
Aira keluar dari lift ketika sudah sampai di lantai yang dituju. Dan melangkah menuju rungan papah Mark.Untuk bertemu om Devan. Tapi sebelumnya Aira menanyakan dulu pada seorang wanita yang duduk dekat ruangan On Devan.
" Maaf mb, ruangan om Devan dimana ya" kata aira sopan.
Wanita yang ditanya mendongakkan wajahnya Menatap Aira memindai dari atas sampai bawah.
" Ya ampun...." guman Aira hampir tak terdengar kesal karena tak menjawab
" Kamu siapanya pa Devan " kata wanita yang tak lain sekertaris om Devan itu seakan menyelidik.
" Alexa ....... panggil sebuah suara yang membuat aira menoleh.
" Eh om Devan maaf saya terlambat " kata Aira sopan. Dengan sedikit membungkuk kan badan menghormati asisten papah angkatnya
itu.
" Oh... ngak pa pa ayo masuk Lina sudah didalam Tadi om ada urusan sebentar" kata om Devan
" Wina.....tolong suruh office girl buatkan minum untuk nona Alexa . nona Alexa ini putri Tuan Mark juga" jelas om Devan pada Wina sekretarisnya.
"Baik pa ....." kata Wina yang terkejut .Seraya melirik sekilas Aira penasaran
Om Devan pun mengajak Aira menuju ruangannya dan ketika pintu terbuka
"Aira......." kata Lina yang bangun dari duduknya lalu memeluk Aira yang baru datang.
" Aq pikir tadi belum datang" kata Lina sambil mengandeng Aira duduk disofa.
Sedangkan Devan hanya tersenyum melihat kedua gadis cantik itu, sambil menuju meja kerjanya.
" Ok kita mulai sekarang atau nanti" tanya om Devan bertanya pada dua hadis didepannya.
" Sekarang aja om biar cepat pulang " kata Lina. tak sabar
" Wah kalian ini semangat sekali" kata om Devan yang sudah bekerja 10 tahun lamanya mengabdi di perusahaan alexa group
" Bukan gitu om kita juga masih ada tugas yang lain " kata Aira menimpali.
" Ok kita mulai sekarang " kata om Devan yang mengambil berkas berkas dimeja lalu membawanya ke meja di depan sofa yang di duduki Aira dan Lina
ini visual lina ya........
Akhirnya om Devan pun mulai menjelaskan. Secara detail tentang apa yang harus mereka pelajari. Keduanya pun mendengarkan. Setiap detail yang di jelaskan om Devan pada mereka.
Tok ....tok......
" Masuk " kata om Devan tampa menoleh.
"Ini minumnya pa " kata office girl yang mengantarkan minuman.
"Ya letakan disini ,oh ya Lina mau nambah lagi" tanya om Devan menatap Lina.
__ADS_1
" Cukup om, trimakasih.
" Baik saya permisi pa , nona nona " kata office girl itu.
"Ya makasih mb" jawab Aira ramah.
Setelah office girl keluar. Om Devan kembali melanjutkan lagi. Pembahasan mereka tadi.
Hampir satu jam lewat Aira dan Lina mempelajari berkas berkas itu Lalu menanyakan secara lebih detail lagi .Untuk tahu lebih banyak . Agar mereka paham dan benar benar mengerti. Tentang bisnis. karna mereka pun sedang menjalani bisnis mereka sendiri. Dan hanya mamah Lia dan papah Mark saja yang tahu.
Setelah selesai keduanya pulang dengan menaiki motor Aira Yang menunggu setia di parkiran kantor Alexa group.
" Ra kaya nya ngak terlalu sulit ya, bahkan lebih mudah " kata lina memasang helm nya yang tadi ia titipkan di resepsionis.
" Iya sih tapi kita juga harus cermat. Kalo untuk perusahaan kecil sih lebih mudah lin, Tapi untuk yang besar aq saksi belum yakin karna rumit" kata Aira. sambil menghidupkan mesin motornya.
" Ya besok lagi kita pelajari" kata Lina.
" Ok sekarang kita langsung pulang atau mampir kemana gitu?" tanya Aira.
" Langsung pulang aja aq capek pengen tiduran ra" kata Lina.
" Ok ....kita pulang" kata Aira
yang membawa motornya meninggalkan halaman kantor membaur di jalan raya.
" Ra menurutmu om Devan ganteng ngak" tanya Lina sambil mengeraskan suaranya.
" Apaan sih Lin, naksir....." jawab Aira.berteriak
lagi penasaran
" Pendapat aq sih lumayan ganteng yah lebih ganteng dari idola kampus kita" kata Aira.
" Benaran ........serius ra" tanya Lina.
" Dua rius Lin mapan tampan dan macho juga keren dan pintar" puji Aira
" Ha.....ha....ha....berarti pemikiran kita sama ra, tapi sayang om Devan sudah punya calon istri. " kata Lina.
" Hah ...belum nikah tak pikir sudah merried dan punya anak" kata Aira yang kaget.
" Umurnya lebih muda dari papah ra, tapi cuma selisih 7 tahun dari kita " kata Lina.
" Trus.......gimana" tanya Aira. bingung.
" Ngak gimana gimana cuma yah"....kata Lina
" Apa .....kalo suka cari celah Lin, jodoh ngak kemana" kata Aira mendukung sahabatnya.
" Tahu ah lihat nanti"kata Lia malu....
" Ha ...ha....ha..... rupa nya teman ku sudah mulai jatuh cinta nih" kata Aira meledek Lina.
__ADS_1
" Sudah fokus kejalan aja..." kata Lina yang tak ingin membahas masalah om Devan karna belum pasti
Aira pun tak bicara lagi hanya fokus kejalan
memacu motornya .Untuk cepat sampai rumah dan beristirahat.
Sedangkan Lina hanya diam lalu tersenyum tipis Memikirkan sesuatu yang hanya dirinya dan tuhan yang tahu
Motor memasuki halaman rumah besar Setelah pintu gerbang dibuka .Lalu keduanya pun masuk rumah.Setelah itu masuk kekamar masing masing Untuk beristirahat merebahkan tubuh dikasur yang empuk Dan memejamkan mata.Untuk melupakan urusan dunia sesaat.
.......................................
Sedang disisi lain seorang pria melajukan motornya Setelah nongkrong dicafe menuju sebuah rumah besar.
brum.......brum......brum.......
Motor pun terparkir dihalaman yang cukup luas. Lalu pria itu pun masuk kedalam rumah.
" Assalamualaikum mi " kata pria itu yang tak lain adalah Gala.
" Kok baru pulang" kata wanita yang dipanggil mami.
" Ketemu teman dulu tadi mi" kata Gala lalu melangkah menaiki tangga. Menuju kamarnya yang berada dilantai 2.
Sang mami hanya mengelengkan kepalanya. Melihat putra semata wayangnya itu
Bug.......
Gala langsung menghempas tubuhnya diatas ranjang empuknya Setelah melepaskan kemejanya. Dan bertelanjang dada berbaring diatas kasur
" Huh.......ngantuk banget
"Tapi aq harus telp Albi dulu untuk mengerjai tuh tugas " guman Gala
Gala lalu mengambil hpnya disaku celananya.
Langsung menelpon Albi sang sahabat.
Sedang di sisi lain..
drt.....drt.....
" Huh....siapa sih ganggu aja, orang lagi ngerjain tugas juga" dumel Albi berdiri sambil meraih hpnya.
"Halo la, ada apa" jawab Albi sambil duduk
santai dikamarnya i
" Bi nanti gue kesana ya bantuan gerjain tugas" kata Gala
" Hah.....kerjain sendiri lah gue malas ,minta bantuin melulu sih lho."kata Albi ngomel.
__ADS_1
" Yah ngak setia kawan lho" dumel Gala diseberang sana
" Tahu ah bodo amat" kata Albi menutup telp nya.." malas mendengar Gala mengomel.