Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 134 Menikmati Liburan.


__ADS_3

Aira sudah bangun ketika azan terdengar. Dan ayam jantan berkokok saling bersahutan. Ada rasa bahagia dihati Aira.Ketika ia bisa merasakan Suasana tanah kelahirannya.


Perlahan Aira turun dari ranjang .takut suami dan buah hatinya terusik. Lalu dengan pelan menuju kamar mandi.Lalu berwudhu untuk sholat. Ketika Aira keluar dari kamar mandi.


dua pria beda usia sudah menunggu nya disisi ranjang sedang duduk.


" Ya ampun by , kupikir kalian belum bangun .nih anak bunda juga mau sholat bareng " kara Aira bertanya pada Rayyan


Yang anggukkan Rayyan dan Gala. Lalu Gala pun mengajak Rayyan berwudhu..Setelah itu mereka sholat berjamaah.bersama.


Selesai sholat Aira pun merapikan rukuh dan sajadah. Sedang Rayyan dan Gala keluar lewat pintu belakang.


Keduanya menghilang begitu saja. ketika Aira mencarinya.


" Kemana mereka ?" kata Aira menuju pintu dapur yang terbuka .Dan melihat Suami dan anaknya itu Sedang ada diteras belakang Rumah ibu dan bapaknya Di sebrang samping rumah.Yang tak jauh sedang memberi makan ayam dan mentok .Lalu menyusul keduanya.


" Rupanya kalian disini ya ,bunda cari cari tadi." kata Aira .Yang melihat betapa senang nya Rayyan melihat anak mentok dan anak ayam yang sedang di beri makan.


"Nda yam, tok " kata Rayyan menujuk unggas unggas itu.


"iya " kata Aira.


Lalu Aira membiarkan suami dan anaknya


Duduk tenang sambil memperhatikan unggas.


"Ya sudah bunda bantu Ama masak dulu Ya by " kata Aira pada Gala.


"Ya bi " sahut Gala .Yang menemani Rayyan duduk memperhatikan para unggas berebut makan.


Aira pun tersenyum.Karna tak ada hal semacam itu di kota besar. Yang membuat Rayyan senang dan tergelak melihat anak anak unggas.


Aira pun lalu masuk kedapur sang ibu yang sedang sibuk memasak bersama kak Dera.


Untuk mempersiapkan sarapan pagi.


" Bu nanti kita kepasar ya " kata Aira yang mendekati ibu dan Kakaknya memasak.


" Iya nak nanti setelah kita selesai sarapan" Kata ibu. sambil membuat kopi dan teh hangat.


" Sini Aira bantu bu " kata Aira.


":Ngak usah de, temani suamimu dan Rayyan saja sana .Sambil lihat buah alpukat yang berbuah dibelakang " kata kak Dera.


" Emang Sudah berbuah kak." kata Aira.

__ADS_1


" Sudah berbuah kalo yang bibit pertama yang bapak coba tanam nak ,itu yang bibit paling bagus " kata bapak menyahuti Aira yang baru dari kamar selesai mengaji.


" Oh ya, berarti sudah berhasil ya pa " kata Aira menatap sang bapak.


" Sudah ra, biar umurnya dua tahun tapi buahnya sudah lebat nak .coba lihat dibelakang " kata bapak. Lalu mengajak Aira untuk melihat bibit pertama yang dulu ia beli untuk ditanam.


Aira pun lalu kebelakang dan juga mengajak Gala dan rayyan.Untuk melihat pohon alpukat yang hanya 5 pohon bibit buah yang akan dicangkok oleh sang bapak sebagai bibit unggul. yang kini semua sudah ditanami oleh sang bapak.


" Wah buahnya banyak " kata Aira yang senang ketika terlihat jelas buah sudah mulai besar besar.



Kebun buah Aira.


" Uwah.....ayak " kata Rayyan yang ikut senang .


" Itu buah Alpukat " kata Gala. Heran yang melihat pohon alpukat yang pendek tapi berbuah lebat.


" Iya by itu bibit unggul nanti setelah panen. akan dicangkok dan diperbanyak " kata Aira.


" Berarti itu bisa dipanen pak ?" kata Gala


" Iya nak, yang sebelah sana sudah banyak yang tua .Dan kemaren sebagian sudah dipanen sedikit.Mungkin nanti siang kalo sudah matang bisa dibikin jus " kata bapak.


" Au jus yan Au " kata Rayyan berceloteh.


" Tik Yan" kata Rayyan melihat ke wajah Apanya..


" Oh Rayyan mentik sendiri ,ayo kesana " kata bapak sambil mengandeng cucunya itu dengan berjalan pelan.


" Ayo ikut lihat by" kata Gala yang menarik tangan Aira. karna senang bisa melihat kebun.


Akhirnya keduanya pun bergandeng tangan mengikuti. Bapak dan Rayyan yang berjalan didepan Aira dan Gala.


Tak jauh berjalan merekapun sudah bisa melhat 3 pohon alpukat. Dengan berbuah lebat Yang membuat Rayyan senang dan langsung memegangnya.


" Apa...au uwah " kata Rayyan berteriak senang dan memegangi buah buah yang bergelantungan.


Bapak pun tersenyum .lalu memilihkan buah yang tua untuk dipetik. Karna yang muda rasanya akan pahit Jadi harus memilih yang tua dan pas untuk dimakan.


" Kakek ,tante ini tempat nya " kata Rendi yang tergopoh-gopoh datang membawa keranjang tempah buah. Dan itu membuat Rayyan senang lalu mendekati Apanya .


" Tik ..tik " oceh Rayyan yang lalu menyambut buah yang dipetik Apanya yang bisa ia peluk.


" Hahaha......Rayyan senang ya nak " kata Gala yang melihat Rayyan terlihat senang dengan aktivitasnya pagi ini.

__ADS_1


Begitu juga dengan Gala yang merasa liburannya sangat berarti.Bisa berkumpul dengan mertuanya menikmati kebun dan melihat unggas yang jarang sekali bisa ia jumpai dikota besar.


Setelah mendapat semua buah yang tua .Gala pun membawanya bersama bapak kedalam rumah.Karna cukup lumayan berat.Buahnya juga sangat besar besar.


"'Panen lagi pa " kata Rudi yang baru pulang dari membeli ikan. Dari tetangga yang tak jauh dari rumah.


" Bawa apa bang " kata Gala ketika melihat kak Rudi membawa keranjang basah.


" Ini ikan nila dan gabus ,katanya de Aira pengen makan ikan gabus panggang." kata kak Rudi.


" Wah banyak kak, bisa bikin pempek pempek tuh " kata Aira.


" Emang bisa by " tanya Gala.


" Ini malah enak by. di bikin pempek pempek.Karna dagingnya mirip ikan tengiri atau kakap .Jadi rasanya lebih mantap " kata Aira.


" Wah aq mau kalo gitu dibuatkan " kata Gala Yang langsung melihat ikan yang dibawa kak Rudi cukup banyak.


" Iya nanti siang kita bikin " kata Aira.


" Sudah ngobrolnya nanti lagi ,ayo sini sarapan dulu " kata ibu yang sudah mengelar karpet dan makanan di diatasnya.


" Ayo makan nak, kita lesehan saja ya nak Gala " kata bapak.


" Iya pa malah lebih enak " kata Gala. yang lalu duduk diatas Karpet.


Rayyan tersenyum senang duduk bersama Eca dan Rendi.Karna selama ini ia tak punya teman.Jadi ketika tinggal dilingkungan baru Rayyan cepat beradaptasi dengan mudah.


Mereka pun sarapan bersama.Sambil ngobrol dan makan..Terlihat kehangatan keluargga Aira yang membuat Gala betah dan merasa nyaman.Hingga ia bisa makan dengan lahap.


" Nda tu au" kata Rayyan yang menujuk ikan nila goreng .


" Oh iya " kata Aira yang lalu mengambil ikan nila goreng yang cukup besar .Dan memilih dagingnya untuk Rayyan makan.


Rayyan makan dengan lahap .Entah tak biasanya putranya itu bisa menambah makan padahal dirumah besar ia tak pernah minta tambah.Yang membuat Aira tersenyum..


" By lagi " kata Aira melihat Gala yang makan dengan lahap.ditambah sambal pete.


" Sudah cukup by ,ini aja sudah dua kali " kata Gala yang sarapan melebihi dari biasanya


" Wah lama lama disini perutku bisa buncit by" kata Gala yang duduk kekenyangan makan.


":Hahaha.....bagus de Gala malah bisa gemuk " kata Kak Rudi tertawa


" Iya ni kak, takut nanti Aku yang di kira hamil pulang dari sini " kata Gala.Yang membuat semua orang yang makan tertawa.

__ADS_1


Sarapan pagi pun terasa nikmat..Gala benar benar merasa menikmati liburan keluargga. Yang belum pernah ia rasakan sebelumnya


Lalu setelah selesai sarapan Kak Rudi dan bapak mengajaknya mancing.Sedangkan Aira pergi kepasar bersama ibu juga kak Dera dan anak anaknya juga Rayyan.


__ADS_2