
Aira duduk santai diruang kerjanya. Sambil menyeruput jus alpukat kesukaannya..Tak ada masalah dengan butiknya .Bahkan butiknya sudah memiliki lima cabang .Dan itu lumayan membuatnya repot.
" Din......kamu sudah suruh. Tari buat gantiin Via selama cuti hamil?" tanya Aira. Pada Dini yang lagi sibuk.
" Sudah mba , mungkin mulai hari ini. Dan motornya sudah dibawa kemaren " kata Dini
" Ya sudah "kata Aira. yang memang memberikan motornya pada Tari. Agar lebih hemat dan cepat kerja ke butik dan kekampus
Aira pun kembali fokus pada pekerjaannya .Namun belum fokus Ponsel Aira bergetar..Karna seseorang menelponnya
" Ya Ron ada apa " kata Aira
" Ada sesuatu yang terjadi ra" kata Roni disebrang.
" Ok....aq akan kesana " kata Aira yang merapikan semua berkas. Dan memasukkannya kedalam tas nya.
" Biar ku kerjain di rumah saja " kata Aira yang bergegas ingin pergi.Meninggal butik yang tak lupa pamit .Dengan Dini sang asistennya.
" Din aq pulang dulu ya" pamit Aira.
" Ya mba hati hati " kata Dini yang lagi sibuk mengecek pembelian.
" Ok...sampai besok " kata Aira yang berjalan cepat menuju mobil .Dan membawa kereta besinya itu ke suatu tempat Dan setibanya disana.
" Brakk...."
Ada apa Ron" kata Aira yang masuk ke gedung dengan membanting pintu masuk dengan keras.Karna buru buru.
" Mereka menyerang markas ra , tapi teman teman kita selamat " kata Roni.Yang bekerja dengan Aira sudah 3 tahun ini.
" Syukur lah yang penting kalian selamat. Masalah uang bisa dicari " kata Aira tenang. Namun tegas
" Ya ra trimakasih " kata Roni
" Apa sudah cari hacker yang handal Karna mereka bisa saja membobol tempat ini" kata Aira yang sudah lama juga bergabung. Menjadi hacker andal Namun karna kesibukannya. Aira tak banyak turun tangan Karna Aira berbisnis permainan game. Yang dirintis roni sahabatnya sejak SMA
" Sudah ra , namun dia menolak sebelum tahu siapa kamu Karna dia minta bertemu langsung denganmu " kata Roni
"Kau kan bisa bertemu dengannya Ron" kata Aira.Yang tak pernah mau tampil didepan umum.
" Tapi dia mengerti cara kerjaku ra . Jadi dia percaya bukan aq yang memimpin." kata Roni
" Tapi aq curiga dia ingin membuka indentitas ku yang sebenarnya" kata Aira yakin.
__ADS_1
"Sepertinya begitu ra, Karna dia penasaran siapa kamu sebenarnya ra"
" Oke kita bisa bermain Roni .Tapi tidak sekarang. Karna aq ngak mau ambil resiko.
Markas kita bisa dibobol habis " kata Aira yang bekerja untuk menghapus narkoba diam diam. Dikalangan remaja Karna semakin banyak remaja dan anak muda memakainya. Hingga merusak diri sendiri.
" Ok ra, aq setuju. Akan ku siapkan permainan
yang bagus " kata Roni antusias
" Ok ....ya sudah hati hati aq pulang dulu " Kata Aira yang berpamitan.
" Ya ra " kata Roni yang sibuk dengan pekerjaan nya .Membiarkan Aira pulang.
Aira pun menaiki mobilnya untuk pulang. Menuju rumah dengan santai Karna hari sudah mulai gelap . Pertanda malam sudah datang meninggalkan senja.
........................
Aira berjalan gontai. Ketika sudah memasuki rumah besar sang mertua. Dan menaiki tangga dengan perlahan. Lalu masuk kekamar dan langsung membersihkan diri.
Aira baru keluar kamar mandi. Hanya memakai handuk sebatas paha dan dada..Karna dia berpikir Gala bekum pulang.
Gala yang berada diatas ranjang. Yang pulang sebelum magrib tertegun. Melihat Aira lewat Bagaimana pun dia pria normal. Yang punya nafsu Apalagi melihat sesuatu yang mulus Membuat Gala meneguk salivanya dengan susah payah.
" Ya ampun bisa mati berdiri gue, kalo terus begini " kata Gala.menelungkupkan wajahnya ke bantal.Untung sudah sholat magrib.
" Astaga....kamu sudah pulang " kata Aira tertegun karna Gala menatapnya lekat lewat cermin rias.
" Sudah dari tadi " kata Gala santai lalu turun dari ranjang.
" Ayo turun makan " kata Gala mengajak Aira makan malam.
" Ya sebentar aq sisir rambut dulu " kata Aira. Yang lalu menyisir rambutnya
" Baiklah "kata Gala lalu duduk disofa sambil menatap Aira. di depan cermin.
Setelah selesai Aira dan Gala pun bergegas turun . Untuk bergabung bersama papi dan maminya.
" Aira sudah pulang ya nak" kata mami menatap Aira sambil tersenyum.
" Sudah mi, ketika magrib tadi " kata Aira sambil menarik kursi dan duduk disebelah Gala. suaminya.
" Ayo berdoa dulu papah yang memimpin doa makan.
__ADS_1
keluargga itu berdoa dengan khusuk. Mengucapkan rasa syukur yang sudah mereka dapatkan. Dan mereka rasakan selama ini.Setelah itu acara makan dimulai dengan dilayani istri masing masing.
" Aira katanya sibuk kerja ya nak " tanya papi Kepada sang menantu.
" Iya pi " jawab Aira sambil makan.
" Kerja apa " tanya papi pura pura tidak tahu.
" Di butik pi " jawab Aira
" Aira kerja di butik mana, mami banyak kenalan butik lho "Kata mami ikut bicara.
" Butik Aliya mi " kata Aira.lagi.
" Hah.....butik Aliya" kata mami kaget.
" Butik yang terkenal dengan brand nya itu" Kata mami. bertanya.
" Ya mi, itu butik mantu mu milik Aira " kata papi menjelaskan pada mami
" Uhuk.......uhuk......batuk Gala yang terkejut. Mendengar Aira pemilik butik Aliya
Aira langsung mengambilkan air minum. Untuk gala yang terbatuk
" Serius ra " tanya mami dengan rasa tak percaya.Kalau mantunya itu pemilik butik Aliya
" Cuma kerja biasa mi" kata Aira ingin menghindari pertanyaan mertuanya.
" Astaga .....wah ...wah rupanya mantu kita punya usaha juga. Kalah dong anak mami
" Iya mi Mark yang cerita bahwa Aira punya butik yang ia kelola sendiri.
" Ya ampun...." kata mami berdecak kagum karna selama ini mami sering belanja ke butik itu. Dan tidak pernah bertemu pemilik butiknya Seperti butik teman temannya.
" Mami sering belanja di butik itu. Dan ngak pernah tahu rupanya pemiliknya mantu mami" Kata mami Intan memuji Aira
" Mami bisa aja Aira baru belajar kok " kata Aira merendah.
" Belajar tapi sudah punya lima cabang. Sudah belajar spektakuler dong" kata papi Memuji sang menantu dengan bangga.
" Trimakasih pi tapi mohon jangan cerita. Pada yang lain " kata Aira tak ingin dirinya diketahui orang.
" Tenang saja papi bisa jaga rahasia." Kata papi sakti santai
__ADS_1
Gala yang mendengar hanya diam. Karna kaget dan shock. Tentang usaha sang istri yang sudah punya lima cabang. Dan itu bukan hal mudah dan kecil karna Gala pernah datang ke butik itu .Untuk membeli baju buat Dea.
Dan Gala tak menyangka pemiliknya adalah istrinya.. Dulu Gala menilai Aira orang biasa dan kampungan. Rupanya istrinya itu sangat luar biasa. fan diluar dugaannya selama ini.