Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 84 Tak Sengaja Bertemu Gala.


__ADS_3

Tak terasa hari terus berputar. Aira yang sibuk dengan kuliahnya Semakin rajin untuk menyelesaikan kuliahnya.Bahkan Aira sampai mengambil semester pendek untuk mempercepat kuliahnya.


Hari ini Aira datang lebih cepat kekampus .Karna ada sesuatu yang harus Aira kerjakan


" Tiara" panggil Adi yang melihatnya keluar dari perpus


" Eh bang Adi" kata Aira menoleh.


" Panggil kak aja ngak enak dipanggil bang " kata Adi


" Ya kak " Kata Aira


" Mau kakak temani kekelas " tanya Adi mencari kesempatan


" Ngak kak ini sudah mau pulang kok cuma sebentar kok" kata Aira.


" kak Adi antar ya" kata Adi


" Tapi kak Aira mau ke toko buku dulu karna ada yang harus dicari " kata Aira mencari alasan.


" Oh ngak pa pa kak Adi juga sekalian mau beli buku " kata Adi biar bisa mendekati Aira yang sebulan ini masih belum bisa ditaklukkannya


" Tapi apa tidak merepotkan kak Adi " kata Aira yang tak enak hati.


" Ngak ayo kakak antar" kata Adi.


" Tapi kak ..." kata Aira bingung.


" Ayo......kak Adi antar " kata Adi yang langsung menarik tangan Aira ke parkiran mobil.


Aira pun terpaksa menurut. Lalu masuk mobil Adi Karna memang hari ini Aira ngak bawa motor. Karna tadi dipakai mb Siti kepasar bersama ibu dan baby Rayyan.


Jadi Aira mengalah karna ingin mengalihkan perhatian Rayyan yang tak bisa lepas darinya akhir akhir ini


" Sudah sampai ra.yuk turun " kata Adi


membuyarkan lamunan Aira.


" Oh iya kak" kata Aira tergagap karna melamun kan sang buah hati.


Keduanya pun turun. Lalu menuju ke toko buku.Aira langsung mencari buku..Aira yang sibuk mecari sesuatu tak sengaja menyenggol seseorang. yang tak sengaja Namun......


"Hai la apa kabar " tegur Adi


' Hai di baik ,gimana kabarmu ?" tanya Gala.


" Gue juga baik " kata Adi


"Sama siapa " kata Gala.


" Oh ini Mutiara" kata Adi memperkenalkan Aira yang menunduk " kata Adi.


Ketika Gala hendak bicara Gala pun terkejut bukan main .Melihat wajah yang sangat ia kenal


Deg..........

__ADS_1


Kedua manik mata Gala dan Aira saling bertemu.Namun Aira lansung cepat berpaling kearah lain.sedang Gala merasakan detak


jantung nya seakan mau copot. Seakan melihat Aira nyata didepannya.


Begitu juga Aira merasa deg degan bertemu dengan Gala ayah baby Rayyan itu.yamg membuatnya serba salah


" Dia mirip......" kata Gala.


" Mirip cewek yang pernah kau ceritakan dulu" kata Adi memotong ucapan Gala.


" I .iya...." kata Gala heran


" Tapi sayang dia berbeda " kata Adi yang melihat Aira diam.


" Saya mutiara " kata Aira memperkenalkan diri. Sambil membungkuk sedikit.


" Gala ini teman SMP ku ra" kata Adi mengenalkan Gala.


" Ah iya kak " kata Aira yang menghindari tatapan Gala


Gala memindai Aira dari bawah sampai atas. seolah menyelidik Karna penasaran.


Sedangkan Aira mencoba tenang. Agar Gala tak curiga padanya .Karna Aira belum siap mengatakan hal yang sebenarnya. Walau ia rindu dengan ayah dari anak nya itu.


" Kalian nyari buku juga ?" tanya Gala.


" Iya la lho ngapain di sini "tanya Adi


" Gue lagi nyari buku bacaan" kata Gala sambil melirik Aira penuh penasaran.


" Ya sudah ayo pulang " kata Adi melirik Aira .


" Ya kak " kata Aira.


" La kami pamit dulu ya " kata Adi pada Gala


" Iya silahkan " kata Gala sambil mencuri curi pandang . Karna penasaran dengan Tiara yang mirip dengan Aira.


" Bagaimana bisa begitu mirip" guman Gala yang tak yakin ada orang yang sangat mirip. Dan indentik dengan sang istri.


Sedang kan Aira dan Adi berlalu pergi menuju parkiran dengan pandangan Gala yang mengikuti keduanya.


" Kenapa hatiku terasa sakit " kata Gala yang bingung Karna hatinya seperti mengatakan itu adalah Aira


...............................


Aira yang sampai dirumah langsung merebahkan tubuhnya dikasur.. Entah Mengapa hatinya gelisah ketika bertemu dengan Gala barusan.


" Ya allah maaf kan aq yang belum siap mempertemukan Rayyan dengan ayahnya." bathin Aira


" Aira ...." panggil ibu


" Ya bu....,apa Rayyan rewel ?" kata Aira.


" Tidak nak Rayyan lagi tidur sehabis kenyang makan

__ADS_1


" Syukurlah bu aq takut dia rewel kaya tadi pagi" kata Aira


" Dia tambah pintar nak, gerti kalo sekarang sering ditinggal bundanya pergi.


" Iya bu dia tambah pintar dan membuat ku takut . Kalo tidak cepat mempertemukannya dengan ayahnya.


" Iya nak pulang lah mungkin Gala pasti masih menyayangimu dan Rayyan.


"'Ya bu nanti Aira bicara dulu dengan Gala " kata Aira lirih


"Ya.....aq harus bertemu dengannya cepat atau lambat " bathin Aira. karna tak ingin ibunya tahu banyak permasalahannya.Yang Aira hadapi.


" Istirahat nak , agar pas Rayyan bangun bisa bermain dengan bundanya" kata ibu


" Ya bu Aira istirahat dulu " kata Aira yang lalu memejamkan matanya Untuk istirahat sambil menunggu buah hatinya bangun.


............................


Sore harinya Aira mengajak Rayyan untuk berjalan jalan ke taman komplek Sekitar lingkungan perumahan yang Aira tempati.


"Aaaa aaa uuu uuu" Rayyan mengoceh dengan celotehan yang menunjukkan dia senang .


" He...he....he... ...senang banget ya bisa jalan jalan sama bunda." kata Aira mencium pipi gembul Rayyan.


" Oooo....." ocehan kembali terdengar sambil bertepuk tangan. Walau Aira tak yakin namun ia tahu Rayyan. Sedang mengungkapkan kata bahwa ia sangat senang.


" Ia bunda tahu anak bunda senang. Kalo bisa jalan jalan sama bunda." kata Aira. Seraya melirik Rayyan yang tertawa. Dengan gigi yang baru tumbuh


"Aaaa aaa aaa "


" Iya nak ayo kita sambil main tuh di ayunan" Kata Aira menuju ayunan dan duduk di ayunan. Sambil keduanya berayun ayun.


" Aaaa aaa aaaa " oceh Rayyan sambil tertawa bahagia.


Rayyan terlihat bahagia ketika dia bisa bermain dengan sang bunda..Karna Aira sangat sibuk akhir akhir ini.


" Iya bunda tahu kamu ingin jalan jalan kan. Nanti kalo bunda ngak sibuk Rayyan jalan jalan sama ayah ya " kata Aira yang menghibur Rayyan .


" Aaa..aaa" kata Rayyan tersenyum


Keduanya pun asyik berayun sampai sore .Sampai Rayyan pun puas bermain. Aira ingin membuat Rayyan nyaman. Karna ia sadar Rayyan butuh melihat dunia luar.


......................


Sedang Gala dikamar sedang gelisah memikirkan gadis yang mirip Aira. Dan entah mengapa bayang bayang Aira. Menghantui otak dan pikirannya beberapa hari ini.


"'Ah.....kenapa dengan ku ngak mungkin dia Aira" guman Gala yang tak bisa tidur. Karna bayangan Aira menari nari di pelupuk matanya.


" Besok aq harus menyuruh Doni untuk menyelidikinya" guman Gala lagi dan berusaha memejamkan matanya.


Pagi harinya Gala ke kampus lebih dulu. Untuk sidang skripsi setelah itu baru ke kantor. Untuk kerja karna kini papi Sakti benar benar pensiun setelah Gala fokus dikantor.


Membiarkan Gala untuk mengambil alih semuanya. Agar Gala bisa melupakan kenangan pahit nya.


Kini papi Sakti dan mami Intan lebih sering jalan jalan keluar negri. Untuk menikmati masa tuanya. Dan tak ingin mengusik Gala Atau pun ikut campur tentang hati putra tunggalnya yang terluka.

__ADS_1


__ADS_2