
Setelah Gala pergi Aira langsung beranjak menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Karena hari ini ia berjanji ketemu Roni dan ken untuk melihat tempat usaha yang akan mereka buka.
Setelah berpakaian rapi dan siap Aira pun
pergi ke ruang makan untuk sarapan pagi bersama papah Mark ,Lina, dan Devan.
"Pah Aira hari ini mau pergi sebentar ya pah" kata Aira minta izin.
" Tapi ra apa ngak pa pa kamu pergi keluar ?" tanya Lina.
" Iya nak masih belum aman buatmu" kata papah.
" Aira akan menyamar pah, jadi papah tenang saja " kata Aira menjelaskan bahwa ia akan keluar dengan penampilan berbeda
"Tapi kau harus hati hati ra " kata Devan ikut bicara.
" Iya kak Aira akan hati hati"kata Aira
" Oh ya ra jangan lupa cek butik sekalian " pinta Lina.
" Ok Lin akan ku usaha nanti aq mampir kesana dan mengecek semuanya " kata Aira.
Setelah selesai sarapan Aira pun pamitan pada sang papah dan Lina juga Devan.ketiganya terlihat terkejut melihat penampilan Aira yang berbeda. Karna memakai rambut palsu dan berdandan bak wanita modis.
" Ha...ha ..ha ..keren juga ra penampilanmu kaya anak abg " tawa Lina.
" iya dong kamu aja pangling lihatnya" kata Aira terkekeh.
" Dapat ide dari mana sih ra " kata Lina masih tertawa.
" Ada deh pengen tahu atau tahu banget " kata Aira terkekeh geli sendiri melihat penampilannya yang aneh menurutnya.
" Ya ....terserah deh ra aq sih enjoy aja lihat kamu bisa keluar ketimbang dekam
dikamar .oh ya sekalian tuh si Gala samperin biar kaget bininya berubah " ledek Lina
" Gampang itu mah Lin , entar pas ada waktu ta kerjain deh. Sekarang aq ada urusan dulu sama Dini dan Tari"
" Ya udah aq pergi dulu ya " pamit Aira pada Lina.
" Ya sana hati hati .ingat pulang jangan nyasar ya " ledek Lina tertawa.
" Yup.....bye" kata Aira yang lalu pergi memakai mobil barunya.
Aira melajukan Mobil nya ke markas. dimana aira biasa bertemu roni dan ken menunggu
kedatangannya
Brak....
Pintu mobil tertutup ketika Aira keluar dari mobilnya dan masuk kedalam.
" Wah mobil baru ra ":kata Roni yang sudah tahu Aira datang dengan menyamar. untuk menutupi indentitasnya sementara waktu aman.
__ADS_1
" Iyo dong Ron, gimana langsung aja ya .Karna nanti aq ada urusan yang lain" kata Aira sambil duduk
Ketiganya pun langsung membahas cafe yang akan mereka rintis yang sementara diawasi Roni dan ken. dan mereka sudah mencari karyawan yang akan bekerja di cafe.
" Berapa orang karyawan nya?" tanya Aira.
" Yang ken awasi 6 orang sedangkan cafe yang ku pegang ada 9 orang karna itu cukup besar ra" jelas Roni .
"Ok ngak masalah kita jalankan dan kirim semua data karyawan juga gaji awal dan bagaimana mereka tinggal " kata Aira.
Untuk sementara ada 6 kamar yang
ditempati setiap 2 orang karyawan .sedang yang di cafe ken ada 3 kamar di tingkat
atas dan dibawah ada 3 kamar juga." jelas Roni.
" Ok untuk fasilitas mobil dan motor apa sudah kau siapkan Ron" kata Aira bertanya.
" Sudah ra semua sudah siap .Dan aq juga membuatkan mereka kontrak kerja. Untuk
bisa memiliki motor sendiri dengan cicilan
gaji mereka." kata Roni.
" Ok kalo gitu semua jelas , untuk masalah
interior cafe dan perlengkapan apa sudah siap semuanya " kata Aira.
" Sudah ra nih hasil hasilnya " kata Roni memperlihatkan foto dan gambar cafe yang siap buka.
" Ya ra kita ngak perlu lagi harus bermain kucing kucingan " kata Ken tersenyum.
" Itu pasti kalo semuanya lancar " kata Aira.
" Kau hebat ra mudahan kita bisa kembali jadi donatur bu Lili dan anak anak panti " kata Roni yang mempunyai jiwa sosial karna ia juga anak yatim piatu bersama Ken.
" Insyaallah Allah pasti bantu kita Ron" kata Aira optimis bisa sukses.
Selesai diskusi dan membuat rencana Aira pun meninggalkan Roni dan ken. Lalu menuju butik untuk mengecek butiknya yang selama ini diurus Lina. dan Dini. Tapi hari ini Aira bisa
melihat butiknya sendiri.
" Dini ini aq " kata Aira ketika Dini tak mengenalinya.Saat ia datang ke butik.
" Ya ampun mba ta kirain siapa " kata Dini pangling.
" Ya sudah berikan semua laporan aq mau cek sekarang juga " kara Aira.
" Siap mb " kata Dini yang menyiapkan semua laporan butik.
" Mba Aira sebaiknya pakai kacamata aja dan potong rambut jadi ngak perlu pakai wig dan merubah penampilan mb" kata Dini memberi masukan.
" Emang aneh ya Din " kata Aira heran.
__ADS_1
" Bukan aneh lagi mb, kaya orang hilang gimana gitu kaya ngak nyaman lihatnya " kata Dini jujur .
" Iya Din nanti ku coba bikin beda penampilan aja ya. Memang rada ribet juga bongkar pasang wig dan dandan." kata Aira.
" Iya mba dari pada mb Aira risih mending penampilan yang beda tapi rada beda gitu" usul Dini yang juga paham Aira tak biasa berdandan.
Akhir setelah semua pekerjaan Aira selesai Aira pun kembali pulang kerumah .Tadi ia berniat mampir ke kantor Gala namun
diurungkannya
........................................
Disisi lain Dea sedang berpesta ria dengan Lisa dan bella. Ketiganya sedang berada di club malam untuk bersenang senang.
" Bos sepertinya gadis itu cukup menarik dan masih muda.Bagaimana kalo kita jadikan umpan .buat tuan muda Atmaja yang sombong itu." bisik Jhon pada bosnya.
" Ide mu berlian juga Jhon " kata Damar dengan senyum tipis dan penuh arti.
Damar pun beranjak dari tempat duduknya
mendekati ketiga gadis yang asyik minum minum di bar dengan baju yang terlihat seksi.
" Hai boleh kenalan " kata Damar mendekati
seorang gadis seksi.
" Hai boleh gue Dea " kata gadis itu tersenyum manis melihat Damar yang lumayan tampan dan masih muda.
" Kalian sepertinya bersenang senang " kata Damar tersenyum manis melempar umpan.
" Iya dong bang kita lagi heppy fun nih ,mau gabung " kata Dea sambil bergoyang mendekati Damar untuk akrab dan bisa menguras dompetnya.
Dea yang biasa hidup mewah dan bersenang senang. Slalu punya cara mendekati orang orang yang berduit .Untuk bisa menguras dompetnya. Dea tak perduli dia tua atau
muda yang penting baginya adalah bisa mendapatkan apa yang Dea mau..
" Boleh abang akan traktir kalian malam
ini sepuasnya " kata Damar yang merangkul
pinggang Dea dan membawa ke pelukannya.
Jhon hanya tersenyum melihat bosnya itu
memasang perangkap. lalu mendekati Lisa
teman Dea yang terlihat juga seksi.
" Hai nona boleh duduk disini " kata Jhon basa basi.
" Why not silahkan bang " kata Lisa
sambil bergoyang mengiringi dentuman
__ADS_1
music yang memekik kan telinga.
di club malam yang mereka datangi.