Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 136 Jalan jalan.


__ADS_3

Hari ini Aira berencana mengajak suami nya untuk berjalan jalan. Karna 5 hari lagi mereka akan kembali pulang. Sibuk mancing dan melihat kebun memang membuat Gala betah di kampung halaman sang istri. Tampa harus mengitari tempat wisata.


" By hari ini kita keluar cari oleh oleh ya " kata Aira. ketika Gala sedang membawa kail nya ke kebun hendak pergi mancing.


" Iya sayang tapi sore aja ya, aq mau mancing dulu sama bapak " Kata Gala. Yang kini hobby mancing ikan karna sangat menyenangkan baginya.


"Itut alan " jawab Rayyan ketika Aira berencana jalan jalan.


" Iya nak, tapi tidak sekarang nanti sore ya " kata Aira .Menjelaskan pada Rayyan Yang lalu membuat Rayyan. mengangguk kan kepalanya


Aira pun lalu bersantai di rumah sang ibu. Yang sedang membuat Abon ikan untuk Rayyan bawa pulang .Karna Rayyan sangat senang dan makan banyak. Ketika Ama nya membuatkan Abon ikan gabus.


Aira sengaja membeli banyak ikan gabus . Sekalian untuk membuat pempek pempek Yang nanti akan dibawa pulang. Sekalian buat oleh oleh sang mertua.Juga papah dan Lina.


" Nanti abon nya sebagian buat de Jasmin ya sayang" kata Aira.yang menata toples toples abon di atas meja.


" Ibu sudah buatkan juga buat Lina ra, yang itu, kalo yang ini biar buat Rayyan cucu ibu. " Kata ibu sambil meletakan toples kosong untuk diisi Aira dengan Abon.


"Apa ngak terlalu banyak bu" kata Aira.


" Sekarang ikan gabus lagi murah karna air sungai naik nanti kalo sudah mulai surut ikan gabus sulit didapat " kata ibu.


"'Jadi mumpung murah ibu bisa buatkan buat Rayyan karna dia menyukainya " kata ibu yang melihat Rayyan sambil bermain bersama Eca.


" Ya bu trimakasih slalu merepotkan ibu " kata Aira.


" Kalian jarang pulang mana ada merepotkan ra ,kadang ibu dan bapak kangen. Karna kita ngak bisa berkumpul " kata ibu.


" Kan ada kak Dera bu" kata Aira.


" Iya tapi ibu pengen kita berkumpul seperti dulu lagi " kata ibu lirih.


Aira pun tersenyum lalu memeluk ibunya. Aira tahu ibunya pasti kesepian.Karna kak Dera juga sibuk menjahit buat usahanya dan paling ibu dirumah bersama bapak.


Karna mengurus kebun.Bapak berhenti kerja.Karna juga harus mengurus unggas. Yang bapak ibu piara untuk dijual kepasar.

__ADS_1


Kadang juga menitipkan telur ayam dan mentok. Yang lumayan banyak untuk dijual. Dan uangnya disimpan untuk keperluan lain. Yang diambil bila pas membutuhkannya.


" Bu kak rudi masih kerja " kata Aira bertanya.


"Masih ra, tapi ibu nya sering sakit sekarang. Dan juga ayahnya sudah uzur. tak bisa bekerja lagi Jadi Kakak mu juga ikut membantu ekonomi keluargga suaminya " kata ibu.


" Ya syukurlah.tapi uang ibu yang Aira kirim tiap bulan masih cukupkan " kata Aira menatap sang ibu.


" Masih ra, kadang ibu juga ngasih buat bekal Randi sekolah" kata ibu.


" Ya sudah kalo kurang bilang Aira ya bu, biar Aira tambahin " kata Aira.


Ibu hanya menghela nafasnya .Karna Aira bukan anak yang pelit apalagi kepada keluargganya. Ibu hanya merasa tak enak saja terlalu bergantung pada putri bungsunya itu . Walaupun kini Aira sudah mapan tapi bukan berarti slalu mengharap pemberian sang anak .Tapi bagi Aira tak menjadi masalah Karna sudah menjadi kewajibannya


membiayai kedua orang tuanya. Yang sudah tua,.Yang sudah waktunya istirahat bekerja. Dan menikmati masa tuanya dengan tenang.


.............................


Sore harinya Aira mengajak Gala dan Rayyan jalan jalan .Bapak dan ibu pun ikut.Dan tak lupa Aira mengajak Rendy dan Eca juga. Sedangkan Kak Dera harus mengantar Jahitan yang harus diantar bersama kak Rudi.


" Ayo kesana mau cari apa? " kata Aira yang sudah turun lebih dulu. Lalu mengendong Rayyan sedang Eca digendong sang nenek.


Aira pun mengajak Rayyan berkeliling alun alun kota. Bersama Eca dan Rendy sambil membeli makanan dan es cream.Sedang kan bapa ,ibu dan Gala mengikuti dari belakang sambil mengawasi 3 cucunya itu.


Puas berkeliling Aira pun membeli makanan kuliner .Lalu mereka duduk ditaman.Sedang Gala hanya bisa melihat .Sambil tersenyum melihat tingkah Rayyan yang senang. Gala yang tak terbiasa hanya diam tak banyak bicara.Karna memang ia tak pernah diajak ditengah keramaian umum Selain Acara pesta.


" Nak Gala ngak beli jajanan " tawar bapak yang sedang menikmati kacang rebus.


" Ngak pa masih kenyang " kata Gala tersenyum sambil ikut makan kacang rebus.


Sedang Aira hanya tersenyum melihat suaminya itu.Karna Aira tahu Gala tak terbiasa dengan kalangan masyarakat kelas bawah.Dan itu tak membuat Aira heran.


" By nih " kata Aira yang menyodorkan jagung bakar pada Gala.


" Apa enak " kata Gala sambil melihat jagung bakar ditangan Aira.

__ADS_1


" Coba dulu " kata Aira yang lalu meraih tangan suaminya itu dan menyuruhnya memakannya.


" Mhem lumayan " kata Gala yang menggigitnya pelan dan memakannya.


"Higenis kok by " kata Aira yang tahu suami nya anti jajanan pinggir jalan.


Aira sangat mengenal suaminya itu dengan baik.Dia cukup pemilih. Dan tak sembarang untuk membeli sesuatu.Karna terbiasa serba terpenuhi dan berkecukupan.Jadi Gala tak pernah jajan dipinggiran atau warung warung kecil.Melainkan restoran restoran kelas atas dan mewah.


Setelah puas berjalan jalan Aira membawa Gala untuk berburu oleh oleh.Gala yang memilih Abon ikan pun menyuruh Aira untuk memborong nya.


" By yang ini ngak usah sudah punya dirumah " Kata Aira.


" Tapi kurang bi " Kata Gala sambil memasukan beberapa abon dan cemilan khas daerah tempat Aira.


Aira pun mengalah karna suaminya itu tidak tahu kalo Ibu dan Aira sudah menyiapkannya dirumah.Sedang ibu dan bapak hanya tersenyum saja.Membiarkan menantunya belanja dan memilih apa kesukaannya.


" Yak yak " kata Rayyan bicara pada sang papah


" Iya Buat kolega juga " kata Gala sambil mengusap kepala Rayyan.


Rayyan pun ikut memilh yang ia suka .dan juga menyuruh Eca dan Rendi .Karna Rayyan bilang Papahnya akan membayar semuanya.


Setelah selesai Gala pun membayar semua oleh oleh yang dibelinya. Lalu membawanya kedalam mobil .Setelah itu mereka pun pulang. Namun sebelum pulang mereka makan malam dulu . Disebuah restoran yang lumayan mahal.


" Ayo di makan sayang " kata Aira yang melihat Eca yang tak terbiasa makan direstoran.


" Iya te " kata Eca yang makan nasi goreng seafood namun lebih enak buatan Ama nya.


" Kenapa ? kata Bapak melihat Rendy makan.


" Restoran mahal ya kek, tapi masakannya enak buatan Ama dan ibu dirumah " kata Rendi jujur.


" Ya kek...cuma tempatnya ngak sebagus ini " kata Eca yang mengatakan nasi goreng Ama nya lebih lezat.


" Ya nanti kao kalian sudah besar bisa bikin restoran sendiri biar Apa sama Ama yang bagian kirim ayam dan mentok juga telurnya" Kata bapak tersenyum.

__ADS_1


Membuat semua tertawa senang. Juga Rayyan yang mengangguk setuju. Bahwa makanan buatan bunda dan Ama nya lebih enak.Bahkan papah nya pun suka.


__ADS_2