Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 62 Terpaksa Jujur.


__ADS_3

Lina masih bungkam ketika polisi menunjukkan plat no mobil Aira yang biasa ia pake kuliah. Sedang hati Gala terasa hancur ketika mengenali mobil milik istrinya yang biasa Aira pakai.


Papah Mark menatap Lina yang mulai tenang. Ia mengawasi Lina dengan penuh tanda tanya. Ada sesuatu yang membuat papah Mark curiga. Namun papah Mark hanya diam


Gala dan papi Sakti dan mami Intan terdiam. Ketika mendengar cerita naas yang menimpa menantunya. Dari saksi setempat. Ketika polisi datang ke tkp. menyelidiki apa yang terjadi.


Sedangkan papah Mark mendengar kan semua penjelasan polisi.Tapi hatinya belum yakin sepenuhnya. Karna dia tahu Aira tak pernah gebut membawa mobil. Ada rasa yang menganjal dihatinya saat ini Apalagi


ketika Lina menerima telp dari seseorang. Yang membuat anaknya itu berhenti menangis. Sehingga membuat papah Mark penasaran. Dan yakin Aira selamat dan tidak mati seperti yang dikatakan polisi.


Gala......iklas kan Aira biar kita makamkan jenazahnya besok " Kata papi mengelus bahu putra tunggalnya itu.


" Ya....pah " kata Gala dengan tatapan kosong.


Sedang papi Mark masih memperhatikan Lina yang mondar mandir. Menunggu mayat yang akan mereka bawa pulang kerumah papah Mark .Atas permintaan papah Mark.


Papah Mark melihat kearah Gala yang termenung dengan tatapan kosong.Ada rasa iba melihat menantunya itu diam. Seperti patung hidup. Meratapi kesedihan karna kepergian Aira yang mendadak.


" La sabar.....iklas kan semuanya " kata papah Mark memeluk Gala. dan mengusap usap punggung Gala menguatkan sang menantu.


" Gala sangat mencintainya pah ,Gala ngak sanggup kehilangannya pah " kata Gala yang terisak kembali. Padahal baru siang tadi mereka memadu kasih


" Sabar nak " kata mami mengusap kepala Gala dengan lembut.Mengingat menantunya itu sangat baik dan ramah. Mami yakin bila Gala sangat mencintainya


" Pah....ayo kita pulang " kata Lina


" Kita sedang menunggu jenazah Aira Lin sabar sedikit " Kata papah.Mark.


" Lina yang bingung pun terpaksa mendekati papah Mark dan berbisik pelan


" Aira masih hidup pah, itu bukan mayat Aira " Kata Lina berbisik ditelinga papahnya.


Deg.........


" Apa kau bercanda " Kata papah Mark menatap Lina serius. Yang membuat papi dan mami juga Gala .Melihat keduanya dengan penuh tanda tanya


"Nanti Lina jelaskan di rumah pah " kata Lina


menyakinkan papah Mark.


" Baik lah ayo kita pulang " Kata papah Mark.


" Devan kau urus semuanya dan aku mau pemakamannya langsung malam ini juga


tak perlu dibawa kerumah ." Kata papah Mark.

__ADS_1


Yang membuat papi dan mami juga Gala terkejut mendengar perkataan papah Mark.Yang memakamkan jasad Aira tampa berunding terlebih dahulu.


" Baik pah" kata Devan lalu pergi menemui bagian petugas kepolisian.


" Sakti ,Intan ayo ikut kerumah " kata papah Mark pada besannya itu yang terdiam


" Baik lah Mark ....ayo la kita kerumah papah Mark sekarang " kata papi Sakti yang memapah sang putra .Karna Gala yang sangat lemas karna kehilangan sang istri.


Lina pun mengandeng tangan papahnya untuk pulang .Dengan mobil papi Sakti sedang Devan tinggal. Untuk mengurus semuanya. dikantor kepolisian .


......................................


Semuanya berkumpul di ruang tengah . Pelayan menyiapkan makanan dan minuman serta cemilan diatas meja.Lina sudah berganti pakaian sedangkan mami Intan duduk merangkul Gala yang masih diam.


" Gala lihat papah " Kata papah Mark pada Gala yang terlihat seperti patung.


" Gala ....." kata papah Mark sekali lagi.


" Gala ...papah Mark mau bicara nak " kata mami mengelus bahu Gala pelan.


Lalu mami mengambil air putih dan memberikannya pada Gala " minum dulu sayang" kata mami menyodorkannya ke Gala


Gala pun memegang gelas itu dengan tatapan kosong. Lalu meminumnya sedikit demi sedikit


" Dengar papah la istri mu masih hidup. Yang tewas bukan Aira melainkan orang lain " Kata papah Mark menjelaskan.


" Uhuk.....uhuk.....uhuk"


Gala pun terbatuk batuk mendengar apa yang disampaikan papah Mark. Dan itu juga membuat papi Sakti dan mami ikut terkejut.


"Jangan bercanda Mark ini bukan sebuah permainan kan." kata papi Sakti


" Ngak om Aira memang masih hidup" kata Lina menengahi.


" Tapi ..." kata lina


" Tapi apa " kata Gala yang memotong ucapan lina.


Begini sebenarnya ada orang yang akan mencelakai Aira Tapi Aira sudah tahu barusan ia menelpon ku Sekarang dia sedang sembunyi Aira membiarkan berita itu jadi nyata. Agar lebih mudah melihat siapa musuhnya." kata Lina menjelaskan


"Lalu dimana Aira sekarang." kata Gala yang yang terkejut luar biasa.


" Ini pesan Aira padaku" kata Lina memperlihatkan ponselnya .Sebenarnya Aira mengikuti permainan rekan bisnisnya. Jadi dia masih sembunyi " kata Lina yang menyodorkan ponsel nya pada Gala.


[ aira]

__ADS_1


Tolong jangan kasih tahu papah dan Gala kana ada orang yang sengaja ingin melenyapkan ku Dia mengikuti sejak aku


aku keluar dar kantor Gala. Untuk sementara. biar kan aku di berita mati dulu Sebelum musuhku muncul pesan Aira.


Gala yang membacanya membuang nafas kasar lalu menelpon balik no Aira dengan ponsel Lina namun tidak aktif


"Dimana dia sekarang?" kata Gala.


" Tenang lah la papah yakin Aira bisa menjaga dirinya la jangan khawatir " kata papah Mark yang sangat mengenal putri angkatnya itu.


" Tapi bagaimana bisa pah aq ngak bisa diam saja disini." kata Gala gelisah. Bagaimana mungkin ia diam saja. Sedang istrinya dalam bahaya diluar sana.


" Kau tahu la kenapa Aira menyuruh Lina tidak memberitahukan mu, Karna kamu panik dan gegabah. " kata papah Mark.


" Benar la tenang lah mungkin Aira baik baik saja persembunyiannya." kata papi.


" Tapi pah "


" Iya nak kamu harus tenang kita lihat bagaimana beritanya besok." kata mami memotong omongan Gala.


...............................


Sedang kan ken Roni dan Aira duduk bertiga di markas dan ada 20 orang karyawan Roni yang berjaga didepan markas. Untuk slalu siap siaga.


" Jadi Damar Wijaya terlibat dalam mafia yang menghancurkan bisnis kita" kata Aira. kaget.


" Iya ra dia juga ingin melenyapkan mu ketika kamu menghalanginya bekerjasama dengan Atmaja group " kata Roni.


" Licik......" kata Aira mengepal tangannya.


" Itulah sebabnya kau jangan muncul dulu. Sebaiknya kita lihat sejauh mana niatnya menyingkirkan mu " kata Roni


" Iya ra sebaiknya kau disini dulu " kata Ken juga.


" Aq ginap disini malam ini .Tapi besok aq akan pulang kerumah papah. Karna aq ingin papah baik baik saja dan aq akan aman disana " kata Aira. yang tak tega mendengar Lina bersedih juga papah Mark.


" Baik besok subuh ku antar pulang tapi ingat kau harus menyamar untuk keluar " kata Roni mengingatkan.


" Ok Ron santai ....aq akan hati hati keluar rumah aq akan ikut juga memantaunya besok. " kata Aira membuang nafas kasar.


"Jangan sendiri ra dia berbahaya." kata Ken.


" Iya aq tahu" kata Aira yang berpikir bagaimana cara menghancurkan Damar dengan mudah


Roni menatap lekat sahabatnya itu. Dengan perasaan haru. Karna Aira sering jadi sasaran orang orang yang ingin jahat padanya .Tapi tuhan tahu bagaimana menyelamatkan

__ADS_1


gadis yang dikaguminya itu .Seperti kucing yang mempunyai 9 nyawa saja Dia slalu berhasil lolos dari maut . Apabila ada maut yang mendekatinya.Entah apa yang ia miliki dalam dirinya. Hanya dia dan Tuhan yang tahu.


__ADS_2