuh malaikat maut. Biar bisa


izinin gue ketemu Aira. Biar balik ke dunia lagi " rengek Amar


" Hadeh.....mana ada malaikat maut mata duitan dan mau di traktir sih mar " kata Tari


seraya mengelengkan kepala pusing mendengar ocehan Amar yang menurutnya aneh dan ajib


" Kali aja mau Tar." kata Amar dengan wajah sedih sangat kehilangan


" Mending traktir gue aja mar , Aira mah sudah senang disana ketemu bidadara ganteng " Kata Levi manyun.


"Ya masih gantengan gue kan Lev disana pada semua berjenggot " kata Amar lesu.


Tari menepuk jidatnya sambil membuang nafas kasar. Mendengar obrolan konyal dua temannya itu.


" Mar doain arwahnya Aira bisa nyampe dengan tenang mar. Biar jalannya lurus terus kasihan tuh badannya gosong amsong.


Karna ikut terbakar sama mobilnya " kata Levi.

__ADS_1


" Jahat lho Lev bukannya sedih malah ikut menjelekkan Aira. Kalo dia datang kesini gue aduin lho " kata Amar.


" Hadeh .....serem deh kalo Aira model kunti ngak masalah masih cantik gitu Tapi kalo gosong waduh......alamat ...mengerikan dong" Kata Levi sambil berpikir hal seram.


" Levi..ih bukannya bantuin ngedoain malah bikin cerita versi hantu lho "kata Tari kesal mendengarnya.


" Habis Amar yang mulai tuh masa mau ajak malaikat maut join dia jadiin Aira hantu gentayangan" protes Levi.


" Gue sayang Lev sama Aira tapi nasip nya kok apes ya " Keluh Amar.


" Nah tuh tahu , itu namanya takdir mar" kata Levi menimpali


" Udah ..sekarang kita mau layat ngak sih kerumahnya " kata Tari


" Emang lho tahu rumahnya Tar ?" tanya Levi Serius menatap Tari


" Ngak sih kita tanya bagian admin aja " kata Tari yang juga belum banyak megeenal temannya itu.


" Gue sih hayu aja Tar." kata Levi . Yang mengajak Tari keluar kelas


" Gue ikut ....masa gue di tinggal " kata Amar protes


" Ngak usah nangis aja sono, mewek mewek lho Mar " ledek Levi


" Jahat lho Lev gue sumpahin lho dikejar hantu Aira nanti " kata Amar jengkel.


" Idih serem.amat mar, pake nyumpahin gue segala lho. Orang kita mau ngelayat pas bangkit kaya zombie gimana dong " kata Levi.


" Ya ampun......kalian ini udah deh...pusing....pusing.....nih kepala gue dengerin cerita hantu " dumel Tari


" Lho juga masa bilangin Aira hantu gosong amsong gitu." kata Amar cuek.


" Emang iya Aira kebakar di dalam mobilnya.


makanya gosong amsong " kata Levi


" Ngak lah itu paling supir tronton yang nabrak Aira. ' kata Amar.


" Hadeh udah jadi mau nyari alamat Aira ngak?" tanya Tari melihat kedua temannya itu masih berdebat.


" Ayo...Tar ...yuk.....tinggalin aja tuh si Amar"'


Kata Levi seraya melangkah keluar.


" Ih .....gue ikut " Kata Amar yang bangkit dan mengikuti Tari dari belakang.


..............................


" Akhirnya mampus juga tuh si Aira " kata Dea senang mendengar Aira tewas


" Iya De, tapi kasihan juga ya sampai kebakar gitu mobilnya "kata Bella yang ikut miris mendengar Aira tewas mengenaskan


" Lah ngapain sedih bell biarin lah dia mati gosong gitu. Pasti masuk neraka tuh dia kan merebut Gala dari gue " kata Dea


" Ih mana ada dia merebut Gala De , Yang ada Gala tuh yang naksir Aira " kata Bella protes

__ADS_1


" Tapi kan dia merebut perhatian Gala Bell


dan bikin Gala cuek sama kita " kata Lisa membela Dea


" Yah emang tapi kan Aira ngak naksir Gala " Kata Bella


"Dah sudah ngak usah dipikir tuh Aira .Biar mati ya mati aja dari pada jadi rival gue " kata Dea serius


" Yah....lho de ngak punya hati De, Lho ya masa gitu Aira aja ngak pernah jahatin


lho De. " kata Bella.


" Dih ...kamu Bel lagian yang di belain ngak dengar sudah mati gosong ini jadi arang" Kata Lisa


" Iya Lis yuk kekantin tinggalin aja nih Bella biar bertemu hantu gosong." kata Dea


" Tega ya kalian sama aq terserah deh sana pergi gue mau tidur aja " kata Bella cuek


" Kenapa tuh anak jadi lesu gitu"'kata Lisa heran karena Bella ngak biasanya berubah.


" Halah paling juga dia lagi bete tuh ditolak si Albi." kata Lisa.


" Albi emang naksir juga sama si Aira " kata Dea bingung


" Bukan naksir aja tapi sudah kepincut pas dengar Aira kecelakaan dia mewek tuh dikelas " kata Lisa menjelaskan.


" Dih bodo amat , ngapain juga mikirin orang mati gosong" kata Dea.


" Ngak tahu tuh kaya orang linglung aja " kata Lisa heran


Keduanya pun berjalan menuju kekantin yang sudah mulai ramai dikunjungi.


Sedang kan Gala yang baru sampai kelas. Heran melihat Albi yang terkapar lemas dipojok kelas.


" Astaga bi lho kenapa sih kok bisa gini " kata Gala yang miris melihat sahabatnya itu.


" Aira la ...Aira tewas la kasihan dia " kata Albi dengan wajah sedih .


" Ya ampun bi , Aira masih hidup kok lho bilang mati sih " kata Gala yang ngak sadar


keceplosan


" Hah.....kok lho tahu la dari mana " kata Albi heran dan penuh selidik menatap Gala


"Ups....." kata Gala yang menutup mulutnya


karna keceplosan bicara.


" Eh maaf salah " kata Gala mengoreksi.


" Ngak maksud gue Aira sudah tenang di alam sana " kata Gala mengoreksi omongannya.


" Yah....gue pikir masih hidup benaran la, " kata Abi yang kembali terkapar di lantai kelas.


" Hadeh.......

__ADS_1


Gala pun hanya diam menatap Albi yang terlihat sedih .Karna kecelakaan yang menewaskan Aira. Padahal ia pun sama ketika mendengarkan berita itu. Sebelum ia tahu Aira selamat dan hidup .


__ADS_2